
"aku adalah orang yang telah menolong kalian waktu penyihir datang ke sini, apa kalian tak ingat padaku?"
Kasumi berusaha meyakinkan mereka agar bisa masuk ke sana, namun seberapa keras dia berusaha mereka tak mempercayai itu.
"Mana mungkin! Orang yang menolong kami memiliki rambut putih dan beliau tak memiliki aura yang terasa seperti demon, beliau itu Dewi yang di pilih oleh pohon putih!"
Namun sepertinya usaha Kasumi tak membuahkan hasil, dia malah menerima penolakan yang lebih jelas dari mereka.
'setiap aku memakai cincin pengubah wujud maka aura demon milik ku akan di tekan sehingga itu tak terasa oleh orang luar, jelas banget mereka tak percaya padaku'
Sekarang Kasumi mulai bingung, dia tak bisa membuktikan dirinya. Di sini pun tak ada Rion, Yula ataupun Miya untuk membantu dia.
Jika Kasumi kembali ke kuil dan bertemu saintess, itu akan memakan banyak waktu sedangkan Julius mengatakan mereka harus cepat-cepat menyelesaikan ini.
"Maaf, apa wanita yang kalian maksud memiliki rambut putih panjang dengan mata merah jambu?"
Kasumi berbalik dan melihat ke arah Elios yang tiba-tiba saja bergabung dalam percakapan, wajahnya memperlihatkan ketertarikan saat mereka membahas tentang Kasumi ketika memakai cincin pengubah wujud.
Orang yang menghunuskan senjata pada Kasumi tadi mengangguk dengan semangat, ia pun menyingkirkan senjata yang dia pegang tadi. Anehnya tak terlihat penolakan saat Elios berusaha berbicara dengan mereka.
Ia menjawab pertanyaan dari Elios dengan senang hati.
"Benar! Beliau adalah sosok tercantik dan ter-agung yang pernah kami lihat"
Elios menghembuskan nafas lega, dia pikir wanita yang dia tahu itu sama dengan yang mereka maksud.
Ia pun mengangguk setuju dengan ucapan serigala putih itu.
"Betul, beliau memang cantik. Apa benar beliau adalah Dewi? Kapan beliau membantu kalian?"
Salah satu beast serigala putih yang ada di belakang mulai angkat bicara, dia pun merasa senang karena ada seseorang memiliki pandangan yang sama dengan mereka.
"Iya, beliau adalah Dewi yang di pilih oleh pohon putih. Waktu itu tetua kami mendengar ucapan pohon putih yang memilih beliau,"
"Itu menakjubkan, aku harap waktu itu aku melihatnya sendiri"
Elios jelas sekali tertarik dengan topik itu, melihat ketertarikan yang Elios tunjukkan membuat kumpulan beast serigala putih itu senang dengan kehadiran Elios. Mereka terus saja membicarakan topik yang sama.
"Oh, dan bagaimana anda kenal dengan Dewi kami?"
Beast serigala putih yang lain bertanya pada Elios, dan Elios pun menjawab pertanyaan itu dengan senang hati. Ia tak akan pernah bisa melupakan pertemuan pertama mereka.
"Waktu itu beliau jatuh tepat di depan saya, pertama kali melihatnya aku pun langsung jatuh hati pada pesona yang beliau miliki. Itu mirip seperti-"
__ADS_1
Elios menjeda ucapannya sejenak, ia melirik ke arah Kasumi yang sedang bingung memikirkan sesuatu.
Ia baru menyadarinya, saat Kasumi kembali ke istana penampilan yang dia miliki sudah berubah menjadi dewasa. Karena memiliki umur panjang, fisik kaum demon memang akan berubah, namun normalnya itu terjadi saat berumur 13 tahun, tapi Kasumi mengalami itu lebih cepat. Tentu saja, tak ada yang tahu jika dia mengalami itu karena Dewi takdir.
Penampilan dewasa Kasumi sesuai dengan bayangan Elios, dia sangat mirip dengan Rheea ibunya. Tapi anehnya ia merasa mengenal sosoknya itu, melihat penampilan Kasumi membuatnya ingat pada Zel.
'Itu tak mungkin karena mereka memiliki penampilan dan aura yang berbeda'
Elios sempat ragu, ia melihat kemiripan antara Kasumi dan Zel. Itu saling tumpang tindih.
"Wah! Itu sangat luar biasa! Beliau seperti malaikat yang jatuh dari langit bukan!?"
Beast serigala putih itu kembali membuka suaranya dengan sangat bersemangat, ia menyukai cerita Elios saat ia bertemu dengan penolong mereka.
Elios kembali ke kenyataan, ia terus bercerita dengan seru bersama para beast serigala putih itu.
Kasumi semakin bingung sekarang, dia lupa jika Elios pernah melihatnya saat memakai cincin pengubah wujud. Entah bagaimana cara dia menjelaskannya nanti.
Kasumi mendekat ke arah Julius yang sedari tadi mengamati mereka, ia ingin meminta bantuan padanya.
"Kakek, bagaimana ini. Mereka tak mempercayai ku"
Julius menatap ke arah kumpulan best serigala putih yang masih diam di depan gerbang dengan senjata mereka, ia tak ingin memakai paksaan untuk masuk ke sana namun jika kejadiannya sudah seperti ini maka Julius tak memiliki pilihan lain.
"Kita paksa saja mereka,"
Mana mulai mengumpul di tangan Julius sepertinya dia serius melakukan itu.
"Tunggu dulu kakek-"
Kasumi tak sempat melanjutkan ucapannya, itu karena tangan Kairo yang tiba-tiba saja muncul dan menggenggam tangan Julius, itu membuat mana di tangan Julius langsung menghilang.
"Apa ini? Bahkan seorang anak Dewi seperti ku pun tak tega untuk melakukan kekerasan pada klan serigala putih, apa kamu lupa jika mereka adalah klan suci?"
Kairo mengatakan itu dengan nada yang mengejek, mendengar itu Julius pun langsung menepiskan tangan Kairo darinya.
"Kami tak memiliki waktu, dia hampir sampai ke sini"
Kairo menghembuskan nafas pendek, ia pun tahu situasi mereka, kemudian ia melirik ke arah Kasumi lalu mendekat ke arahnya.
Dia memberikan sebuah kalung dengan cincin sebagai gantungannya, Kasumi tahu cincin itu.
"I..ini item pengubah wujud?"
__ADS_1
"Benar, aku mengambil itu. Kamu bisa menggunakannya sekali setelah itu cincin akan otomatis kembali lagi ke tangan Dewi,"
Kasumi menatap cincin dengan tatapan bersyukur, akhirnya ada titik terang sekarang.
Tapi, masih ada masalah lainnya dan itu adalah Elios.
'Bagaimana ini? Sepertinya perasaan suka yang di miliki paman Elios ke diriku yang lain itu sungguhan, jika dia tahu bahwa aku dan orang yang dia tunggu itu sama apakah dia akan kecewa?'
Kasumi tak enak untuk menampilkan dirinya saat memakai item pengubah wujud pada Elios, bagaimana tanggapan nya nanti? Kasumi memikirkan itu.
Tapi dia tak memiliki pilihan lain, dan waktu yang mereka miliki pun tak banyak jadi Kasumi pun menghela nafasnya berusaha untuk mendapatkan ketenangan.
Kemudian mendekat kembali ke arah beast serigala putih dan Elios yang masih berbicara di sana.
Kasumi sempat gugup, namun ia menghilangkan perasaan itu lalu memakai cincin yang dia miliki.
Semua Beat serigala putih yang ada di sana langsung membelalakkan matanya terkejut melihat perubahan Kasumi, Elios pun sama terkejutnya dengan mereka.
Fisik tubuh Kasumi tak banyak berubah, rambutnya hanya memutih dan aura demon yang dia miliki menghilang.
Mereka semua tahu siapa identitas wanita berambut putih di depannya itu, beast serigala putih yang tadi tak percaya pada Kasumi tadi, langsung berlutut dengan satu kaki di depannya kemudian di ikuti oleh beast serigala putih lainnya.
"Kami semua menghadap pada Dewi yang agung, maaf karena kami tak mengenali anda!"
Perubahan sikap mereka sangat berbeda, sekarang mereka semua sudah tahu jika Kasumi benar seorang yang menyelamatkan mereka dulu.
Yohan belum pernah melihat penampilan Kasumi yang saat ini, jadi dia malah terpesona sekarang. Begitu juga dengan Davian.
Berbeda dengan tatapan Yohan dan Davian yang menatap Kasumi dengan kagum, Elios memiliki tatapan terkejut yang jarang dia perlihatkan.
Terimakasih sudah baca, like dan komen
<( ̄︶ ̄)>
Maaf jika ada kata yang typo.
Up lebih awal jadi besok gak up ya!i
Oh iya, sebagai perayaan karena udah mencapai lebih dari 50 episode, saya sengaja buat fanart Kasumi, Cendric dan foto Rheea. udah saya bilang kan, klo saya gak terlalu bisa gambar? jadi mohon maklumi kalo gambarnya jelek dan gak rapi •́ ‿ ,•̀
btw di gambar ceritanya itu sedang hari peringatan kematian Rheea, itu waktu Kasumi umur 3 tahun.
__ADS_1
sebenarnya saya bingung bikin rambut Cendric kek gimana, tapi yah akhirnya gitu aneh gak sih?wkwkwk moga mata kalian gak sakit ya lihat gambar ku (。ŏ﹏ŏ)
oke, terimakasih yang udah baca dan kalian yang selalu dukung ꒰⑅ᵕ༚ᵕ꒱˖♡