Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
kenapa mereka terlihat dekat


__ADS_3

"Kay kekantin yuk." ajak Syahnaz.


"iya Kay. lagian bekel Loe juga udah abis kan." kata Kintan.


walau sebenarnya Kayla malas untuk istirahat di kantin. tapi rasanya tidak enak juga terus menerus menolak ajakan sahabatnya ini.


"Oke ayo." Kayla pun setuju untuk menyenangkan hati kedua sahabatnya ini..


Kayla pun bangun dari kursinya mereka bertiga pun keluar kelas. disepanjang jalan mereka asik bercanda. namun saat melewati kelas XI-IPS3 Kayla hampir bertabrakan dengan Azka. Namun beruntungnya Azka masih sempat menangkap Kayla sehingga Kayla tidak jatuh.


Namun hal ini menarik perhatian banyak orang yang lalu lalang. bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengambil foto. dan mulai lah terdengar bisik-bisik para murid yang membicarakan mereka.


"Ya Ampun kakaknya so sweet banget sih. kalian cocok loh" kata adik kelas.


Kayla yang merasa tidak nyaman pun segera bangun dan membetulkan posisinya.


"Maaf." kata Azka. Azka terlihat canggung.


sama halnya dengan Kayla yang juga ikut canggung.


"nggak. Gue yang harusnya minta maaf. dan makasih, tadi udah nolongin Gue" kata Kayla


"tapi Loe nggak apa-apa kan?" tanya Azka


"iya Gue nggak apa-apa." kata Kayla.


"Oh jadi Loe kelas XI-IPS3?" kata Kintan.


"Iya. oh ya kalian mau ke Kantin ya?" kat Azka.


Syahnaz, Kintan dan Kayla mengangguk


"Gue boleh ikut gabung bareng kalian nggak?. jujur Gue belum begitu akrab sama temen-temen sekelas Gue. Itu pun kalau kalian izinin Gue gabung bereng kalian" kata Azka.

__ADS_1


Syahnaz dan Kintan ingin segera menolaknya. tapi kayla menahan mereka. Kayla tidak enak menolaknya. terlebih Azka juga sudah membantunya. bagi nya nggak ada salahnya juga ngijinin Azka ikut bergabung bersama mereka.


"boleh.. Ya udah kita ke ke Kantin sekarang aja ya. nanti keburu masuk." kata Kayla.


Mereka pun pergi bersama ke kantin. disepanjang jalan Azka banyak bertanya pada Kayla. hal ini membuat Syahnaz dan juga Kinta merasa risih. mereka tau Azka sedang berusaha mendekati Kayla. Mereka khawatir jika ternyata Azka ini tidak tulus dalam mendekati Kayla. dna punya niat tidak baik pada Kayla.


Kayla sendiri juga bisa melihat bagaimana tingkat kedua sahabatnya kepada Azka. Kayla mengerti kenapa kedua sahabatnya bersikap demikian. tapi bagi Kayla, Dia punya benteng pertahanannya sendiri. Dia juga tidak akan mudah percaya pada orang, sekalipun orang itu sudah menyelamatkannya. Kayla akan lebih hati-hati dalam menjatuhkan hati. Dia tidak ingin kembali patah hati.


Meskipun demikian Kayla tetap meladeni berbagai pertanyaan yang diajukan Azka padanya. Kayla mencoba mengerti karena Azka juga murid baru. disepanjang jalan banyak hal yang ditanyakan Azka. tentang kegiatan sekolah, baik ekskul maupun dari akedemik. keduanya terlihat cukup akrab. bahkan sesekali Azka mengatakan hal-hal lucu yang membuat Kayla Syahnaz dan Kintan mau tidak mau ikut tertawa.


kedekatan Kayla dan sahabatnya dengan anak baru itu menarik perhatian banyak murid. terlebih anak baru itu terbilang sangat tampan. mereka mulai membicarakan kedekatan Kayla dengan anak baru itu. ada beberapa dari mereka yang menganggap keduanya sangat serasi, ada yang merasa tidak suka melihat anak baru yang sok dekat dengan Kayla. dan ada pula yang iri pada Kayla karena bisa dekat dengan anak baru yang sangat tampan itu.


...----------------...


"Silahkan nona-nona. makanan kalian. selamat menikmati." kata Azka sambil membawa pesanan makanan Kayla Syahnaz dan juga Kintan.


saat tiba dikantin. Azka menawarkan diri untuk memesankan makanan buat Kayla, Syahnaz dan Kinta. Awalnya mereka menolak karena tidak ingin merepotkan. tapi Azka dengan argumennya berhasil membuat mereka menyetujui Niat baik Azka. hal ini semakin menarik perhatian para murid yang ada dikantin. Dimata mereka sebagai laki-laki Azka sangat gentleman. dia memperlakukan kaum wanita dengan hormat.


"Sama-sama. ayo silahkan dinikmati." kata Azka.


mereka pun menikmati makanan mereka.


sementara Albizar,Iqbal, Bastian dan Juga Vania baru tiba dikantin. mereka mencari tempat yang masih kosong.


"Tuh kita duduk disana aja." kata Bastian menunjuk meja yang kosong.


Iqbal, Albizar dan Vania menengok kearah yang ditunjuk Bastian. seketika Albizar melihat pemandangan yang sangat tidak mengenakan. dan Rasanya hatinya seakan terbakar.


"Loh itu yang duduk disebelah Kayla siapa ya? kok baru liat? apa Dia anak baru?" kata Vania.


"Nggak tau. tapi kayaknya sih gitu" kata Iqbal.


"bisa jadi. tapi kok Dia bisa duduk disebelah Kayla ya? dan mereka juga keliatannya akrab banget." kata Bastian.

__ADS_1


"iya juga ya. apa mungkin dia anak baru yang satu kelas sama Kayla ya" kata Vania.


"Bisa jadi sih" kata Bastian.


"udah ayo ah. kita kesini mau makan kan bukan mau ngrumpi. laper nih. kalau kalian mau tau kan bisa langsung samperin dan tanya langsung. jangan ngerumpi dibelakang. kayak ibu-ibu arisan aja." kata Iqbal


" yey.. Loe kali lambe turah. Yaudah yuk."


Iqbal, Bastian, Albizar dan juga Vania pun berjalan ke meja yang ada disebelah meja Kayla. Albizar dan Vania duduk di sisi belainan yang menghadap ke Kayla sedangkan Iqbal dan Bastian duduk satu baris dengan Kayla namun berlainan meja.


saat melihat Albizar duduk disamping mejanya Kayla langsung memalingkan wajahnya. sekolah Kayla melihat pancaran mata Albizar yang sangat tajam. walau wajahnya datar namun seakan menyiratkan sesuatu. Kayla berusaha bersikap biasa saja. namun entah kenapa tiba-tiba muncul perasaan tidak enak. Kayla seakan merasa bersalah. seakan dia sudah ketahuan berselingkuh. padahal keadaannya tidak seperi itu.


...(udah Kay. nggak perlu ngerasa bersalah. toh Loe nggak ngelakuin hal yang salah juga. lagian Loe sama ia kan udah sepakat buat nggak saling ganggu dan nggak ikut campur urusan satu sama lain) batin Kayla....


Azka terus saja mengajak Kayla, Syahnaz dan Kintan mengobrol disela-sela makan mereka. Kayla pun menananggapinya dengan perasaan canggung. meliaht hal ini entah kenapa perasaan Albizar menjadi kesal. dia ingin sekali marah. tapi dia Merasa tidak pantas untuk melakukannya. terlebih dia melihat jika Kayla sama sekali tidka melihat kearahnya. Kayla tidak menganggap keberadaannya.


"Dia siapa? kenapa mereka terlihat begitu dekat? atau sebenarnya dia itu..) batin Albizar


...Aku selalu ingin melihatnya tersenyum....


...dan menjauhkannya dari kesedihan....


...dan kini senyuman itu hadir...


...namun syaang bukan aku yang menciptakan senyuman itu....


...dan kenapa rasanya tidak rela melihatnya tersenyum pada yang lain....


...apakah kini bukan lagi yang dia harapkan. ...


...dan kenapa rasanya tidak rela...


... apa ini namanya Cemburu?...

__ADS_1


__ADS_2