
"Berenti. lepasin Dia!!" kata seseorang dari belakang.
Kayla mengenal suara itu. Mereka semua berbalik. Kayla tidak menyangka Dia datang menolongnya lagi.
"Loe siapa Hah?. nggak usah ikut campur Loe." kata salah satu dari Mereka.
"Gue akan diem kalau Loe pada lepasin cewek itu. Lagian Loe pada nggak malu lawan cewek yang sendirian. sedangkan kalian berempat?. kalau berani maju sini satu-satu." kata Laki-laki itu
"oh. Rupanya ada yang mau sok jadi pehlawan kesiangan." kata salah satu dari Mereka.
"Alah banyak bac0t loh. Hajar." kata pimpinan dari mereka.
Mereka pun mulai menyerang Laki-laki itu satu persatu. Dengan keahlian bela dirinya, Laki-laki berhasil mengalahkan mereka satu persatu. Tapi mereka tidak semudah itu menyerah. Mereka pun langsung menyerang Laki-laki itu secara bersama-sama. Karena mereka memegang belati. Laki-laki itu sempat tergores sayatan belati itu.
Melihat Laki-laki itu tergores membuat Kayla semakin katakutan. tapi Laki-laki itu justru semakin membabi buta menghajar mereka semua tanpa ampun. Hingga salah satu pemimpin mereka yang sedari tadi hanya melihat dan memegangi Kayla pun ikut turun tangan menyerang Laki-laki saat semua teman-temannya terkapar.
Laki-laki itu pun berantem dengan orang itu. dan dalam beberapa pukulan Dia pun terkapar. Laki-laki itu pun mencengkram kerah penjahat itu untuk mencari tahu siapa mereka dan apa alasan mereka melakukan semua ini.
"Katakan kenapa Loe mau nyulik cewek ini?. siapa orang yang nyuruh Loe ngelakuin semua ini?" tanya laki-laki itu.
Penjahat itu tetap diam. Dia tidak berniat mengakatakan semuanya. Laki-laki itu kesal. Dia pun melayangkan tinjuan lagi pada penjahat itu tapi penjahat itu tetap diam. Mereka tidak ingin mengatakan apapun. Laki-laki itu sempat melihat sebentar kearah Kayla. terlihat Kayla ketakutan.
disaat laki-laki itu lengah penjahat itu langsung menendang perutnya. dan mereka pun segera masuk ke mobil mereka dan pergi. Laki-laki itu ingin mengejarnya tapi melihat kondisi Kayla yang begitu ketakutan Dia pun mengurungkan dirinya. Laki-laki itu pun langsung menghampiri Kayla yang masih terlihat shock.
"Loe nggak apa-apa?" tanya laki-laki yang manyelamatkan Kayla.
Kayla pun langsung memeluk Laki-laki itu. Laki-laki itu pun membalasnya. agar bisa mengurangi ketakutan Kayla.
"Gue anter Loe pulang ya?." kata
"Pak Min." kata Kayla teringat nasib pak Min.
Kayla dan Laki-laki itu pun berjalan melihat kondisi pak Min yang tergeletak tidak sadarkan diri. Laki-laki itu segera memeriksa kondisi Pak Min.
"Alhamdulillah Denyutnya masih ada. tapi lemah. kita harus segera bawa ke rumah sakit." kata Albizar.
Laki-laki pun langsung menghentikan taksi yang tiba-tiba lewat kearah mereka. setelah ngomong dengan supir taksi. Laki-laki itu dibantu supir taksi menggotong Pak Min dan Dia membawanya ke rumah sakit terdekat. Laki-laki itu juga sempat menghubungi teman-temannya untuk membantunya mengurus ke rumah sakit untuk mambantu mengurus pak Min. dan juga membantu mengurus mobil ini.
"Ayo Gue anter Loe pulang" kata Laki-laki itu.
"Tapi Pak Min.." kata Kayla ragu
__ADS_1
"Nanti temen-temen Gue yang bantu urus dirumah sakit, sambil nunggu keluarga Loe Dateng. lagian kondisi Loe juga kacau." kata Laki-laki itu.
Kayla diam saja nampak berfikir.
"Loe nurut ya sama Gue." kata Laki-laki itu.
Kayla pun mengangguk. Kayla pun naik keatas motor dan duduk dibelakang laki-laki itu. laki-laki itu pun mengambil tangan kayak dan meletakannya diperutnya. dan Kayla pun memeluk erat laki-laki itu. karena sejujurnya memang saat ini dia sedang ketakutan. laki-laki itu pun melajukan motornya.
disepanjang jalan tidak ada percakapan sama sekali diantara mereka. Kayla masih sangat shock. berbagai pertanyaan terus berputar diotaknya. kenapa lagi-lagi ada orang yang mengancam keselamatannya?
siapa mereka semua?
apa salahnya?
dan masih banyak lagi pertanyaan yang mengganggu pikirannya.
Sedangkan laki-laki yang menyelamatkan Kayla pun terlihat fokus pada jalanan. Dalam benaknya juga banyak pertanyaan yang membuatnya bingung. Dan Dia berniat mencari tau semua ini. Dia kasihan jika lagi-lagi Kayla terus berada dalam bahaya. kini Dia mengerti kenapa orang tuannya ingin mengambil keputusan itu.
Sesampainya di kediaman rumah Kayla. Lki-laki itu ikut yg turun untuk membantu menuntun Kayla yang seperti ya masih belum bisa mengendalikan dirinya.
"Assalamualaikum." kata Laki-laki itu.
"Waalaikumsalam. Kamu . loh Kayla kenapa?" kata Mama Via heran.
"Mbok.. tolong bawakan air putih untuk Kayla ya. cepet mbok" kata Mama Via.
tidak lama simbok pun datang membawa segelas air putih.
"Loh Non Kay kenapa Bu?" tanya Simbok.
Saya juga nggak tau mbok. oh ya tolong bawain minum sama makanan ringan buat Dia ya mbok." kata Mama Via
"Baik Bu." kata simbok.
Mama Via pun membantu memberikan minum pada Kayla. setelah itu Kayla pun memeluk sang Mama dengan sangat erat sambil menangis.
"Katakan apa yang terjadi?. kenapa Kayla pulang dalam keadaan seperti ini?" tanya Mama Via.
"tadi dijalan pulang saya melihat Kayla diseret oleh orang-orang tidak dikenal untuk ikut bersama mereka. dan yang lebih parahnya Pak Min tergeletak dijalan karena luka tusuk diperutnya." kata Laki-laki itu.
"Astaghfirullahal Adzim." kata Mama Via shock mendengar apa yang terjadi.
__ADS_1
"Ya Allah sayang. kamu nggak diapa-apain kan sama mereka?" tanya Mama Via khawatir
Kayla mengangguk kecil. Mereka memang belum ngapa-ngapain Kayla. tapi jika saja laki-laki itu tidak menolongnya tentu saat ini Kayla tidak akan bisa pulang. dan entah apa yang akan terjadi padanya nanti.
"Mah.. Mama. apa Kayla sudah pulang?" terdengar suara Pak Hans yang berteriak dari luar rumah.
Pak Hans masuk kedalam dalam keadaan panik. dan saat sudah melihat Kayla perasannya pun seketika menjadi lega. Pak Hans langsung menghampiri snag putri. dan Kayla langsung memeluk sang Daddy.
"Maafin Daddy sayang. tadi waktu kamu telpon Daddy lagi meeting. pas meeting selesai Daddy langsung baca pesan kamu. Dan Daddy langsung pergi ke lokasi yang kamu kirim. tapi pas disana kamu sama Pak Min nggak ada. cuman ada mobil kita yang kacanya pecah. Daddy khawatir sayang. kamu nggak apa-apa kan?" kata Pak Hans.
"Dadd. Mereka mau bawa Kay. Kay takut Dad" kata Kayla sambil terus terisak-isak.
"Tenang sayang. Daddy bakal tangkap mereka semua dan bakal buat perhitungan. jangan takut ya. kamu sudah aman" kata Pak Hans berusaha menenangkan Kayla.
Bukan hanya Kayla yang keakutan akan hal ini. tapi juga Pak Hans dan Mama Via. dua kali putri bungsu mereka mangalami kejadian seperti ini.
"Mah, bawa Kay istirahat dikamarnya. temani Kayla. Papa mau bicar sama Dia" kata Pak Hans.
"Iya Pah. ayo sayang kita ke kamar" kat Mama Via.
Mama Via pun membawa Kayla ke kamarnya. Pak Hans duduk dibangku bersebrangan dengan Laki-laki itu
"Saya nggak ngerti kenapa lagi-lagi Kayla mengalami kejadian buruk. Apa yang terjadi disana sebenarnya? dan kenapa kamu ada disana?" kata Pak Hans.
"Saya tidak tau kejadian awalnya. saat Saya lewat ditempat kejadian Saya hanya liat Kayla yang sedang dipaksa masuk kemobil mereka. Sedangkan Pak Min sudah tergeletak dijalan dengan luka tusuk diperutnya. dan Saya hanya mencoba membantu Kayla. dan melawan mereka." kata laki-laki itu.
"Tapi siapa mereka? dan kenapa mereka mengincar Kayla?" kata Pak Hans.
" untuk itu Saya nggak tau Pak. Saya sempat bertanya siapa orang yang menyuruh mereka. dan apa alasannya. tapi mereka bungkam. dan sial nya mereka berhasil kabur." kata Laki-laki itu.
"Ya Allah. kenapa harus Kayla." Pak Hans terlihat sangat frustasi.
Maasalah dengan perusahaannya saja belum beres dan semakin kacau. kini ada lagi masalah yang lebih besar keselamatan putri bungsunya. Bagaimana bisa Dia meninggalkan Kayla sedangkan Dia tau Kayla sedang diincar dan nyawanya dalam bahaya. apa yang harus dia lakukan.
""Saya bingung harus bagaimana. masalah baru dateng saat masalah lain belum selesai. Perusahaan saya sudah diujung tanduk.dan nyawa Kayla dalam bahaya." kata Pak Hans bingung.
Laki-laki itu juga kasihan melihat Pak Hans yang terlihat frustasi. Dia mengerti posisi Pak Hans. dan mungkin jika dia ada diposisinya pak Hans dia juga akan sangat bingung.
"Gimana bisa saya tinggalin Kayla saat nyawanya dalam bahaya. sedangkan para bodyguard yang saya minta untuk menjaga putri saya saja masih kecolongan. Dan orang yang saya yakin bisa membantu saya . syngnya Dia tidak berniat membantu saya menjaga Kayla." kata Pak Hans terdengar putus asa.
"Saya bersedia Pak." kata Laki-laki itu.
__ADS_1
"Apa?" tanya Pak Hans tidak percaya.
"Saya bersedia menerima permintaan Bapak. menikahi putri Bapak."