Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
bab 65-Perang?


__ADS_3

"kalian semua keluarlah, tak ada hal gawat yang terjadi."


Raja terlebih dahulu memerintahkan pada para ksatria yang masuk ke sana, mereka mengangguk lalu menuruti apa perintah raja.


Ia menghembuskan nafasnya, kemudian menatap dengan serius.


"Di dunia dalam, sedang terjadi perang dengan iblis jahat sekarang"


Kasumi membulatkan matanya terkejut, ia pun mulai membuka mulutnya.


"A..apa?"


Kasumi terlihat tak mempercayai itu, lebih tepatnya dia tak ingin percaya. Tapi jika itu benar, artinya ayah Kasumi dan yang lainnya sedang bertarung sekarang, sedangkan dia malah diam di dunia tengah dengan keadaan aman.


Kasumi mengigit bibir bawahnya, ia ingin segera pergi dari sini dan ikut membantu Cendric dan yang lainnya, kondisi Kasumi sudah baik sekarang, dia pun memiliki tubuh yang cukup kuat dan kekuatan yang besar.


Jadi, itu pasti cukup untuk membantu. Lagipula, katanya Kasumi adalah anak dalam ramalan jadi melawan iblis jahat itu pasti sudah menjadi tugasnya.


"Aku harus pergi!"


Kasumi berdiri dari duduknya, ia hendak melangkah keluar dari sana namun Kairo segera menarik tangannya untuk kembali duduk.


"Duduk, kau tak akan nekad datang ke sana untuk membantu bukan?"


Kasumi tersentak saat Kairo tahu apa yang ingin dia lakukan, biasanya Kasumi akan langsung menuruti perintah Kairo namun kali ini dia ingin membantah.


"Tidak mau, saya akan ke dunia dalam sekarang"


Aura demon Kasumi kembali keluar, namun jangkauannya tak seluas tadi. Kasumi memusatkan auranya itu di ruangan ini saja, dia menatap Kairo dengan tatapan datar lalu berusaha menepis tangannya.


"Lepaskan saya!"


Tapi, seberapa kuat pun Kasumi berusaha. Tangannya tak bisa keluar dari cengkraman tangan Kairo, padahal itu tak sekuat kelihatannya.


"Ratu Ataya menitipkan kamu pada kami, tuan Duke pun menyetujui itu. Karena kamu belum bertemu dengan kedua pasanganmu, maka kondisi kamu belum stabil untuk ikut bertarung."


Mata Kasumi beralih menatap ke arah ratu yang berbicara, apa yang ratu bicarakan itu benar. Kasumi tahu itu, tapi tetap saja ia ingin membantu ayahnya dalam perang.


Kasumi langsung diam, ia menundukkan kepalanya dengan perasaan kesal. Kekuatan yang dia miliki akan menjadi beban saat dia tak bisa mengendalikannya, percuma saja jika itu luar biasa dan kuat tapi bisa melukai orang-orang tak bersalah.


Untuk mengatasi kekuatan itu, Kasumi membutuhkan pasangan yang bisa membantunya.


"Aku tak tahu siapa pasangan ku,"


Kasumi berkata jujur, ia tak tahu pasangan yang di takdir kan untuknya siapa. Raja berdiri dari duduknya, ia mendekat ke arah Yohan lalu menepuk punggungnya dengan kasar.


"Uhuk!"


Yohan langsung terbatuk saat ayahnya melakukan itu, ia heran mengapa sang ayah melakukannya.


"Tentu saja pasangan pertama mu adalah putra kami, karena itu kami berniat menikahkan mu dengan Yohan secepatnya."


Raja mengatakannya dengan wajah yang bangga, sedangkan Yohan langsung terkejut.


"E..eh ayah?"

__ADS_1


Yohan menjadi kikuk, ia baru tahu tentang itu sekarang. Begitupun dengan Kasumi, saat mata mereka saling bertatapan Yohan dan Kasumi langsung saling memalingkan pandangan mereka.


Ratu yang melihat tingkah putranya itu merasa lucu, ia pun tertawa kecil karenanya.


"Reaksi kalian sangat lucu, seberapa jauh hubungan kalian di belakang kami sampai Yohan meminta untuk mengirim surat lamaran?"


"Kami hanya pernah ciuman!"


"Kami tak melakukan apapun!"


Tak sengaja, Yohan keceplosan. Dia mengatakan hal sebenarnya sedangkan Kasumi berbohong.


Mendengar jawaban yang tak sinkron itu membuat semua orang di sana, kecuali Kairo tersenyum nakal sambil menatap Yohan dan Kasumi.


Wajah Kasumi menjadi merah, ia merasakan perasaan buruk sekarang.


'mereka pasti akan menggoda kami!'


Sesuai dengan apa yang Kasumi pikirkan, raja pun mulai menggoda Yohan yang ada di dekatnya.


"Apa ini? Putra ku ternyata sudah melangkah agak jauh ya. Apa mungkin sebentar lagi aku akan menjadi kakek?"


"Ayah!"


Raja sangat suka menggoda anaknya itu, suasana tegang tadi hilang untuk sementara karena tawa mereka.


'Dua pasangan ya, siapa satu lagi? Kak Rion? Tidak, dari yang aku tahu kak Rion memiliki tunangan. Jadi siapa?'


Kasumi berpikir keras untuk mengetahui pasangan keduanya, ia benar-benar buntu, tak ada nama yang dia pikirkan untuk menjadi pasangannya.


Ia menatap Kairo, melihat Kasumi yang menatapnya Kairo pun langsung menggelengkan kepalanya.


Kairo mengatakan itu dengan wajah datarnya, Kasumi menghembuskan nafas pendek ia pun tak terlalu mengharapkan itu.


Padahal laki-laki yang dekat dengan Kasumi tidak banyak, tapi bisa-bisanya ia tak menemukan satu nama untuk jawaban terakhir.


'apa mungkin, aku belum pernah bertemu pasangan kedua ku?'


Saat Kasumi sibuk memikirkan pasangan keduanya, Julius tiba-tiba saja muncul di belakang Kairo. Dia datang bersama seorang gadis Elf yang tak pernah Kasumi lihat.


"Dita? Mengapa kamu datang bersama Julius?"


Kairo bertanya pada gadis itu, dia memanggilnya Dita dan sepertinya mereka saling kenal.


Dita menunduk hormat, kemudian menjawab pertanyaan Kairo.


"Saya menerima pesan dari ratu untuk menjemput anda, saat di perjalanan saya bertemu dengan tuan Julius yang kebetulan memiliki urusan dengan anda juga,"


Kairo mengangguk paham, dia tak terlalu mempertanyakan alasan adiknya untuk menyuruh dia pulang.


Julius melewati Kairo, ia mendekat ke arah Kasumi yang sepertinya masih memikirkan masalah tadi.


"Kita harus membagi kekuatan mu, si iblis jahat itu, dia tak ikut berperang di garis depan melawan Cendric, jadi sepertinya sekarang dia sedang mencari mu karena tahu kondisi mu masih belum stabil"


Mata Kasumi langsung membulat sempurna, jika iblis jahat tak bertarung di garis depan maka dia masih berkeliaran entah di mana.

__ADS_1


Tak banyak bertanya, Kasumi langsung mengangguk setuju. Setelah itu dia pergi mengikuti Julius untuk membagi kekuatannya dengan Yohan.


"Ayo Yohan!"


Sambil berlari, Kasumi menarik Yohan yang merasa bingung dengan apa yang tejadi.


Julius menjentikkan jarinya, kemudian sebuah gate kecil muncul di depan mereka. Setelah itu mereka langsung masuk ke dalam sana.


"Ibu, apakah ini penculikan pangeran secara terang-terangan?"


Zeus yang masih di sana bertanya pada sang ibu, banyak kejadian tak terduga terjadi hari ini. Ratu menggelengkan kepalanya, ia tak tahu harus menyebut situasi ini apa.


"Tenang saja, adik mu tak di culik. Dia sedang menjemput jodohnya, saat dia kembali nanti kita akan mengadakan pernikahan yang mewah"


Raja menjawab dengan tenang sambil menyeruput teh hangat seolah tak ada hal aneh terjadi, dia melirik ke arah Kairo yang masih ada di sana lalu menawarkan padanya secangkir teh.


"Apa anda ingin teh tuan?"


Kairo menggelengkan kepalanya, ia menolak itu.


"Tidak, saya akan kembali ke kerajaan koto."


Setelah itu Kairo dan Dita menghilang, suasana kembali sepi. Namun itu tak bertahan lama.


"Yang mulia! Yang mulia!"


Seorang pria masuk ke dalam ruang makan dengan wajah yang khawatir, dia tergesa-gesa sampai tak menyadari penampilannya yang tak rapi saat menghadap raja di negaranya.


"Ada apa?"


Raja menanggapi itu dengan tenang, ia seolah tahu apa yang akan di laporkan pria itu.


"Terjadi penyerangan di gerbang timur! saya juga mendapat laporan jika beberapa orang di kerajaan sebrang saling membantai satu sama lain. Mereka meminta bantuan pada kita"


"Kirimkan ksatria suci yang kita miliki ke kerajaan Hyun-ra, pastikan mereka menemukan orang yang menyebabkan itu terjadi,"


Pria itu mengangguk, ia bernafas lega karena raja sudah siap dengan solusi atas masalah yang terjadi.


"Untuk penyerangan di gerbang barat, lakukan evakuasi darurat pada seluruh warga, aku akan turun tangan langsung"


"Baik!"


Raja menoleh ke arah Zeus dan istrinya yang sedang duduk duduk.


Ia langsung memberikan perintah pada mereka.


"Ratu akan mengurus masalah di istana, dan Zeus, kau ikut membantu"


Zeus mengerutkan keningnya seolah tak suka, namun beberapa detik kemudian ia mulai menyeringai.


"Ah, ayah tahu saja aku sedang bosan. Mari kita bunuh orang yang membuat ribut itu hehe"


Meskipun skill milik Zeus lebih lemah dari Yohan, tapi dia pun memiliki keunggulan dalam pertarung.


Note:

__ADS_1


Kerajaan Hyun-ra adalah kerajaan yang di pimpin oleh Leonardo, tunangan Miya.


terimakasih sudah baca, like dan komen ( ◜‿◝ )♡


__ADS_2