Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Kemarahan Kenzo


__ADS_3

"Papa ingin Kamu Kayla menikah dengan Al" kata Pak Hans.


"APA ???!!!!!!!! " serentak Kayla, Kenzo dan Kesya berteriak.


Kesya tidak menyangka jika hal ini yang direncanakan oleh Papa nya. dia hanya mengira jika sang Papa ingin meminta Al menjadi bodyguard Kayla. tapi dugaannya salah. Papanya menginginkan Al menjadi menantunya. suami dari putri bungsu keluarga ini.


"Papa bercanda kan?. sumpah Pah nggak lucu bercandanya." kata Kenzo.


Pak Hans dan Mama Via diam. mereka sudah mengira jika anak-anak mereka akan kaget mendengar permintaan Pak Hans.


melihat sang Papa diam saja dan masih dengan wajah serius. mereka yakin jika Pak Hans serius dengan permintaannya.


"Pah, Kay masih sangat muda. Bahkan masih sekolah kelas Sebelas. Gimana bisa Papa berencana menikahkan Kayla diusiannya yang masih sangat muda" kata Kenzo protes.


"Papa tau hal itu. Papa juga nggak akan maksa Kayla untuk setuju. cuman Papa minta kalian untuk mencerna baik-baik setiap kata Papa. kalian tau kejadian yang menimpa Kayla beberapa waktu belakangan membuat Papa trauma. Kalian tau saat Kayla mengalami hal buruk bukan hanya Kayla yang menderita Papa dan Mama jauh lebih menderita. bahkan sampai detik ini Papa masih suka ketakutan jika jauh dari Kayla." kata Pak Hans.


Mereka mengerti kegelisahan Pak Hans. tapi mereka bertanya-tanya apa harus sampe menikahkan Kayla.


"Ken tau Pah. Papa pasti khawatir sama Kay. Tapi apa harus sampe nikahin Kay sama Al? kenapa Papa nggak sewa bodyguard aja buat jagain Kayla?" kata Kenzo.


"Nggak. Kay nggak mau ya di jagain sama Bodyguard. liatnya aja serem-serem. badan gede, tampang serem, dan nggak pernah senyum. yang ada bikin mood Kay ancur tiap kali liat mereka." kata Kayla


"Terus kamu Maunya gimana dek? kamu mau gitu dinikahin sama Al? apa jangan-jangan bener lagi kalau kamu emang cinta sama Al" kata Kenzo


"Apaan sih Kak. kok jadi kesitu. Pokonya Kay nggak mau pake bodyguard. lagian Kay nggak percaya sama bodyguard. emang kalian nggak takut apa kalau ternyata salah satu dari bodyguard itu tiba-tiba niat macem-macem sama Kay. apa lagi tau kalau nggak ada orang tua ataupun kakak-kakak Kay yang tinggal dirumah." kata Kayla


"Kamu juga tau kan Ken. Nggak mudah untuk buat Kayla percaya dan nyaman sama seseorang. Papa juga nggak yakin ninggalin Kay sama orang baru. sedangkan Al. kita udah tau siapa dia. dan berapa kali dia nolongin Kay. bahkan selain kita keluarganya Al adalah satu-satunya orang lain yang Kay percaya. kamu tau itu" kata Pak Hans.


"Kamu gimana Dek? kamu mau nikah sama Al? Kamu suka Kan sama Al? Kakak bisa liat Kok kalau kamu bukan cuma nyaman dan percaya sama Al tapi tanpa kamu sadar kamu juga cinta sama Dia." kata Kesya.


Ting.. nong... Ting.. nong ..


"Mbok... tolong dibuka ya pintunya liat siapa yang datang." kata Mama Via.


"Baik buk. simbok buka dulu." kata simbok.


simbok berjalan kedepan dan membuakkan pintu. tak lama Simbok kembali menghampiri majikannya.


"Maaf pak. diluar ada Aden Al. temannya Non Kay." kata si mbok memberi tau.


"Al. mbok?" tany Kenzo.

__ADS_1


"Iya Den" jawab si mbok.


"Simbol nggak salah kan?" tanya Kayla.


Kayla panik. saat mendengar Al yang datang kerumahnya malam-malam gini. Dijam makan malam. tapi kenapa? apa Papa yang meminta Al datang?" banayak pertanyaan yang ingin ditanyakan Kayla namun dia urungkan.


" Papa ngundang Al kerumah kita?" tanya Kesya.


"Ia sayang." kata Pak Hans.


"Tapi mau ngapin Dad? Daddy ngundang Al makan malam dirumah Kita. buat apa?" kata Kayla.


Kayla curiga jika Papa nya memanggil Al kerumahnya untuk membahas yang baru saja diktakan Papa nya.


"Mbok. disuruh masuk aja Al nya. Abis itu simbok langsung siapin air dan cemilan bawa kesini. dan terus minta yang lain siapin makan malamnya." kata Pak Hans.


"Baik tuan." kata si Bibi


si Bibi pun keluar untuk membukakan pintu. tak lama Albizar masuk bersama si Bibi.


"Assalamualaikum Pak, Bu." kata Albizar mengucapkan salam kemudian mencium tangan kedua orang tua Kayla.


Waalaikumsalam." jawab mereka serempak


Albizar pun duduk di bangku kosong single. Kenzo yang semula fokus menonton film pun mematikan film tersebut dan duduk dengan tegak. Kenzo penasaran apa yang ingin dibicarakan sang papa pada Kenzo sehingga memintanya datang malam ini.


Melihat seluruh anak pak Hans terlihat serius dan tegang. Membuat Albizar bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. firasat Albizar menjadi tidak enak.


suasana hening. Pak Hans masih memikirkan bagaimana dia mengatakan tujuannya pada Albizar.


"Tuan,makan malam sudah siap" tiba-tiba simbok muncul dari dapur.


"Yasudah kita makan malam dulu. baru setelah itu kita bicara. Mari Al" kata Pak Hans.


Mereka pun makan malam bersama. perasaan Albizar tidak enak sedari awal. tapi Albizar berusaha untuk bisa bersikap setenang mungkin dihadapan keluar ini. Makan malam kali ini terasa berbeda. karena biasanya makan malam akan didisi oleh obrolan-obrolan ringan yang membuat suasana menjadi hangat. tapi kini tidak ada obrolan ringan dimeja makan yang ada hanya suara adu sendok dengan piring. hingga makan malam pun selesai dan mereka kembali ke ruang tamu.


hampir 10 menit mereka duduk di ruang tamu. Pak Hans masih belum ada tanda-tanda akan memulai pembicaraan.


"Maaf Pak sebelumnya. saya tau Pak Hans meminta saya datang kesini bukan sekedar mengajak makan malam. tapi ada hal penting yang ingin bapak bicarakan ke saya. silahkan Bapak katakan. saya akan dengarkan." kata Albizar mau tidak mau mengawali pembicaraan mereka.


Pak Hans tersenyum.kagum dengan sikap seorang Albizar. tau kapan dia harus berbicara dan kapan dia harus menunggu.

__ADS_1


"Kamu benar Al. tujuan saya meminta kamu kesini bukan sekedar ajak kamu makan malam bersama. tapi juga ada hal penting yang ingin saya bicarakan dengan kamu" kata Pak Hans.


"Maaf pak. prihal apa ya?" tanya Albizar.


"Perusahaan keluarga kami yang di LA lagi ngalamin masalah disana. Saya dan isteri akan pergi ke sana untuk waktu yang lama. tapi saya tidak tenang buat ninggalin Kay di sini sendiri. terlebih Kenzo akan pergi ke Jogja untuk KKN selama 3 bulan dan Keysa juya bakal ke Lombok karena dipindah tugas kesana." kata Pak Hans.


Albizar mengerti sekarang maksud tujuannya dipanggil kerumah Pak Hans.


"Jadi tujuan saya dipanggil kesini. karena bapak pengen minta saya buat jagain Kayla begitu?. dalam artian bapak minta saya jadi pengawal Kayla gitu?" kat Albizar.


Pak Hans tersenyum. Kagum sama daya pikir seorang Albizar. Namun sayangnya bukan sekedar jadi pengawal untuk Kayla yang diinginkan Pak Hans. tapi lebih dari itu


"Bukan. saya ingin kamu menikahi putri saya Kayla. Karena kalau sekedar jadi pengawal itu tidak cukup membuat saya tenang. kamu sendiri tau apa yang sudah pernah terjadi sama Kayla. dan jika kamu jadi suaminya saya tidak perlu khawatir lagi. karena saya yakin kamu pasti akan menjaga Kayla dengan sangat baik." kata Pak Hans.


Albizar kaget mendengar permintaan Pak Hans. bagaimana bisa pak Hans memintanya melakukan itu. menikah muda tidak pernah ada dalam pikirannya. Albizar melihat Pak Hans dan Bu Via menantapnya dengan serius dan memohon. dia melihat kearah Kesya. dia tersenyum tipis dan sambil mengangguk. seakan memberikan keyakinan menjawab iya. dan dia terakhir dia melihat Kayla yang sejak dari tadi hanya menundukkan kepalanya.


"Maaf Pak saya tidak bisa. Saya permisi " kata Albizar sambil bangkit. Albizar pergi keluar meninggalkan rumah.


Jawaban singakat Albizar membuat hati Pak Hans. Mama Via dan juga Kayla kecewa. meski sedari awal Kayla sudah bisa menduga jawabannya akan seperti ini. tapi kenapa dia masih belumsiap untuk merasakannya.


Kenzo yang melihat adiknya ditolak begitu saja tanpa memberikan alasannya membuatnya marah. dia tidak terima Adiknya yang cantik bahkan banyak orang yang mengejarnya ditolak mentah-mentah oleh seorang Albiza. laki-laki miskin yang bahkan tidak selevel dengan keluarganya. dengan perasaan amarah Kenzo keluar rumah menyusul Albizar.


saat melihat Albizar hendak menaiki motornya Kenzo langsung menarik baju Albizar dan mendorongnya ke tanah. Albizar yang tidak siap pun langsung tersungkur ke tanah. melihat Albizar yang dalam posisi tidak siap pun Kenzo langsung melayangkan beberapa pukulan kearah Albizar. merasa tersudutkan Albizar pun mencoba melawan dengan menendang perut Kenzo. perkelahian diantara keduannya pun tidak bisa terhindarkan lagi.


seorang satpam berusaha memisahkan perkelahian tuannya dengan Albizar. karena tidaj berhasil memisahkan mereka, satpam itu masuk kedalam untuk memberi tahu pada sang majikan.


"Tuan. maaf tuan. Den Kenzo sedang berkelahi sama tamu tuan yang baru saja datang tadi." kata sang satpam


"APA ???!!" mereka semua kaget.


"Dimana mereka sekarang?" tanya Pak Hans berdiri.


"Didepan tuan". kata satpam.


lalu pak Hans segera berlari keluar rumah. disusul oleh Mama Via, Kesya dan juga Kayla. sampai didepan mereka kaget ternyata Al dan Kenzo benar-benar berantem. Kenzo adalah pemegang sabuk hitam teukondo dikampusnya. dan Albizar juga jago dalam ilmu bela diri. perkelahian mereka sangat sengit. sebisa mungkin Albizar menahan serangan Kenzo dna tidak menyerang balik. karena dia tidak ingin memukul Kenzo. namun lagi-lagi pukulan Kenzo berhasil mengahantam ulu ati yang membuat rasa Senen diperut Albizar.


"Kenzo benhanti...!!" pak Hans dibantu satpam berusaha memisahkan perkelahian mereka.


namun Kenzo tidak mendengarkan perkataan sang papa. melihat Albizar yang lengah Kenzo terus melayangkan pukulan kewajah dan tubuh Albizar. singga darah segar mengalir dihidung Albizar. Albizar pun terpancing emosi. dia sudah tidak bisa lagi menahan diri untuk memukuli Kenzo. hingga akhirnya Albizar pun berbalik menyerang Kenzo. hingga Kenzo pun berhasil dijatuhkan oleh serangan Albizar. ingin rasanya Albizar memukuli Kenzo habis-habisan seperti yang dilakukan Kenzo kepadanya. tapi dia menahan diri untuk tidak melakukannya.


" Seperti yang Loe bilang. adik Loe cantik, kayak. bahkan Gue yang miskin ini nggak pantas buat Kayla. karena itu Gue sadar diri. tapi Gue masih punya harga diri dan loe nggak berhak hina Gue. paham Lor??! " kata Albizar

__ADS_1


Albizar pun melepaskan Kenzo. dia pun naik keatas motornya. sebelum pergi. dia sempat melihat kearah Pak Hans, dan Mama Via dengan perasaan tidak enak hati. dan diabseelum menjalankan motornya dia juga melihat kearah Kayla yang berusaha menahan air matanya, kekecewaan jelas terlihat diwajah Kayla. tapi menyetujui permintaan Pak Hans bukanlah solusi semuanya. dengan perasaan yang tidak karuan dan kondisi tubuh yang berantakan Albizar pergi meninggalkan kediaman Pak Hans.


__ADS_2