
"Apa belum ada kabar dari supir Loe?" tanya Albizar.
Albizar terlihat sudah siap untuk pulang. terlihat Kayla sedikit murung sambil menggelengkan kepala.
"tadi Pak Min sempet telpon. tapi belum sempet Gue kasih tau posisi Gue dimana,hp Gue keburu mati. Gue nggak bawa charger." kata Kayla.
"Terus sekarang Gimana?" tanya Albizar.
Kayla menggelengkan kepala. Albizar membuang nafas kasar.
"Lagian Loe kenapa sih nggak mau naek ojek atau taksi aja. nggak mungkin kan loe nggak punya uang cuman buat bayar taksi" kata Albizar nggak habis fikir.
"Nggak berani. Gue nggak bisa naek angkutan umum sendirian. Gue nggak bisa." kata Kayla.
"Tau nggak Loe nyusahin banget!. Bisa nggak sih Loe nggak terusan nyusahin Gue. Asal Loe tau hidup Gue udah susah jadi tolong jangan bikin tambah susah!" kata Albizar agak kasar.
Merasa dibentak oleh Albizar Kayal merasa sedih. dia pun menangis. karena selama ini tidak ada yang berbicara kasar sama dia. Kayla duduk kembali sambil terus menangis. Melihat Kayla yang menangis membuat Albizar merasa bersalah.
"Sorry kalau Gue terlalu kasar sama Loe. udah jangan nangis. Ayo Loe ikut Gue dulu kerumah Gue. nanti kita pikirin lagi gimana caranya Loe pulang." Akhirnya lagi-lagi Albizar mengalah.
...******...
"Assalamualaikum Mak." ucapan salam Albizar ketika sampai di warung pecel Lele tempat dia bekerja.
"Waalaikumsalam. Loe baru sampe Al." kata Emak Ranti
"Iya Mak. tadi biasa abis urusin anak-anak dulu. oh ya Mak belum ada yang beli?" kata Albizar
"udah tadi. tapi masih sedikit. namanya juga kan baru buka. oh ya lor bawa siapa tuh? cewek Loe?" kata Emak Ranti.
"nggaco Emak mah. ya nggak lah. siapa juga yang mau sama cowok kere nggak punya orang tua Kaya Al. dia temen sekolah Al mak. anak orang kayak. biasalah manja dan nyusahin. gara-gara nggak berani naik angkotan umum jadi nggak berani pulang dia" kata Albizar
__ADS_1
"Lah terus gimana? emang nggak dijemput sopir atau keluarga ya gitu?" kata Emak Ranti.
"Hp nya mati kehabisan batre Mak. ya kan emak tau Alah nggak punya Hp. ya jadi gitu ia ngintilin Al dari pulang sekolah." kata Albizar.
"kenapa nggak Loe anterin pulang dulu sih. kasihan tuh anak orang udah malem gini" kata Emak Ranti.
"yah mak. kan Al kerja. dari bengkel pulang bentar buat mandi, solat terus berangkat kesini. mana sempet Al anter tuh cewek. mana jauh rumahnya." kata Albizar.
"Terus tuh anak gimana?" kata Emak Ranti.
"yah paling nanti abis Al pulang kerja. Al anterin tuh anak pulang" kata Albizar.
"yaudah kalau gitu nanti Loe pulangnya janga sampe selesai. nggak apa-apa lor nanti jam 10 pulang. nggak tga Ema liat anak perawan masih kelayaban malem-malem." kata Emak Ranti.
"iya Mak." kata Albizar.
Satu persatu pembeli pun mulai berdatangan. terlihat Albizar dan emak Ranti sedikit kerepotan melayani pembeli. Kayla yang melihat Albizar kerepotan pun merasa kagum. kyla tidka menyangka cowok sedingin Albizar adalah laki-laki yang bertanggung jawab dan profesional. Albizar begitu ramah dan sabar dalam melayani para pelanggannya.
Tidak terasa jam sudah menunjukan pukul setengah sepuluh malam. Karena keadaan warung yang sangat ramai. dagangan Emak Ranti pun sudah habis Lebih cepat dari biasanya.
"Alhamdulillah dagangan Emak laris manis. Bahkan lebih cepat habis. makasih yang Nenk cantik udah mau bantu Emak sama Al. kalau Neng nggak bantuin tadi pasti Emak sama Al kerepotan." kata Emak Ranti.
"Sama-sama Mak." Kata Kayla.
Tiba-tiba terdengar suara keroncongan perut yang lapar. Suara itu berasal dari perut Kayla. Kayla merasa malu karena ketahuan jika dia sedang kelaparan.
"Ya Ampun Emak sampe lupa. Neng cantik pasti laper ya! kamu gimana sih Al kok temennya nggak dikasih makan!" kata Emak Ranti.
"Maaf Emak lupa." kata Albizar Garuk kepala.
"Minta maaf jangan Sama Ema atuh ya sama si neng cantik. Yaudah emak bikinin ayam goreng dulu. tadi sengaja Ema sisain 3 buat neng sama buat dibungkus Al pulang. emak siapin dulu ya" kata Emak Ranti.
__ADS_1
"Nggak usah Mak. Kayla nggak terlalu lapar kok. buat dibungkus Al aja Mak" kata Kayla.
"Udah bikinin aja Mak. anak-anak dirumah udah pada makan kok." kata Albizar.
"Yaudah diem. Emak bikinin buat kalian berdua kalau gitu. pasti Loe juga belom makan kan Al. Emak nggak mau denger penolakan apapun dari Loe pada " kata Emak Ranti.
...****************...
Albizar pun mengantarkan Kayla pulang kerumahnya dengan motor yang dipinjamkan Bang Rendi padanya. keadaan jalan raya yang senggang membuat perjalanan mereka lancar. Namun Kayla yang duduk dibangku belakang terlihat ragu untuk berpegangan pada Albizar. Dan saat Albizar memacu motornya dengansanagt cepat membuat Kayla hampir terjatuh.
"Pegangan Kay. kalau Loe nggak mau jatoh" kata Albizar berteriak karena suaranya kalah keras dengan suara motor.
.
Kayla terlihat ragu untuk berpegangan. lalu Albizar pun berinisiatif menarik tangan Kayla dan meletakannya dipinggangnya.
"peganggan yang erat biar nggak jatoh" kata Albizar.
Lalu Kayla pun menurut dia pun memeluk Albizar. jantung keduanna sama-sama deg-degan. Namun Albizar tetap berusaha fokus pada jalan.
Setelah menempuh perjalanan selama setenagh jam akhirnya mereka sampai disebuah rumah besar. Sang satpam pun membukakan pintu gerbang saat melihat sang anak majikan yang pulang. Albizar pun melajukan motornya ke dekat teras rumah Kayla. Kayla turun saat mesin motor sudah mati. dan saat membuka helmnya Kayla terkejut saat melihat sang Papa dan mamanya serta Kak Kenzo Sudah kembali. Namun mereka terlihat khawatir.
"Mommy, Daddy..." kata Kayla sangat senang melihat kedua orangtuanya sudah kembali
Kedua orang tuanya terlihat lega karena melihat anaknya pulang dengan selamat.Sementara Albizar turun dari motor dan emngamati semuanya dari tempatnya. Namun tiba-tiba Kenzo berjalan kearahnya dengan tatapan penuh amarah. dan tiba-tiba..
BUGH .. BUGH... BUGH ..
Tiga pukulan menghantam wajah dan perut Albizar.
ada apa ya?? kenapa tiba-tiba Kenzo memukuli Albizar.. ikuti terus keseruan eritannya.
__ADS_1
mohon dukungan like, komen dan share novel ini ya. makasih