
"Selamat pagi?"
Ucap Kasumi singkat, dia menyapa seseorang yang sedang masak di dapur, itu adalah Miya. Dia berbalik, wajahnya tersenyum begitu melihat sosok Kasumi yang berdiri di ambang pintu, di belakangnya ada Alexis yang mengikuti. Dia sama sekali tak berbicara apapun.
"Selamat pagi nona, apakah anda lapar? Saya sedang memasak sup dan roti, saya harap anda menyukai makanan sederhana ini"
Miya melanjutkan acara masaknya sambil bersenandung, Kasumi mendekat ke arahnya kemudian menatap apa yang dia masak.
'Syukurlah masakan ini terlihat bisa di makan, aku khawatir dia sama seperti ibu yang tak pandai memasak sesuatu'
Ucap batin Kasumi, merasa bersyukur. Untungnya hanya wajahnya saja yang mirip, namun kemampuannya yang lain tidak.
Dia bersyukur sekaligus agak kecewa, sudah di pastikan jika dia bukanlah ibunya.
'Lagipula ibu tidak mungkin hidup di periode waktu sekarang,'
Kasumi menghela nafas singkat, helaan yang berat.
"Ada apa? Apa anda tidak suka sup?"
Ujar Miya bertanya pada Kasumi yang terlihat lesu, Kasumi langsung menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Tidak! Saya suka sup"
Mendengar jawaban itu membuat Miya tersenyum senang, dia khawatir jika Kasumi tidak suka itu.
Apa untungnya memasak sesuatu yang tak di sukai tamu?
"Syukurlah, saya pikir anda tidak suka"
Kasumi cengengesan, untung saja dia tidak membuat Miya kecewa.
Matanya menatap sekeliling, memperhatikan suasana dapur yang sepi. Tidak ada orang lain selain mereka berdua, sepertinya para juru masak pun sudah berhenti bekerja jadi Miya harus melakukan itu sendiri.
"Apakah ada yang perlu saya bantu?"
Ucap Kasumi, mengajukan diri. Miya berbalik menatap Kasumi kemudian melambaikan tangannya.
"Tidak usah, tamu hanya perlu diam saja. Lagipula ini hampir selesai, saya hanya menunggu beri yang di ambil oleh Yula"
Kasumi mengangguk paham, dia berjalan ke arah kursi yang tersedia kemudian duduk, menunggu dengan tenang seperti yang di katakan Miya.
Alexis juga ikut duduk, awalnya dia hanya akan berdiri di samping Kasumi, tapi Kasumi menyuruhnya duduk jadi dia pun menurutinya.
Mata hijaunya yang di warnai oleh sihir masih memperhatikan Miya, secara fisik dia memang mirip dengan ibunya. Mungkin Miya memang benar nenek moyangnya, dan ibu Kahill memiliki gen yang kental dengan dia.
Jika reinkarnasi benar-benar ada, maka Kasumi akan percaya jika ibunya adalah reinkarnasi Miya di masa depan.
'Aku saja berpindah jiwa, jadi kemungkinan reinkarnasi juga ada kan?'
Dia memikirkannya sekarang.
"Aku kembali"
Ucap seorang pria dari balik pintu, dia menatap Kasumi yang sedang duduk memperhatikan Miya.
"Yula? Kenapa lama sekali?"
"Aku mengambil beberapa apel, itu cukup banyak untuk semuanya"
Yula membalas singkat tanpa menjelaskannya secara detail, dia menaruh keranjang buah di atas meja tepat di depan Kasumi.
"Ini masih segar dan ranum"
"Ah, terima kasih"
Yula mengangguk kemudian keluar dari dapur meninggalkan Kasumi, Alexis dan Miya yang sedang menata makanan, tak lama kemudian Elios datang.
"Tuan putri, anda bangun pagi sekali"
Ujar Elios, dia duduk di samping kursi Kasumi. Kasumi jadi duduk di tengah antara Alexis dan Elios.
"Aku terbangun tadi"
"Begitu?"
"Iya"
Percakapan singkat itu berakhir, Elios mengambil mangkuk sup yang sudah terisi penuh lalu mulai memakannya dengan santai.
Alexis makan setelah Kasumi mengambil makanan.
Lagi-lagi rasa sup itu membuat Kasumi terkejut, itu karena rasanya yang sama seperti sup yang biasa dia makan saat menjadi Kahill.
Gurih dan manis bercampur jadi satu, ditambah dengan roti dan buah beri yang masam membuatnya sempurna.
'Aku jadi merindukan rumah sekarang'
Meskipun kehidupannya yang dulu sangat sibuk dengan pekerjaan, namun Kasumi sedikit menyukainya. Saat sudah kehilangan itu membuatnya sedikit rindu sekarang, tapi rasa rindunya itu terbayarkan hanya dengan sup hangat buatan Miya.
'Dia memang benar nenek moyang ku'
Kasumi tersenyum tipis di sela acara makannya, dia senang bisa bertemu keluarganya lagi meskipun dirinya bukan dia yang dulu.
"Kapan kalian akan pergi?"
Setelah selesai makan, Kasumi membantu Miya di dapur. Elios pergi duluan, dia bilang ada sedikit urusan jadi dia pamit.
__ADS_1
Sedangkan Alexis ikut diam di dapur, ikut membantu Kasumi dan Miya. Dia tidak bisa membiarkan tuan putrinya bekerja, sedangkan dia diam saja.
"Mungkin dua hari lagi, katanya jalan yang baru akan selesai saat itu"
Jawab Kasumi, tangannya dengan cekatan mengelap piring. Alexis hanya menyimak sambil mencuci piring, sebenarnya dia terkejut karena Kasumi bisa melakukan pekerjaan dapur meskipun itu hanya hal sederhana.
Miya mengangguk paham, itu waktu yang sebentar. Dalam lubuk hatinya dia masih ingin mengobrol dengan Kasumi, meskipun Yula sudah memperingatinya untuk tidak terlalu dekat dengan mereka.
Namun hati nuraninya tidak mau menerima itu, Miya tetap ingin dekat dengan Kasumi.
Setelah beberapa menit pekerjaan dapur itu selesai, Miya menatap Kasumi sejenak, kemudian ia berbicara.
"Apakah anda ingin berkeliling? Bunga anggrek bulan di taman sedang mekar sekarang, itu pasti akan terlihat indah"
Kasumi mengangguk pada ajakan Miya, dia pun sudah lama tak melihat bunga itu.
Bunga anggrek bulan cukup langka saat Kahill hidup, dia hanya bisa melihatnya di luar negeri. Itupun hanya beberapa tahun sekali, karena pada saat itu pertumbuhan bunga sangat lambat sehingga butuh waktu lama untuk memamerkan keindahannya.
Kasumi, Miya dan Alexis berjalan keluar, suasananya lebih sepi karena mansion ini berada agak jauh dari pusat kota.
Taman yang Miya katakan cukup jauh, mereka harus melewati beberapa pohon besar dan sungai setelah itu barulah mereka sampai di tempat tujuan.
Dari jarak beberapa menit wangi anggrek sudah tercium, sangat wangi.
"Ini indah"
Kasumi terpesona oleh keindahan bunga yang menempel di setiap pohon besar yang ada di sana, bunganya berwarna putih menjuntai dengan indah, mahkota bunga bagian dalamnya berwarna emas.
Jumlah mereka cukup banyak untuk membuat harum yang semerbak dari jarak yang agak jauh, tak hanya mereka yang terpikat dengan wanginya, para kupu-kupu pun ikut menikmati keindahan bunga itu.
Kelopak bunga anggrek terlihat agak bercahaya, jika malam mungkin itu akan terlihat lebih indah lagi.
"Jika malam bunga ini akan menampilkan cahayanya yang cantik, di bawah sinar bulan dia mengeluarkan aura pengundang peri yang bisa mengabulkan permohonan. Apakah anda percaya itu?"
Ucapan Miya membuat Kasumi teringat tentang mitos bunga anggrek bulan, konon katanya bunga itu lahir dari Dewi bulan yang jatuh cinta pada dewa bumi.
Bunga anggrek bulan di turunkan ke bumi untuk makhluk bumi yang amat di cintai dewa bumi, anggrek itu bisa menarik peri dan mengabulkan permohonan sebagai bentuk rasa cinta Dewi bulan.
Cerita itu selalu berubah, Kasumi tidak tahu akhir dari kisah itu namun pada akhirnya semuanya hanya mitos saja.
'Yah peri yang bisa mengabulkan permohonan itu juga hanya mitos, meskipun demon, elf dan naga itu ada tapi tidak dengan peri yang seperti itu'
"Saya tidak percaya itu"
Miya menatap Kasumi terkejut, kemudian ia tertawa.
"Ternyata anda lebih dewasa ya, berbeda dengan umur anda yang masih muda"
"Apakah begitu?"
"Apa permintaan itu terkabul?"
Miya menggelengkan kepalanya pelan, wajahnya agak kecewa.
"Tidak selalu, tapi beberapa anak ada yang permohonannya dikabulkan."
Dia menjeda ucapannya sejenak, mata birunya yang dalam menatap bunga anggrek bulan dengan tatapan yang tulus.
"Sejak saat itu aku selalu mengatakan permohonan yang sama, berharap itu akan terkabulkan suatu saat nanti"
Ucapannya terdengar berat, matanya menampilkan harapan tak pasti. Sudah berapa lama Miya berharap tentang permohonan itu? Kasumi menatapnya dengan penuh simpati, dia ingin bertanya apa permohonan yang Miya miliki, namun dia enggan untuk menanyakannya.
'Aku ingin mengabulkan permohonan nenek moyang ku'
bonus dari penulis:)
Terimakasih sudah baca, like dan komen^^
biodata karakter(yg muncul baru-baru ini)
Nama:Kasumi hansa Cyrano
status:jiwa asli sudah hilang dan di ganti oleh jiwa lain.{campuran antara Demon dan ras suci}
Mata(merah tua) rambut( coklat)
jabatan:putri dari kerajaan Cyrent
umur:saat ini 9 tahun
Nama:Rheaa Cyrano
status:death(mati){setengah Ras suci}
Mata(biru muda) rambut(coklat)
jabatan:ratu kerajaan Cyrent
umur:saat mati 40 tahun.
catatan:karna Rheaa adalah rakyat biasa dia tak memiliki nama tengah dan nama akhir sebelum menikah dengan Cendric,saat sudah menikah dan jadi ratu dia memiliki nama akhir(marga) dan menjadi bangsawan biasa.
__ADS_1
Nama:Cendric Afanas Cyrano
status:life(hidup){demon king}
Mata(merah tua) rambut(merah)
jabatan:raja iblis kerajaan Cyrent
umur:yang pasti dia udah sangat sepuh,tapi awet muda.
catatan:hanya Cendric saja yang memiliki tanduk,itu menandakan bahwa dia memiliki kekuatan yang besar namun sangat rawan berubah menjadi iblis jahat.Jika dia berubah jadi iblis jahat maka tanduk itu akan menjadi merah.
Nama:Alice Selyn Javier
Status :life (hidup){vampire}
Mata(ungu) rambut(silver)
jabatan:putri bungsu dari bangsawan agung Javier,memiliki 2 orang kakak laki-laki.
umur:saat ini 11 tahun
Nama:Poliana Javier
Status :life (hidup){vampire }
Mata(merah muda) rambut(silver)
jabatan:Istri dari bangsawan agung Javier
umur:sudah sepuh juga tapi dia 100 tahun lebih muda dari suaminya.
Nama:Black Roman Javier
status:life (hidup){Vampire}
Mata(ungu) rambut( pirang)
jabatan:Marquess di kerajaan Cyrent,sahabat Cendric,komandan pasukan militer kerajaan.
umur:dah lah dia juga sepuh!
catatan:dia menikah dengan seorang iblis karena sama-sama memiliki umur yang panjang,Black tidak suka jika dia menikah dengan sesama vampir(gak tau kenapa),karena itu dia memilih untuk menikah dengan iblis dan tinggal di wilayah raja iblis Timur daripada di tempat vampir di selatan.
Nama:Elios Jovan
status:life(hidup),{Half Demon}
Mata(merah muda) rambut( putih)
jabatan:perdana mentri kerajaan Cyrent,sahabat Rheaa,Cendric dan Black,seorang Duke yang belum menikah ✅(Elios bukan bangsawan agung karena Duke Jovan itu hanya bangsawan biasa)
mohon maaf banget karena penulis tak bisa gambar jadi ilustrasi karakternya memanfaatkan situs yang ada,saya memakai P****w(sengaja di sensor hehe).
oh ada beberapa info yang perlu kalian tau juga.Siapa tau ada yang penasaran kan.
apa sih bedanya bangsawan agung dan bangsawan biasa di novel ini?
bangsawan agung adalah orang yang dulu menyegel iblis jahat. {Cendric,Black,raja Dracovillia, Ratu Ataya dari kerajaan Elfy dan ratu Suzue dari kerajaan Koto} (nanti akan ada penjelasan lebih lanjut). karna jasa yang mereka lakukan sangat besar jadi mereka di sebut sebagai bangsawan agung begitu juga keturunan mereka nanti.
mereka memiliki nama tengah jadi namanya ada 3 suku kata, sedangkan bangsawan biasa hanya memiliki 2 suku kata dan rakyat hanya memiliki 1 suku kata.(ini hanya berlaku di dunia dalam saja, jika di dunia luar dan tengah beda lagi)
Rheea kan nikah sama Cendric yg raja iblis dan bangsawan agung kok namanya hanya 2 dan enggak 3 sedangkan Kasumi memiliki 3 suku kata?
Rheea rakyat biasa, dia di jadiin ratu pun banyak yg gak setuju tapi karena Cendric bersikeras dan 'menekan' para tetua di kerajaan maka holaa!jadilah dia Ratu, meskipun dia jadi ratu namun dia tak memiliki nama tengah karena memang asalnya rakyat jadi dia cmn naik 1 pangkat jadi bangsawan biasa. jabatan dia juga bentar karena keburu mati, setengah ras suci dan manusia memiliki umur pendek. kecuali jika Rheea adalah ras suci murni, maka umurnya akan sama seperti elf(bisa sampai ratusan tahun)
gimana dengan Kasumi? lho dia kan keturunan dari Cendric jadi secara otomatis dia jadi bangsawan agung meskipun ibunya rakyat.
tambahan:
jika Cendric, Black dan Elios satu akademi.
Elios(yang tengah):"Cendric sialan!bisakah kau memegang kaki ku dengan benar!?aku sedang sakit di sini!"
menggerutu sambil menahan rasa sakit,Cendric semakin menarik kaki Elios dengan keras.
Cendric(yang depan):"hmph!diam dan terima saja!aku sudah benar membawa kau seperti ini.kan Black?"
meminta dukungan pada Black,dia tertawa canggung sambil berkeringat kelelahan.
Black(yang ujung):"ku mohon jangan bertengkar lagi!"dia sudah lelah dengan pertengkaran Cendric dan Elios yang sangat sering terjadi.
terimakasih sudah baca dan mampir
(´ ▽`).。o♡
mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau typo 😅
__ADS_1