
"Assalamualaikum."
ucap salam Albizar yang baru saja Pulang.
"Waalaikum salam. baru pulang Al?. sini gabung" kata Kenzo.
Albizar pun menghampiri Kenzo. Albizar duduk didekat Kenzo. terlihat Kayla yang masih asik menonton film. Kayla tidak menghiraukan kehadiran Albizar yang ikut bergabung. bahkan Kayla terlihat sangat cuek dan acuh.
"Udah Makan Al?" tanya Kenzo.
"Udah Bang." kata Albizar. diam-diam Albizar memperhatikan Kayla.
"husssttt... huuussstttt.. Kay.. Kay..." kata Kenzo memanggil Kayla.
Kayla masih tetap tidak menyahut
"Kayla... Kayla .." Kenzo masih terus memanggil Kayla.
"Apa sih Kak?"Kata Kayla merasa terganggu.
"Princess kamu nggak mau ambilin Al air atau apa gitu? kan suami baru aja pulang." kata Kenzo.
"nggak usah Bang. Al nggak haus kok." kata Albizar.
Kayla masih tetap sibuk menonton. sementara Albizar hanya bisa memperhatikan sikap Kayla. Kenzo merasa jika hubungan Kayla dan Albizar sedang tidak baik-baik saja.
"Dek, besok abang berangkat loh" kata Kenzo.
"Iya bang adek tau kok. Bang disana jaga diri baik-baik. jangan lupa sering-sering kasih kabar. dan lagi jangan genit-genit. nanti kecantol sama cewek sana terus lupa jalan pulang deh." kata Kayla.
"Kamu ini ada-ada aja. kamu sendiri gimana?" kata Kenzo.
"Aku? emang aku kenapa?. udah kakak nggak usah khawatirin Kay bisa jaga diri kok. lagian disini banyak yang jagain Kay, si mbok,penjaga dan juga beberapa bodyguard yang terus ngawasin Kay 24jam." kata Kayla.
"syukur lah kalau kamu yakin kayak gitu." kata Kenzo.
"oh ya Ka. sebelum kakak berangkat Kay punya satu permintaan sama kakak." kata Kayla.
"apa?" kata Kenzo.
"Besok Kakak harus anter Kay sekolah. sebelum Kakak berangkat. oke?!" kata Kayla
"Emmmm... Okey. siap tuan putri." kata Kenzo.
"Yeyy.. makasih Kak. Yaudah Kay mau ke kekamar ya. mau tidur. good night Prince " kata Kayla.
Kayla pun pergi kekamarnya dan lagi-lagi tanpa mengatakan Apapun pada Albizar. Albizar pun hanya diam. setelah Kayla pergi dari sana. diam-diam Kenzo memperhatikan sikap Albizar.
__ADS_1
"Al. Gue titip Adek Gue ya. jagain Dia. Kayla emang manja tapi dia bukan orang yang suka bergantung sama orang lain. dia emang baik tapi ada kalanya dia bakal sulit buat maafin orang yang udah nyakitin perasannya." kata Kenzo.
Albizar hanya diam.
"pernah ada satu cowok yang dulu deketin Kayla karena dia taruhan sama temannya. dulu waktu Kayla belum tau Kayla care, Deket dan sering maen sama dia ya walau mereka nggak sempet pacaran. dan saat Kayla tau kalau dia cuman dijadiin bahan taruhan akhirnya Kayla marah banget. terlebih Kayla denger sendiri dari mulut laki-laki itu kalau Kayla itu manja dan nyusahin. dari situ Kayla bener-bener ngejahuin tuh laki-laki." kata kata Kenzo.
"seriusan bang?" kata Albizar.
"serius. Gue inget banget. bahkan saking marahnya saat gue tau Ade gue jadi bahan taruhan. gue langsung semperin tuh orang dan gue langsung kasih pelajaran sama dia. Kayla diem aja. dia bahkan nggak menta gue buat berenti. karena gue tau Kayla juga nggak terima diperlakukan kayak gitu. dari situ Kayla selalu ngehindar dari komitmen. dia nggak pernah respect sama cowok yang berusaha ngedeketin dia. sekalipun cowok itu terus-menerus ngegangguin dia." kata Kenzo.
Albizar diam.
"Kayla itu baik sebenernya. tapi ia juga nggak mudah gaul dengan sembarang orang . itu alesannya kenapa dia cuman punya Syahnaz dan Kintan sebagai sahabatnya. karena nggak sedikit orang yang cuman mau deket sama Kayla karena ada maunya. entah buat numpang nama, buat caper, atau bahkan cuman buat jadiin bahan taruhan. dan ada juga yang nikung dari belakang. didepan baik tapi dibelakang justru ngejelek-jelekin." kata Kayla.
"Pantesan." kata Albizar.
"Kayla terbilang orang yang susah buat ngasih maaf keorang lain. apa lagi kalau kesalahan orang itu udah fatal dimatanya. butuh waktu dan butuh pengorbanan. Kayla baru akan maafin kalau dia bisa liat sendiri keseriusan orang itu buat minta maaf. dan itu pun nggak langsung percaya gitu aja. butuh waktu." kata Kenzo.
Albizar diam. dia bingung. dia nggak tau kesalahan dia sefatal apa dimata Kayla. dia nggak tau apa Kayla mau maafin dia. dan dia sendiri bingung gimana caranya minta maaf sama Kayla. Kenzo memperhatikan perubahan raut wajah Albizar.
"Jangan nyerah Brother. terus berjuang. tunjukan kalau Loe serius. ya walau butuh proses. Gue yakin Loe pasti bisa kok dapetin maaf dari Kayla. titip Kayla ya. jagain Kayla.." kata Kenzo sambil menepuk pundak Albizar
Kenzo pun berdiri dan pergi meninggalkan Albizar yang masih terus berfikir.
"Gue nggak tau bang, gimana lagi ngadepin sikapnya Kayla. Gue nggak tau apa bisa Gue ngejaga Kayla saat dia aja nggak mau ngeliat Gue". kata Albizar lirih dan putus asa.
...****************...
Kayla dan Kenzo yang turun bareng untuk sarapan. terlihat Kayla yang sudha siap dengan seragam sekolahnya. sementara Kenzo udah siap dengan Rasel besar dipundaknya. mereka berdua pun segera duduk di kursi makan. terlihat Albizar juga sudah berada disana.
Melihat menu sarapan yang terlihat sangat enak dan cukup lengkap membuat Kayla sedikit heran. dan lagi menu sarapan kali ini berbeda yaitu nasi kuning. lengkap dengan sambel telor, orek tempe dan sambal. dan kerupuk sebagai pelengkapnya. melihat makanan ini mata Kayla berbinar.
"Tumben bibi masak nasi kuning untuk sarapan?" kata Kayla sambil duduk di kursinya disamping sang kakak.
"Bukan bibi yang buat Non, tapi Den Al yang buat. bibi cuman bantu aja." kata simbok.
Mendengar nasi kuning itu dibuat oleh Albizar. raut wajah Kayla langsung berubah. Kayla pun membuka piringnya. Kayla memilih mengambil 2 lembar roti tawar dan mengolesinya dengan selai strawberry ketimbang makan nasi kuning buatan Albizar.
Melihat Kayla memilih memakan roti, Albizar berusaha menahan dirinya. Entah kenapa ada perasaan kecewa saat Kayla tidak menghargai masakannya. kini Dia tau seperti ini saat kehadiran kita tidka dihargai oleh orang. Albizar pun berusaha menahan diri dan bersikap biasa saja.
"Loh kok makan roti sih dek. nggak makan nasi aja. ini enak banget loh nasi kuningnya. makan nasi lah walau cuman satu suap " kata Kenzo.
"sama aja kak. kan roti juga karbohidrat. lagian nanti disekolah bisa makan lagi. udah kakak makan aja cepetan. kan kakak harus anter aku dulu nanti kalau kelamaan kakak ketinggalan loh " Kata Kayla.
Kenzo pun melanjutkan makan nya. meskipun begitu Kenzo penasaran dengan hubungan Kayla dan Albizar. Kenzo yakin ada masalah diantara mereka. tapi kenapa Kayla nggak cerita apapun ke dia. biasanya saat Kayla punya masalah bahkan keluhan sekecil apapun Kayla akan selalu cerita. tapi ini Kayla hanya diam saja.
setelah selesai sarapan mereka pun berangkat ke sekolah. seperti permintaan Kayla . hari ini Kayla akan diantar Kenzo dan Albizar pergi sendiri.
__ADS_1
...****************...
Disekolah pun sama saja. sikap Kayla masih sama pada Albizar bahkan terlbilang semakin Parah. sejak kejadian dikantin waktu itu Kayla selalu menghindar dari Albizar. bahkan saat berpapasan sekalipun Kayla memalingkan muka seakan tidak ingin melihat wajah Albizar.
Kayla bahkan lebih memilih menghabiskan waktu didalam kelas dan hanya memesan makanan pada Syahnaz ataupun Kintan saat istirahat dibandingkan harus pergi kekantin. hal ini untuk meminimalisir dia bertemu dengan Albizar.
"Kay, ayo ah.. kekantin yuk. nggak bosen apa dikelas Mulu. udah seminggu ini loh tiap istirahat Loe milih didalem kelas aja. kenapa sih emang?" kata Kintan.
"Iya Kay, Bener Kata Kintan. terakhir kali pas kejadian si Bimo itu. apa Loe takut digangguin si Bimo lagi?" kata Syahnaz.
"iya Kay, apa karena itu lie makanya nggak mau istirahat dikantin. kalau gitu lor tenang aja nanti kita duduk baren sama Iqbal dan temennya aja gimana?" kata Kintan.
Mendengar Kintan yang akan ajak Bastian dan teman-temannya. yang artinya ada Albizar membuat Kayla semakin mantap untuk tetap didalam kelas. tapi Kayla tidak bisa memberikan alasan sebenarnya pada kedua sahabatnya ini. dia tidak ingin nantinya mereka akan bertanya-tanya dan memancing kecurigaan mereka..
"Beneran deh gue nggak apa-apa. cuman emang lagi males aja. tapi kalau kalian mau ke kantin. gue boleh nggak nitip." kata Kayla
"Sebenernya Gue nggak percaya kalau Loe nggak ada apa-apa. Tapi Gue nggak akan maksa Loe buat cerita. Gue yakin suatu hari nanti Loe pasti bakal cerita semua nya ke kita. Loe tau kan kita sahabat Loe. dan kita bakal dukung appaun keputusan Loe, dan bakal selalu ada buat Loe apapun kondisinya nanti." kata Syahnaz
"Iya Kay, Gue setuju sama Syahnaz. Yaudah. Loe mau nitip apa?" kata Kintan.
"Gue mau pesen air mineral sama roti, siomay kayak biasa. sama satu lagi Snack kentang yang pedes." kata Kayla.
"ya ampun Kay Loe emang nggak makan tadi pagi? banyak banget persennya?" kata Kintan.
"ah Loe mah. kan gue cuman pesen segitu doang. mau di beliin nggak sih?" kata Kayla.
"Ya abisnya tumben aja Loe makan banyak. udah roti siomay Snack pula. udah kayak nggak makan seminggu aja Loe" kata Kintan.
"jeh jadi Loe nggak ikhlas nih? yaudah nggak usah deh" kata Kayla.
"yeyy siapa yang nggak ikhlas sih. baperan amat si Bu.." kata Kintan.
"udah-udah ah kok jadi ribut sih Loe pada. iya nanti gue beliin. udah ah.. dari pada ribut aja nanti keburu masuk tar kita malah nggak makan lagi. Yaudah kita ke kantin ya."
Syahnaz dan Kintan pun pergi ke kantin. tidak lama Albizar masuk kedalam kelas Kayla. dan menghampiri Kayla dengan membawa paperbag. Albizar duduk di bangku depan meja Kayla.
"nih.. dimakan. Loe laper kan." kata Albizar sambil memberikan paperbag itu.
Kayla yang melihat Albizar duduk didepannya merasa tidak suka. tapi dia tidak ingin bertengkar dengan Al. akhirnya Kayla memilih mengabaikan Albizar dengan tetap membaca novelnya.
"Makan Kay. nanti kalao Loe sakit gimana? kalau magh lor kambuh gimana? Gue nggak mau keluarga Loe nyalahin Gue dan bilang kalau Gue nggak becus jagain Loe " kata Albizar.
mendengar hal ini membuat Kayla semakin marah pada Albizar. lagi-lagi semua perhatian Al padanya semata-mata hany gar tidak disalahkan oleh keluarganya.
"Gue bisa jaga diri gue sendiri. lie tenang aja lor nggak akan denger keluarga Gue yang ngeluh ke Loe. dan satu lagi Loe keluar gih. Loe nggak takut nanti kalau ada murid yang liat Loe disini? nanti mereka curiga loh sama Loe. kalau mereka curiga gimana? Loe nggak mau kan kalau nantinya mereka tau rahasia besar kita? nggak kan?!" kata Kayla.
Albizar tidak tau harus jawab apa. yang dikatakan Kayla emang benar. tapi Dia juga tidak bisa jika nantinya hubungan mereka terus seperti ini. dia ingin sekali menyelesaikan permasalah dengan Kayla ini segera selesai. Dia ingin bisa kembali dekat dengan Kayla. meskipun mereka tidak bisa menjadi pasangan suami isteri pada umumnya. Albizar tetap ingin menjadi temannya. tapi sepertinya hubungan mereka sulit untuk kembali seperti semula. bukan semakin baik justru mereka semakin jauh.
__ADS_1