Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
Bab 81-Kasumi vs Zion(3)


__ADS_3

Kasumi memperhatikan setiap makhluk yang Zion panggil, rata-rata dari mereka memiliki kekuatan yang lumayan.


Namun, ada sesuatu yang aneh dari kekuatan yang mereka miliki.


'kekuatan mereka terasa tak normal, dan mengapa manusia memiliki kekuatan vampir?'


Kasumi bingung sekaligus terkejut saat melihat kekuatan yang di miliki oleh makhluk yang Zion panggil, mereka bahkan bukan chimera yang memiliki banyak kekuatan dalam satu tubuh.


Apalagi setengah di antara bawahan yang Zion panggil adalah penyihir manusia.


Tapi jelas sekali manusia yang Kasumi lihat memiliki kekuatan vampir di dalam tubuhnya, sekaligus kekuatan bawaan yang mereka miliki. Harusnya itu tak bisa, bahkan mungkin mustahil.


Manusia hanya bisa memiliki kekuatan manusia, dan manusia yang ada di sana hampir semuanya memiliki kekuatan makhluk lain dalam dirinya.


Itu seperti melawan hukum alam, karena manusia pasti memiliki batasan atas kekuatan yang mereka miliki.


Kapasitas mana yang di miliki manusia dan makhluk lainnya berbeda, karena itu tak mungkin manusia memiliki kekuatan makhluk  lain yang lebih kuat di tubuh mereka. Itu jelas akan membuat tubuhnya terbebani karena kekuatan yang terlalu besar.


Kasumi tahu itu, karena dulu ia juga manusia dan di dalam dirinya Yang sekarang pun masih ada darah manusia dari neneknya.


"Kamu, apa yang kamu lakukan pada mereka?"


Tatapan Kasumi menjadi gelap, setelah berpikir agak lama akhirnya Kasumi bisa menarik kesimpulan dari semua yang ia lihat.


Zion melihat tatapan Kasumi lalu tersenyum hampir menyeringai, ia menunggu reaksi apa yang akan Kasumi perlihatkan pada 'karya' miliknya.


Kemudian ia pun berbicara sambil menatap Kasumi yang menatapnya dengan tatapan tajam.


"Tidak banyak, aku hanya memberikan apa yang mereka mau. Itu saja"


Ucap Zion dengan santai, ia melanjutkan ucapannya lagi.


"Kau tau, manusia adalah makhluk yang serakah. Saat mereka sudah memiliki kekuasaan yang besar mereka menginginkan lebih, apapun yang mereka miliki selalu terasa kurang meski mereka sudah menguasai setengah dari dunia ini pun mereka akan menginginkan lebih"


"Apa sebenarnya yang ingin kau katakan?"


Ucap Kasumi dengan nada dingin.


Zion menghembuskan nafas pendek sebelum menyelesaikan ucapannya.


"Yang ingin aku katakan adalah, manusia yang ada di sini adalah mereka yang menginginkan lebih dari apa yang mereka miliki, karena itu aku memberikan apa yang mereka mau dan bayaran yang akan mereka berikan padaku nanti"


"Yah, singkatnya aku memberikan mereka kekuatan baru dan menggabungkan itu degan tubuh manusia mereka yang lemah. Bukannya ini hebat?"

__ADS_1


Tangan Kasumi mengepal dengan erat, ia semakin menatap marah pada Zion.


"Apa kau sadar perbuatan mu ini sudah melanggar hukum alam! Menggabungkan kekuatan dua makhluk dengan paksa adalah hal yang berbahaya, berapa banyak manusia yang menjadi korban atas percobaan biadab mu itu!?"


Kasumi berteriak pada Zion yang menatapnya tak acuh, Zion terlihat tak peduli dengan apa yang Kasumi katakan.


"Apa peduliku? Itu keinginan mereka kok, lagipula kenapa kau sangat peduli pada manusia itu?"


Ucapan Zion membuat Kasumi tersentak, tentu saja alasan ia peduli pada manusia karena dulunya ia juga manusia.


'tapi aku tak boleh mengatakan ini'


Kasumi langsung membisu karena tak bisa menjawab Zion, melihat reaksinya itu membuat Zion tertawa lepas.


"Hahaha! Tentu saja kau peduli pada mereka karena dulu kau juga manusia kan? Tidak, lebih tepatnya jiwa yang ada di dalam tubuh keponakan ku itu adalah seorang manusia. Apa aku benar?"


Kasumi berusaha tenang meskipun Zion mengatakan rahasia yang ia miliki, matanya menatap Zion lurus dan menunggu ucapan selanjutnya.


Zion mengusap matanya yang sedikit mengeluarkan air karena tertawa, ia kembali berbicara dan menatap Kasumi.


"Melihat reaksi mu itu pastilah ucapan ku benar, awalnya aku tak percaya dengan hal seperti ini karena tak masuk akal, tapi sekarang aku percaya sepenuhnya."


'informasi yang diberikan oleh Dya memang tidak perlu di ragukan, lihatlah reaksinya sekarang. Itu terlihat lucu'


ucap batin Zion, ia kemudian melanjutkan ucapannya.


"Kau, dari mana kau tau tentang itu?"


Ujar Kasumi pelan namun Zion bisa mendengarnya meski jarak mereka agak jauh.


"Itu tak penting, sekarang kita selesaikan saja urusan kita. Aku dengar pemilik jiwa terpecah akan mendatangkan bencana saat kelahirannya, dan untuk kasus mu bencana itu aku bukan? Jika seperti ini maka aku harus membunuh mu agar tak ada masalah di masa depan nanti"


Zion berhenti sejenak, ia kembali menatap Kasumi yang masih diam kemudian memberikan perintah pada bawahannya.


"Kalian, hancurkan semuanya"


Setelah Zion memberikan perintah, semua makhluk yang ia panggil langsung maju menyerang ke arah Kasumi, beberapa di antara mereka ada yang pergi ke arah kota dan menghancurkan pohon-pohon yang ada di sana hingga membuat sebuah jalan untuk mereka pergi dengan mudah.


Melihat itu Kasumi tak bisa diam saja, ia memblokir semua serangan yang di arahkan padanya kemudian menyerang bawahan Zion yang hendak ke kota.


Tapi, tanah yang di injak bawahan Zion tadi langsung meledak. Kasumi melihat sosok di balik ledakan itu dan membulatkan matanya terkejut.


helaian rambut merah darah itu tertiup angin yang di hasilkan dari serangannya, sosok yang sudah lama tak Kasumi lihat kini ada di sini.

__ADS_1


"Ayah?"


Ucap Kasumi saat ia melihat ayahnya, ledakan yang disertai dengan api itu adalah milik Cendric.


Cendric muncul bersama prajurit yang ia miliki, mereka semua sudah sehat kembali berkat sihir penyembuh milik Elios.


Prajurit yang di bawa oleh Cendric menjadi banyak, ia mendapatkan beberapa bantuan dari kerajaan lain saat hendak pergi ke tempat Kasumi.


"Maaf ayah terlambat Kasumi"


Cendric terbang dengan sayapnya, berbeda dengan Kasumi yang terbang menggunakan sihir.


Kasumi baru pertamakali melihat sayap milik Cendric, itu adalah sayap hitam dan hanya raja demon saja yang memilikinya.


Kasumi tersenyum pada Cendric, kemudian menggelengkan kepalanya pelan.


"Tidak apa-apa ayah, aku putri ayah yang kuat jadi ini baik-baik saja"


Cendric tersenyum bangga pada Kasumi, ia melihat kekuatan putrinya yang hampir sempurna kemudian beralih menatap ke arah Zion yang diam.


Prajurit yang Cendric miliki sedang bertarung dengan bawahan Zion sekarang, Black dan Elios di bawah dan menyerang bawahan Zion juga.


Mata Cendric terlihat dingin saat ia melihat Zion di depan matanya.


Zion pun menatap Cendric, namun tatapannya terlihat lebih hangat seolah ia senang bertemu dengan Cendric setelah sekian lama.


"Sudah lama tak bertemu, adikku yang manis. Kau tahu bahwa aku sangat merindukanmu?"


Ujar Zion dengan suara yang hangat.


"Kau bukan kakak ku. Kakak ku sudah mati 1 milenium yang lalu"


Pftt!


Zion tertawa terbahak-bahak setelah mendengar ucapan dari Cendric, ia menganggap ucapannya lucu.


"Kau benar, sekarang aku bukanlah kakak yang selalu melindungi mu. Jadi, aku akan membunuhmu dan putrimu sekarang"


Zion langsung melesat ke arah Kasumi dan Cendric, ia melawan mereka berdua secara bersamaan.


Cendric menahan serangan yang baru datang itu dengan pedangnya, sedangkan Kasumi mulai menyerang Zion saat Cendric menahan serangan agar tak mengenai dirinya.


Terimakasih sudah baca, like dan komen

__ADS_1


(灬º‿º灬)♡


Maaf lama, saya lagi ujian sekarang.


__ADS_2