
Bimo Sudah pergi.
sementara Kayla masih terlihat sangat kesal. selera makan Kayla langsung hilang. Kayla masih tidak habis fikir dengan Bimo dan juga Albizar. bisa-bisanya Bimo mengaku sebagai kekasihnya. sedangkan Kayla begitu benci dengannya. bahkan Kayla tidak akan pernah lupa kejadian yang hampi merenggut kehormatannya. Dan semua gara-gara ulah Bimo
Dan bisa-bisanya laki-laki yang sudah sah sebagai suaminya hanya duduk diam sambil menikmati makannya. disaat sang isteri sedang bersitegang dengan laki-laki yang mengaku-ngaku sebagai kekasihnya. Kayla tidak habis pikir dengan laki-laki ini. sikapnya yang masih terlihat tenang. bahkan laki-laki ini sudah mengambil sumpah janji pernikahan dan akan menjaganya. tapi lihat lah sikap dan tingkah lakunya.
Kayla masih sangat kesal. bahkan selera makannya pun sudah enyah entah Kemana. terlebih melihat Albizar yang bersikap seolah tidak ada yang terjadi. rasanya amarahnya akan meledak jika dia tetap berada disini. Kayla berdiri. seketika temen-temen semejanya menatap Kayla termasuk Albizar. Kayla yang enggan menatap Albizar pun terlihat memalingkan wajahnya.
"Mau kemana Kay? makanan Loe belom abis" kata Syahnaz.
"Gue mau ke kelas. kalau kalian masih mau disini nggak apa-apa. Gue kekelas sendiri" kata Kayla bersiap pergi.
"Kay. diabisin dulu makannya. Loe baru makan dikit itu. lagian Si Bimo nya juga udah pergi. udah nggak usah dipikirin si Bimo itu. kalau tuh orang berani balik lagi biar kita yang hadepin" kata Bastian.
"Iya Kay. makan dulu ya." kata Kintan.
"Gue tetep mau ke kelas. kalian berdua kalau masih mau disini nggak apa-apa. Gue duluan ya" kata Kayla.
Syahnaz pun menahan Tangan Kayla. lalu kemudian Syahnaz dan Kintan ikut berdiri.
"Kita ikut Kay. Yaudah yuk" kata Kintan.
"Kita duluan ya" kata Syahnaz.
Kayla, Syahnaz dan juga Kintan pun pergi. Bastian, Iqbal pun hanya bisa memandangi Mereka. sedangkan Albizar terlihat sedang mengaduk-aduk mangkok makanannya. entah apa yang sedang ada dipikirannya.
"bener-bener yah tu si Bimo. apa-apa coba. dan LOE Al. sampe sekarang gue nggak habis pikir sama Loe." kata Bastian.
"Lah salah Gue apa?" tany Albizar masih asik mengaduk-aduk makanannya.
" Loe nanya apa salah Loe? bener-bener ya Loe?!" kata Bastian menahan kesal kepada sahabatnya.
"Iya Gue setuju kali ini sama Bastian. Gue juga nggak habis pikir sama Loe. bisa-bisanya Loe diem aja saat diusir sama Si Bimo. dan lagi Loe nggak ngebela diri Loe saat Loe diusir sama si Bimo. bahkan Loe diem aja saat kayla dipermaluin sama si Bimo." kata Iqbal.
"kali ini sikap Loe keterlaluan." kata Bastian.
"Kalian ini kenapa sih. ini masalah kecil. kenapa dibesar-besarin sih" kata Albizar.
"masalah kecil Loe bilang. Sumpah ya Gue nggak ngerti deh sama jalan pikiran Loe" kata Bastian.
"Denger. itu urusan pribadi mereka. sekarang siapa Gue. Gue nggak berhak ikut campur sama urusan mereka. dan lagi Gue disini tadi Gue liat gimana sikapnya Bimo. Dia masih dalam batasnya. dia nggak ngegertak Kayla apa lagi kasar sama Kayla. jadi nggak ada hak buat Gue ikut campur. lain urusan kalau dia udah kasar. jangan kan marah gue nggak akan ragu tonjok Dia kalau Dia sampe kasar dan bertindak diluar batas." kata Albizar.
"Sumpah ya. Gue nggak ngerti jalan pikiran Loe. tapi terserah Loe lah. toh percuma juga Gue marah-marah sama Loe. kalau menurut Loe sikap Loe udah paling bener. Gue bisa apa?" kata Bastian.
__ADS_1
" Gue ke kelas duluan ya. oh ya ini sekalian bayarin makanan Kayla sama temen-temennya."kata Albizar sambil mengeluarkan uang pecahan 100rb.
...****************...
bel sekolah pulang berbunyi. para murid pun berhburan keluar kelas. demikian hal nya dengan Kayla , Syahnaz dan Kintan. mereka pun berjalan ke halaman sekolah menunggu jemputan mereka. suasana hati Kayla pun berlangsung membaik. kini merek sedang asik mengobrol hal-hal yang lucu. Syahnaz dan Kintan berusaha keras mengembalikan mood sahabatnya yang sempat rusak akibat insiden istirahat tadi.
Demikian dengan Albizar. Albizar berserta kedua temannya juga berjalan ke tempat parkiran. Albizar melihat Kayla dan kedua temannya sednag asik mengobrol sambil menunggu supir mereka. Albizar pun membuka handphonenya dan mengetik sesuatu.
tiba-tiba ponsel Kayla bergetar. dan Dia melihat ada chat masuk.
^^^(Pak Min lagi anter Papa.^^^
^^^Loe bareng Gue pulangnya.^^^
^^^tunggu sampe temen Loe pada pulang)^^^
Kayla hanya membaca isi chat tersebut tanpa berniat membalasnya. Kayla melihat Albizar sedang menatap kearahnya. Kayla langsung memutuskan kontak mata mereka. tak lama datang supir Syahnaz.
"akhirnya Dateng juga. Kay, supir Loe gimana? Dia jemput nggak?. mau bareng aja apa gimana?. apa mau nunggu aja." kata Syahnaz.
"tadi sopir Daddy kasih kabar kalau ia lagi anterin Daddy. Gue ikut sama Loe aja deh. nggak apa-apa kan?" kata Kayla.
"ya nggak apa-apa dong. lagian udah lama juga kan kia nggak kumpul bareng. yaudah yuk masuk" kata Syahnaz
Kayla pun ikut masuk kedalam mobil Syahnaz. sebelum masuk Kayla sempat melihat kearah Albizar sebentar lalu langsung masuk kedalam mobil.
...****************...
"Assalamualaikum Mommy" kata Kayla saat sudah sampai di rumah. Kayla langsung mencium dan memeluk sang Mama.
Waalaikum salam sayang. sudah pulang" kata Mama Via.
"Assalamualaikum Tante." ucap salam Syahnaz dan juga Kintan.
"Waalaikum salam. ehh anak-anak cantik kesini juga toh. ayo masuk. kalian udah makan belom? mau makan nggak? biar Tante minta si bibi buat siapin" kata Mama Via.
"Nggak usah Tante. tadi udah makan kok. nggak apa-apa kan kita maen kesini?" kata Syahnaz.
"Loh kok ngomongnya gitu sih. ya nggak apa-apa dong. Tante malah seneng kalau kalian maen kesini. jadi Kayla ada temennya deh." kata Mama Via.
"Makasih Tante." kata Kintan dan Syahnaz.
"kalian mau keluar kah?" tanya Mama Via.
__ADS_1
"Nggak Tante. kita cuman mau cerita-cerita sambil nonton Drakor." kata Syahnaz.
"Oh yaudah. nanti Tante minta si bibi bawain cemilan sama minuman ke kamar Kayla buat nemenin kalian nonton Drakor." kata Mama Via
"Makasih mah. Yaudah kita ke kamar aku dulu ya." kata Kayla.
Kayla dan kedua temannya pun pergi kekamarnya Kayla. setelah beberapa saat mereka pergi telpon Mama Via berdering. dan terlihat Albizar menelponnya.
"Assalamualaikum nak. ada apa?" kata Mama Via
"waalaikumsalam Mah. maaf Al mau ana mama lagi ad dimana? dirumah bukan?" kata Albizar terdengar dari telpon.
"iya. emang kenapa nak?" kata Mama Via.
"emm.. Al mau tayna. apa Kay udah pulang mah?. soalnya tadi Al nggak bareng pulangnya sama Kayla. Al khawatir makanya Al tanya mau mastiin Kay udah sampe apa belum." kata Albizar.
"Kayla udah pulang kok. baru aja nyampe tadi bareng sama Syahnaz dan Kintan. udah tenang aja. sekarang mereka lagi dikamar kok. lagi mau nonton Drakor katanya. emang kamu dimana sekarang?" kata Mama Via.
"syukur lah kalau Kay udah pulang. sekarang Al lagi ditempat kerja Mah. maaf ya Mah, Al nggak anterin Kay pulang sekolah." kata Albizar.
"udah nggak apa-apa kok. yang penting kan Kayla selamat dan udah ada dirumah" Kata Mama Via.
" Yaudah Mah. gitu aja ya. sekarang Al mau lanjut kerja lagi. assalamualaikum" kata Albizar
"Waalaikumsalam."
telpon pun ditutup.
"Sebenernya ada apa ya. kenapa dari nada suaranya Al keliatan khawatir dan ngerasa bersalah. dan kenapa juga ya Kayla nggak pulang bareng Al. nggak mungkin kan kalau Al nggak mau anterin Kay pulang karena harus langsung kerja. apa ada sesuatu diantara mereka?" kata Mama Via
"apa jangan-jangan mereka lagi berantem? tapi kenapa? padahal pas bernagkat sekolah mereka baik-baik aja. aku harus tanya sama Kay nih" Kata Mama Via.
Mama Via pun pergi kekamar Kayla.
"Kay bisa ikut mama sebentar ada yang mau Mama omongin sama kamu" kata Mama Via.
"Iya Mom. kalian puter aja film nya." kata Kayla.
Kayla dan Mamanya pun pergi kekamar Mama Via. Mama Via pun mengajak Kayla duduk di ranjangnya.
"Ada apa Mom?" tanya Kayla.
"Mama mau tanya kamu kenapa pulang sama Syahnaz?" kata Mama Via
__ADS_1
"Tadi Kay dapet kabar katanya Pak Min lagi anterin Daddy. Yaudah Makanya Kayla ikut sama Syahnaz. ada apa emang Mom?" kata kata Kayla.
"nggak apa-apa. Mommy mau tanya apa kamu Berantem sama Al?" tanya Mama Via