Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Minta Maaf.


__ADS_3

BUGH .. BUGH... BUGH ..


Tiga pukulan menghantam wajah dan perut Albizar. Albizar tidak melawan. dia hanya memegangi bibirnya yang sobek dan juga perutnya yang sakit akibat pukulan telak Kenzo. Melihat Albizar yang dan tanpa perlawanan membuat Kenzo semakin kalap dan terus memukuli Albizar.


Kayla dan kedua orang tuanya shock saat melihat pergerakan Kenzo yang tiba-tiba. Kayla histeris teus meminta Kenzo berhenti. namun Kenzo yang sudah gelap mata terus meluapkan emosinya pada Albizar. Kayla berlari kearah Kenzo. Kayla terus meminta Kenzo berhenti.


"Berhenti Kak. Al nggak salah. Berhenti Kak." kata Kayla.


"Minggir Dek. biar Kakak kasih pelajaran sama laki-laki ini. beraninya dia Bawa kamu pergi sampe tengah malam gini." kata Kenzo.


"Kakak salah paham ka. coba berenti dulu" kata Kayla.


melihat sang anak sudah terbawa emosi Papanya Kayla pun menarik Kenzo agar tidak terus memukul Albizar yang sudha babak belur. dan Mamanya Kayla pun menarik Albizar agar tidak terus kena pukul. Kayla yang berdiri ditengah menjadi penghalang mereka.


"Al mending Loe pergi sekarang. Maaf gara-gara Gue loe jadi babak belur." kata Kayla.


"Saya permisi Pak, Ibu. Maaf mengantarkan Kayla terlalu malam. Assalamualaikum." Albizar pun memilih pulang.


Albizar pun pergi meninggalkan kediaman Keluarga Permana.


"Kamu kenapa sih Dek. kenapa nggak biarin Kakak habisin tuh orang. berani-beraninya dia bawa adek kakak tanpa izin dna pulang larut malam" kata Kenzo yang masih kesal.


"Abang yang kenapa?. kenapa abang main pukul Al gitu aja. seharusnya abang tanya dulu. seharusnya Abang dengerin penjelasan Adek dulu. ini main pukul aja anak orang sampe babak belur gitu." kata Kayla yang juga kesal dengan sikap sang Kakak.


"udah-udah kita masuk dulu kedalam. baru nanti Kayla jelaskan semuanya" kata papanya Kayla.


...****************...


"jadi gimana ceritanya kamu bisa pulang selarut ini dianter naik motor sama Al?" tanya papanya Kayla.


Kayla pun menceritakan kejadian pulang sekolah tadi sat dia diikuti oleh orang-orang tidak dikenal.


keluarga Kayla shock. ternyata hampir saja putri kecil di keluarga ini berada dalam bahaya. tapi mereka bersyukur karena Kayla masih selamat.


"Terus kenapa Si Al itu nggak langsung anterin Adek pulang kerumah. Kenapa udah larut malam kayak gini dia baru anterin adek? dia Bener nggak lakuin hal buruk kan ke adek?" tanya Kenzo posesif.


"Nggak Bang. Al laki-laki baik kok walau sikapnya dingin sedingin kulkas. Tapi dia jaga Kay dengan baik. Alasan dia nggak anterin Adek siang karena dia harus langsung kerja. ia nggak bisa bolos. Karen akalau dia nggak kerja dia nggak ada uang buat uang saku Adek-adeknya sekolah besok. Dia tulang punggung keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal. Bahkan buat nyukupin kebutuhan hidup mereka . Al sampe harus kerja di dua tempat setiap sepulang sekolah" kata Kayla.

__ADS_1


"Kay benar Ken. Kamu salah seharusnya kamu tidak langsung meledak dan main hakim sendiri seperti tadi. jadiin pelajaran ketika ada apapun harus diselidiki dan cari tau dulu kejadian sebenarnya. Agar kita nggak gegabah dalam bertindak. Untung anak itu masih bisa bangun kalau sampe dia sampe nggak sadarkan diri gimana. kamu bisa dituntut dan nasib adek-adeknya Al gimana?." nasihat Papanya Kayla


"iya Dad.. sorry." kata Kenzo dengan rasa bersalah


"Ya sudah besok kamu harus menemuinya untuk minta maaf.


"Yes Dad." kata Kenzo.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedari pagi Kayla teru mencari Albizar. Kayla bertanya pada teman sekelas Albizar apakah Albizar masuk atau tidak. menurut informasi dari teman sekelasnya Albizar masuk. namun entah kenapa Kayla masih tidka melihatnya sedari pagi.


Sementara Albizar saat ini sedang istirahat diruang UKS karena kondisinya masih lemah akibat dipukuli Kakaknya Kayla semalam. Iqbal dan Bastian selaku sahabat terbaik Albizar turut menemani Albizar di ruang UKS.


"Lagian lor kenapa nggak izin aja sih. udah tau badan Loe lemes dan babak belur gitu." kata Bastian kesal dan tidak habis pikir.


"Gue nggak selemah itu. Gue nggak mau liat adek-adek Gue khawatir. lagian gue Cuma butuh istirahat bentar aja kok. Pulang sekolah nanti Gue juga udah bisa ke bengkel lagi." kata Albizar


"Nggak ya!. Loe harus istirahat full dulu hari ini nggak ada kerja ataupun latihan balapan. Inget lusa Loe udah harus ikut turnamen. Kalau kondisi Loe lemah dan terlalu Loe porsir yang ada bahaya buat Loe nantinya." kata Bastian tidak setuju.


"Adek gue butuh uang buat sekolah. Kalau gue nggak kerja mereka nggak jajan dan makan." kata Albizar memberi alasan.


Albizar tidak enak menerimanya. tapi Bastian dan Iqbal terus memaksa. dan dengan tidka enak hati Albizar menerimanya. dia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa memenangkan turnamen sehingga bisa melunasi hutang-hutangnya.


"Lagian Gue heran deh kenapa sih loe nggak ngebela diri waktu dipukulin abis-abisan sama Abangnya Kayla. ini nggak bisa dibiarin kita harus bales" kata Bastian kesal


"Nggak usah. Gue ngerti kok kenapa Abangnya Kayla ngelakuin itu. dia khawatir sama Adeknya. Gue ngerti posisi dia. dna kali pun itu terjadi sama adek Gue pasti gue bakal ngelakuin hal yang sama. udah nggak perlu diperpanjang juga." kata Albizar


"tapi Bastian ada benernya jua. Setidaknya dia harus dikasih pelajaran biar nggak main hakim sendiri. lagian sampe sekarang dia nggak ada itikad baiknya buat minta maaf dan tanggung jawab." kata Iqbal ikut kesal.


"nggak perlu lebih baik gitu. mulai sekarang gue nggak mau lagi berurusan sama Kayla atupun keluarganya. sebisa mungkin gue bakal ngejauh dan ngehindarin Kayla." kata Albizar


...****************...


Bel pulang sekolah berbunyi. Albizar yang masih lemah berjalan Pelang kearah gerbang sekolah ditemani Bastian dan juga Iqbal.


"Al tunggu." terdengar suara Kayla yang emmeanggilnya cukup keras dari arah belakang.

__ADS_1


Kayal sedikit berlari menyusul Albizar. Syahnaz dan Kintan juga ikut menyusul. Albizar yang enggan berurusan dengan Kayla lagi dia tidak menghiraukan panggilan Kayla. karena kondisi Albizar yang masih lemah Kayla bisa menyusul Albizar.


"Mau apa lagi Loe? belom puas loe bikin Sahabat Gue babak belur gara-gara nolongin Loe?" kata Bastian


"Kok loe kasar banget sih Bas sama Kayla. Dia kan cuma ada perlu sama Al doang kenapa jadi Loe yang sewot?" kata Syahnaz.


" Asal loe tau gara-gara nolongin sahabat loe itu Albizar jadi babak belur gini dipukulin sama Abangnya. Bukannya bilang makasih karena udah nolongin Adeknya eh malah dipukulin anak orang" kata Iqbal


"ia justru itu Kayla kesini dia mau minta maaf" kata Kintan membela.


"Udah biar gue aja yang ngomong langsung" kata Kayla.


.


Melihat kondisi Albizar yang lemah dan babak belur membuat Kayla merasa bersalah. Albizar sendiri terlihat malas bertemu dengannya lagi. Sepertinya Albizar marah.


"Al.. Gue mau minta maaf. Gara-gara Gue, Loe dipukulin sama Abang Gue. Loe mau kan maafin Kesalahan Abang Gue?" Kata Kayla.


"Nggak ada lagi kan yang mau diomongin. Yuk Bas, Bal anterin Gue pulang." kata Albizar enggan merespon permintaan maaf Albizar.


Saat Albizar ingin pergi tiba-tiba Kenzo datang. dia menghampiri Albizar.


"Tunggu." kata Kenzo


"Mau apa lagi Loe?. Belom puas mukulin Gue. Mau mukulin Gue lagi sampe babak belur?. oke. silahkan tapi satu hal setelah Loe puas pukulin Gue. Gue minta Loe, Kayla dan keluarga Loe buat jangan lagi ganggu Gue. Gue juga janji nggak akan pernah mau ikut campur sama urusan Kayla. Gue cuma mau hidup tenang." kata Albizar.


"Gue kesini mau kasih ini. Sebagai kompensasi karena udha bikin Loe babak belur semalam. Nih ambil" kata Kenzo sambil memberikan Amplop coklat.


Albizar diam saja tidak mengambil Amplop tersebut. tapi Kenzo justru mengambil tangan Albizar dan menari amplop tersebut ke tangannya Albizar.


"Gue nggak bisa terima uang Loe. Loe tenang aja gue nggak akan laporin Loe kepolisi Karena uudah bikin Gue babak belur. Ambil lagi duit Loe. Gue cuman minta Loe Jagain adek Loe dan minta dia buat berenti nyushin hidup Gue." kata Albizar sambil memberikan kembali amplop itu


"Gue tau Loe butuh uang kan. Loe kerja siang malem buat biayain adek-adek loe. Udah nggak usah belagak nggak butuh uang Loe" kata Kenzo.


Albizar tersenyum sinis pada Kenzo dan Kayla. sambil menggelengkan kepala Miris.


"Gue emang miskin. Yatim piatu. dan gue harus mati-matian cari duit buat biayain hidup Gue sama Adek-adek Gue. tapi camkan satu Hal. Gue nggak pernah ngemis belas kasihan dari siapapun apa lagi dari orang-orang kayak kalian." kata Albizar

__ADS_1


Albizar pergi dari sana dengan perasaan kesal. hari ini bukan saja fisiknya yang lemah tidak berdaya namun juga mentalnya dibuat hancur berkeping-keping atas penghinaan yang dilakukan Kenzo padanya.


__ADS_2