Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Ada hati yang terluka


__ADS_3

"Sah.."


Satu kata yang menjadi awalnya hubungan baru diantara Kayla dan juga Albizar. kata itu dilanjutkan oleh doa terbaik yang diberikan oleh seluruh orang yang menghadiri dan menjadi saksi hubungan baru diantara Kayla dan Albizar. Mama Via dan Kesya tidak bisa menahan harunya. karena saat ini mereka harus melepaskan putri bungsu keluarga ini. princess dikeluarga ini untu laki-laki yang kini sudah sah menjadi suaminya.


Kesya tidak menyangka jika hari ini akan tiba. hatinya bahagia sekaligus sedih. tanpa ada seorang pun yang tau jika sebenarnya Kesya terluka atas pernikahan ini. jika didepan orang Kesya menggakan jika Dia tidak mencintai Albizar. tapi hari ini menegaskan jika semua itu adalah salah. berulang kali Kesya mengkhianati hatinya. kini dia tidak bisa lagi membohongi hatinya. sesak itu menghimpit hatinya. saat laki-laki yang sudhaengisi hatinya kini menjadi milik orang lain. tapi setidaknya bahagia. karena laki-laki baik seperti Albizar lah yang akan menjaga adik kesayangannya.


Kayla didampingi oleh Mama Via dan Kesya pun keluar dari kamarnya. mereka membawa Kayla untuk duduk disamping Albizar. dalam balutan kebaya pengantin, dan wajah Kayla yang dipoles oleh makeup natural yang menambah kadar kecantikannya membuat Albizar terpana. tiba-tiba jantungnya berdebar untuk beberapa saat. dan kemudian Albizar berusaha mengendalikannya.


"Sekarang kalian resmi jadi suami isteri sah secara agama dan negara. Silahkan diberikan Mas kawin nya diberikan pada sang isteri dan dipakaikan cincin kawinnya." kata Pak penghulu.


Albizar pun mengambil salah satu cincin itu. dengan ragu Kayla memberikan tangan kanannya. Albizar pun memakaikan cincin itu dijari manis Kayla. setelah itu gantian Kayla yang memasang kan cincin itu ditangan Albizar.


"Silahkan dicium tangan suami nya. dan setelah itu nak Albizar cium kening sang isteri." kata Pak penghulu.


Kayla dan Albizar sama-sama bingung. mereka berdua sudah sepakat untuk tidak ada kontak fisik. tapi bagaimana caranya mereka untuk menolak perintah penghulu. dan lagi dihadapan banyak orang. apa yang akan orang-orang pikirkan nanti jika sampe mereka tidak melakukannya.


"Ayo.. jangan malu-malu. kalian sudah sah menjadi suami isteri." kata Kenzo dari belakang.


Setelah berfikir sejenak. Albizar pun menyodorkan tangannya. Kayla pun sempat menatap Albizar seakan untuk meyakinkannya. dengan tatapan datar Albizar sedikit mengangguk. Kayla pun meraih tangan Albizar lalu kemudian mencium tangannya. dan sedetik kemudian Albizar mencium kening Kayla cepat. dan kemudian Kayla mengalihkan pandangannya kedepan. Kayla merasa deg-degan saat kecupan singkat dikeningnya mendarat. Kayla tidak menyangka jika Albizar akan melakukannya.


lalu selanjutnya mereka diminta untuk menandatangani beberapa berkas peranikahan mereka. setelah itu satu persatu para tamu yang hadir memberikan ucapan selamat dan juga doa pada kedua pengantin. saat ini baik Kayla maupun Albizar sedang memainkan peran sebagai pasangan suami isteri yang berbahagia. memberikan senyuman terbaik mereka. tapi entahlah, tidak ada yang tau isi hati mereka.


karena ini adalah acara yang cukup sederhana. para tamu yang hadir pun hanya sedikit sekitar tiga puluh orang. dan kini mereka semua sedang menikmati hidangan yang sudah disediakan.


"Sayang kamu mau makan apa biar nanti Mommy ambilin?" kata Mama Via pada Kayla.

__ADS_1


"Kay nggak laper Mom." kata Kayla yang sedang tidak berselera makan.


"Beneran sayang? nanti kamu lapar loh. lagian kamu kan butuh tenaga buat malam nanti" kata Mama Via menggoda Kayla.


"Apaan sih Mom. orang Kayla mau langsung tidur malam nanti jadi nggak perlu isi tenaga segala" kata Kayla. sambil cemberut.


Mama Via tersenyum saat melihat tingkah putrinya yang masih sama meskipun sudah menjadi seorang isteri.


"Kalau kamu gimana Nak" tanya Mama Via pada Albizar.


"Tidak usah Bu Via. nanti saya ambil sendiri." kata Albizar.


"Loh kok manggilnya masih Bu Via. mulai sekarang kamu harus biasain panggil Mama, atau Mommy kayak Kay. kan sekarang kamu sudah jadi anak Mama juga." kata Mama Via protes.


Albizar tersenyum canggung.


"Nggak apa-apa. tapi kamu harus mulai biasain ya."


Albizar tersenyum sambil mengangguk.


"Yaudah kalau kalian belum mau makan. tapi inget kalian harus makan ya. kalian ambil aja. Mommy mau kesana dulu" kata Mama Via.


Mama Via pun meninggalkan Albizar dan Via. keduanya terlihat canggung. Albizar yang notabennya pendiam pun tidak mengatakan apapun. sedangkan Kayla pun merasa tidak nyaman dalam situasi canggung seperti ini. hingga tiba-tiba Azzam dan Shafa datang kearah Kayla dan langsung memeluk Kayla.


Kayla pun membalas pelukan mereka. sedari awal Kayla memang sudah menyukai mereka saat pertama kali Kayla datang kerumah Albizar. menurut Kayla mereka itu sangat manis baik dan juga lucu. sama halnya bagi Shafa dan Azzam. menurut mereka Kayla itu cewek yang baik. mereka senang saat tau jika Kakaknya akan menikahi Kayla. orang yang cantik dan juga baik.

__ADS_1


"Shafa seneng banget karena akhirnya doa Shafa dikabulkan" kata Shafa sambil memeluk Albizar.


"emang Shafa doa apa?" tanya Kayla.


"Shafa berdoa semoga Kak Kayla jadi kakak Shafa. Kakak Kayla itu baik,cantik, juga lucu. Dan akhirnya malam ini doa Shafa terkabulkan. Makasih ya kak udah mau nikah sama ykak Al dan jadi Kakak' buat kita." kata Shafa.


"Azzam juga sama." kata Azzam tidak mau kalah


Shafa dan Kayla pun memeluk dan kemudia mencium kedua pipi Kayla.


Kayla tersenyum saat melihat tingkah Shafa dan juga Azzam. entah kenapa saat ada didekat Shafa dan Azzam Kayla merasa senang. dan Dia sudah menganggap mereka seperti adiknya. dan siapa sangka Allah mewujudkannya. melihat kedekatan Kayla dengan kedua adiknya Albizar tersenyum setidaknya ada sisi baiknya dalam pernikahan ini.


Berbeda dengan Kesya. Kesya memilih duduk didekat kolam renang. menenangkan diri dan juga hatinya. entah kenapa rasa sesak nya sudah tidak bisa dibendung lagi.Keya memilih menjauh dari keramaian. Bagi Kesya memilih menepi dari keramaian saat hati kita tidak mampu lagi bertahan disaat terluka, adalah pilihan yang tepat.


sambil menikmati hembusan angin malam dibawah taburan bintang. Kesya berusaha menikmati sisa luka yang masih belum kering. Kesya tidak ingin menangisi luka hatina ditengah kebahagiaan sang adik. Kesya memikirkan apa yang sudah terjadi beberapa waktu terakhir ini. pertemuannya dengan Albizar berhasil membuat luka dihatinya hilang begitu saja.


Meskipun tidak ada hal istimewa diantara mereka tapi. Kenapa tanpa sadar luka itu hilang setelah malam itu. Saat Dia jalan dengan Al. Dia pikir perasaan itu hanya sesaat. Namun seminggu ini rasanya sulit sekali ia menyangkal perasaannya itu. Seminggu sudah Dia mencoba untuk tidak memikirkan Al. Kesya berusaha mengalihkan perasaannya pada pekerjaannya. tapi sayangnya itu semua tidak berhasil.


Kesya sudah berjanji pada dirinya untuk lebih mendahulukan kebahagiaan Kayla diatas kebahagiaannya. itu alasannya Dia bisa bertingkah seolah-olah tidak terjadi apapun dengan hatinya. tapi entah sampai kapan Dia harus terus memasang topeng ini. laki-laki yang sudah berhasil menyembuhkan lukanya kini harus Dia lepas demi kebahagiaan adiknya.


"Kesya. Sudah cukup. ini terakhir kalinya Loe menyimpan perasaan ini. setelah ini berjanjilah untuk menghapus jejak cinta yang sudah tertores dihati Loe. kubur dan buka halaman baru. Harapan baru dan jika memungkinkan belajar untuk menerima orang baru yang bisa membuat Loe bahagia." kata Kesya pada dirinya sendiri.


Setelah ini Kesya bertekad untuk menutup semua pintu hatinya. Dia harus bahagia. tapi bukan dengan merebut kebahagiaan orang lain.


""Ayo Kesya. ini bukanlah hari patah hati. tapi hari untuk bahagia. melihat kebahagiaan Kayla." kata Kesya sambil tersenyum dan menyemangati dirinya sendiri.

__ADS_1


 


__ADS_2