Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Kalian Pacaran?


__ADS_3

"Pagi Den. silahkan sarapannya." kata simbok.


"Pagi mbok. Makasih ya mbok. oh ya Mbok. Non Kayla udah berangkat?" kata Albizar.


"kayaknya belum den. setelah ini simbok baru mau ke kamar Non Kay." kata simbok.


tak lama kemudian Kayla turun dari tangga dengan menggunakan seragam sekolah. Namun terlihat wajah Kayla begitu pucat dan badannya juga lemas.


"Ya ampun Non. Muka non Pucat banget loh non. non sakit?" kata si mbok terlihat khawati.


simbok langsung memeriksa dahi Kayla.


"Ya ampun Non. badan non panas ini. non demam hari ini non izin dulu ya. Nanti simbok yang telpon kesekolah non." kata simbok.


Albizar langsung mendekati Akyal. Al pun langsung mengecek suhu tubuh Kayla.


"Badan Kamu panas.hari ini kamu izin dulu. nggak usah sekolah ya." kata Albizar.


"apaan sih Al. Gue nggak apa-apa Kok. Gue mau tetep sekolah." kata Kayla bersikeras.


"Tapi Kay.." kata Albizar


"Gue bilang. Gue mau tetep sekolah. Gue kuat kok. Gue bisa jaga diri" kata Kayla tetap kekeuh.


melihat Kayla yang tetap bersikeras akhirnya Albizar terpaksa setuju. mengingat hubungannya dengan Kayla tidak begitu baik. Dia tidak ingin membuatnya semakin Parah.


"Oke. tapi hari ini loe sekolah bareng gue. dan disekolah Loe nggak boleh capek-capek. dan harus nurut apa kata Gue. No Debat " kata Albizar dengan tegas.


"Yaudah terserah Loe." kata Kayla tidak ingin berdebat.


...----------------...


"Udah jangan menyun aja. tar bibir Kamu maju 5senti loh" kata Albizar.


Kayla masih terus cemberut dari sepanjang jalan tadi. terlebih saat Albizar bersikeras menurunkannya ditempat parkir sekolah. para siswa SMA pelita sudah berdatangan. Apa yang akan dikatakan Mereka saat melihat dirinya yang turun satu mobil dengan Albizar. Kayla heran dengan sikap Albizar ini. Albizar sendiri yang minta hubungan mereka dirahasiakan tapi justru tingkahnya ini membuat semua orang curiga.


"Tau Ah." kata Kayla yang sudah kehabisan akal dan tenaga untuk meladeni tingkah Albizar padanya hari ini.


"Eh tar dulu. jangan dulu keluar." kata Albizar.


Albizar segera keluar dari mobil dan berbalik menuju sisi pintu lainnya. Albizar pun membukakan pintu mobil untuk Kayla. hal ini sangat diluar dugaan. walau sempat ragu tapi Kayla memutuskan untuk tetap keluar. benar saja dugaannya. para murid yang melihat pun heboh.


"Loe ini ya. Gue udah bilang nggak usah. ngga liat tuh semua orang ngeliat kita." kata Kayla sambil berbisik.


"Udah nggak usah dipikirin kata mereka. Yaudah yuk ke kelas sini biar Aku bantu." kata Albizar.


"Nggak usah. Gue nggak selemah itu Gue bisa sendiri.!" kata Kayla ketus.

__ADS_1


"Ekhhmmm..eekhhhmmm."


tiba-tiba Syahnaz Kintan, Iqban dan Bastian udah berada dibelakang Kayla dan Albizar.


"Loe kenapa Kay? Loe sakit? muka Loe pucet banget" tanya Bastian.


" Iya Kay. muka Loe pucet. Loe sakit? kok Loe masuk sih kalau sakit?" kata Syahnaz.


"Iya Kay . kenapa nggak izin aja? Loe bisa istirahat di rumah" kata Kintan.


"Nggak apa-apa kok. masih kuat buat sekolah mah lagian dirumah Gue bosen sendirian. cuman sama Simbok." kata Kayla beralasan.


"Tapi Kay. kok loe bisa bareng sama Al sih? jangan bilang kalian berangkat bareng?" tany Bastian.


"Kalau Gue bareng sama Kayla Kenapa?" kata Albizar.


"apa? Seriusan? emang kalian ada hubungan apa?. atau jangan-jangan kalian ada something.." kata Kintan.


"bukan gitu. tadi Gue kan nyetir sendiri. ya gue lagi pengen aja bawa mobil sendiri. tapi tiba-tiba kepala Gue pusing banget. dan nggak sengaja hampir nambrak." kata Kayla.


Albizar tidak menyangka Kayla rela berbohong pada teman-temannya hanya untuk menutupi prihal ini. dan entah kenapa rasanya sakit saat Kayla menyangkalnya. bukankah ini sudah menjadi kesepakatan mereka berdua?.


"seriusan Kay Loe hampir tabrakan? loe ini kenapa ceroboh banget sih. tapi Loe nggak apa-apa kan? ada yang sakit nggak?" kata Syahnaz.


"alhamdulillah, gue nggak apa-apa." kat Kayla.


"tadi Al yangbantuin Gue." kata Kayla.


"Kalian mau ke kelas atau mau interogasi Kayla.nggak liat tuh Kayla udah lemes gitu?" kata Kayla


mereka pun berjalan ke kelas. Albizar mengikuti Kayla dari belakang. Syahnaz, Kintan, Bastian dan juga Iqbal merasa ada yang aneh dengan sikap Albizar pada Kayla. ingin rasanya mereka menanyakan hal ini pada mereka. Tapi sepertinya ini bukan waktu yang tepan untuk mereka tanyakan.


saat sudah sampai didepan kelas Kayla. mereka berpapasan dengan Azka.


"Pagi Kay. Kamu sudah sarapan belum? kalau belum kita sarapan bareng yuk dikantin" kata Azka.


dari belakang Albizar teus memperhatikan interaksi keduanya. Albizar berusaha menahan diri agar tidka terpancing. sementara Kayla merasa tidak enak hati. entah kenapa dia merasa seperti serba salah.


"Makasih. tapi Gue udah sarapan. Gue masuk duluan ya" kata Kayla


Kayla pun masuk kedalam kelasnya bersama Kintan dan Syahnaz. setelah melihat Kayla duduk di bangkunya Albizar melanjutkan langkahnya menuju kelasnya.


Kayla yang merasa krpalanya pening pun langsung meletakkan kepalanya diatas meja. tubuhnya juga terasa lemas tidak bertenaga. Syahnaz dnay Kintan pun memeriksa dahi Kayla.


"Kay badan Loe panas tau. pulang aja ya?. " kata Syahnaz.


"Engga" jawab Kayla lemah dan singkat

__ADS_1


"Tapi Kay." kata Kinta.


"Nggak Tan" kata Kayla.


tiba-tiba Albizar masuk kedalam kelas Kayla dan berdiri disamping bangku Kayla. semua teman dikelas Kayla heran. Albizar langsung menbungkukan badannya. dengan lembut Albizar memijit kening dan kepala Kayla.


"Apanya yang sakit Kay?. Kita pulang aja ya?" kata Albizar lembut.


Kayla menggelengkan kepalanya.


"Ya udah kita ke UKS aja ya." kata Albizar.


"enggak Al. Gue nggak apa-apa." kata Kayla lagi.


Albizar bingung bagaimana lagi caranya membujuk Kayla. tak lama bel berbunyi.


"Udah Al. masuk gih. Gue nggak apa-apa." kata Kayla


"Serius?" kata Albizar


"Iya Al. udah ke kelas gih " kata Kayla.


dengan perasaan tidak yakin pun Albizar terpaksa meninggalkan Kayla dikelas.


"Iya" Kata Kayla.


"Yaudah aku kekelas dulu. nanti aku kesini lagi. kamu baik-baik ya. kalau nggak kuat izin ke UKS aja ya" kata Albizar penuh perhatian.


Kayla mengangguk.


lagi-lagi semua orang dibuat terpana. kini mereka semakin yakin jika ada sesuatu diantara Kayla dengan Albizar. setelah Albizar keluar dari kelasnya Kayla. mulai terdengar riuh suara teman-teman sekelas Kayla. bagi mereka perbuatan Albizar barusan adalah signal jika diantara mereka memeang memiliki hubungan.


Kayla yang saat ini sedang sakit mau tidak mau harus siap menghadapi berbagai pertanyaan yang akan diajukan teman-temannya. Kayla sendiri heran dengan tingkah Albizar. namun sisi lain Kayla juga senang karena Albizar masih perhatian padanya meskipun berulang kali Kayla bersikap kurang baik padanya. dan dengan sikap Albizar ini perlahan Kayla mulai bisa memaafkan Albizar.


"Kay, jadi kalian ini pacaran ya?" tanya salah satu temannya


"Dari kapan Kalian pacaran?" kata yang lainnya.


"Kalau kalian pacaran. tapi kenapa sikap kalian selama ini kayak bukan pasangan. apa kalian Backstreet ya" kata yang lainnya.


Kayla bingung harus jawab apa. Syahnaz dan Kintan tau kalau Kayla kebingungan buat menjawabnya. walaupun Syahnaz dan Kintan juga penasaran. tapi mereka tidak ingin dengan kondisi Kayla yang kurang sehat ini semakin bingung.


"Kalian bisa nggak jangan tanya-tanya dulu. nggak liat apa Kayla lagi nggak enak badan. biarin Kayla istirahat dulu." kata Syahnaz.


"Iya. dan kalau kalian penasaran. mending kalian tanyin langsung aja sama Al " kata Kintan.


Kayla sendiri merasa bersalah pada kedua sahabatnya ini. mereka berdua bahkan masih mau membelanya saat mereka sendiri mengharapkan jawaban yang sama seperti yang lainnya. kini Kayla merasa tidak yakin akan sanggup merahasiakan hal ini dari kedua sahabatnya. Kayla janji jika saat nya sudah tepat dia akan memberitahu hal ini pada kedua sahabatnya.

__ADS_1


__ADS_2