Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
bab 76-muncul sihir hitam


__ADS_3

Leonardo, Zeus dan Yula berlari mendekat ke arah hutan tempat perbatasan antara dunia dalam dan tengah. Mereka mengejar pelaku dari kekacauan yang terjadi di kota.


"Itu dia,"


Ucap Zeus, saat ia melihat sosok bertudung merah berhenti di depan gate yang mati.


Mereka bertiga berhenti tepat di belakang orang itu.


Leonardo berbicara.


"Apa kau bawahan Zion?"


Ucapnya sambil menunggu jawaban dari orang misterius itu, sang lawan bicara berbalik dan menampilkan wajahnya pada mereka.


Dia seorang pria, tidak, lebih tepatnya anak kecil yang seperti berusia 12 tahun. Mata anak itu berwarna merah, namun berbeda dengan warna merah milik demon ataupun vampir.


Ia membuka mulutnya perlahan.


"Aku akan membuat kalian semua menjadi percobaan"


"A..apa?"


Yula menatapnya dengan tatapan tak percaya, kemudian mereka pun merasakan getaran yang berasal dari bawah tanah.


Tak lama setelah itu, entitas aneh pun muncul di belakang mereka.


"Kalian semua! Di belakang!"


Zion langsung memperingati Yula dan Leonardo, mereka berdua langsung berbalik dan melihat makhluk aneh.


"Apa-apaan ini?"


Suara Leonardo terdengar tak percaya saat ia melihat beberapa sosok yang terlihat seperti monster di belakang mereka, ukurannya pun begitu besar.


Tapi, yang membuatnya aneh bukanlah itu.


"Mereka mahkluk setengah-setengah?"


Wujud makhluk itu tidak sempurna, salah satu dari mereka memiliki kepala serigala sedangkan tangannya adalah tangan manusia dan tubuhnya adalah tubuh beruang.


Hampir semua makhluk yang muncul itu memiliki wujud yang tak sempurna dan menjijikan, itu juga terlihat menakutkan bagi beberapa orang.


Leonardo membulatkan matanya, ia pernah melihat ini di masa lalu kemudian menatap tajam ke arah anak itu.


"Kau! Beraninya kau membangkitkan kekuatan hitam!?"


Leonardo terlihat sangat marah saat ia mengetahui itu, sedangkan anak di depannya hanya memiringkan kepalanya seolah ia bingung dengan apa yang Leonardo katakan.


"Eeh, ini adalah hadiah dari tuan karena aku sudah jadi anak baik, apa salahnya?"


Ia mengatakan itu dengan wajah yang polos seperti anak tak berdosa, kemudian seringai jahat terlihat di wajahnya.


"Jadi menurut ku tak masalah jika aku memiliki kekuatan hitam ini"ia menjeda ucapannya sejenak, mata merahnya terlihat bercahaya dengan cara yang menyeramkan kemudian ia pun kembali membuka mulutnya.


"kalian, bunuh ketiga kakak itu"


Setelah anak itu berbicara, makhluk yang tadinya hanya diam saja dengan tatapan kosong mulai menyerang Zion, Yula dan Leonardo secara bersamaan.


Leonardo mendecak kesal, dari semua jenis musuh ia paling tidak suka dengan makhluk setengah-setengah, apalagi mereka memiliki sihir hitam.


"Cih, menyebalkan!"


Yula mengubah tangannya menjadi tangan naga, seketika aura naga miliknya pun keluar dan membuat musuh di depannya berhenti sejenak.


Mata anak itu memperhatikan Yula dengan tatapan tertarik.


"Naga ya? Aku tak tahu jika kadal raksasa itu akan ikut campur, tapi, siapa takut jika kau adalah naga!?"


Anak itu semakin menguatkan skill pengendalian miliknya untuk memaksa makhluk yang dia kendalikan menyerang Yula, meskipun mereka merasa takut dengan kehadiran Naga.

__ADS_1


Leandro memperhatikan itu.


Ia tahu jika anak di depannya ini belum menguasai kekuatan hitam sepenuhnya, karena itu emosi milik makhluk hidup yang di jadikan percobaannya masih ada.


'bagus, ini akan menjadi lebih mudah'


Leonardo mengeluarkan skill miliknya, skill malaikat meskipun ia sudah tak jadi malaikat lagi.


Itu akan sangat berguna untuk melawan makhluk dengan kekuatan hitam seperti musuhnya kali ini.


Zeus sudah menyerang makhluk itu duluan, ia memang menyukai pertarungan apalagi sekarang dia sedang menyerang makhluk yang tak pernah dia lihat.


"Ini sangat menarik! Aku menyukainya!"


Mata Zeus berkilau dengan sangat indah, ia membuat sebuah cambuk dengan sihirnya.


Cambuk panjang berwarna biru laut, ia menebaskan cambuk itu ke arah makhluk yang mendekat ke arahnya kemudian makhluk itu pun terhempas sangat jauh, tapi hanya sedikit luka yang mereka terima.


Itu membuat Zeus terheran.


"Sepertinya ini tak cukup,"


Ucap Zeus pelan, kemudian ia pun memperkuat kekuatan yang ada di dalam cambuknya itu.


"Bagaimana dengan ini, makhluk jelek!?"


Dengan cepat ia melesat ke arah makhluk yang dia hempasan tadi, namun sesuatu terjadi.


Salah satu makhluk dengan tangan manusia mengeluarkan sihir elemen api, dan dia membuat bola api kemudian melemparkannya pada Zeus.


Serangan itu sangat sembrono, sehingga Zeus bisa menghindarinya dengan mudah.


"Kok mereka bisa menggunakan sihir?"


Ucapnya pelan, Leonardo dan Yula pun mengalami kejadian itu saat mereka bertarung melawan mereka.


"Ini memang masih kurang, tapi dia sudah hampir mencapai tahap sempurna memiliki sihir hitam"


Itu berbahaya, apalagi umur anak ini masih muda. Jika di lihat dari kondisinya sekarang ia baik-baik saja, namun tak ada yang tahu kapan dia akan mati di makan oleh sihir hitam itu.


Leandro melesat ke arah anak itu, ia ingin segera mengakhirinya dan membereskan masalah di kerajaannya.


Namun beberapa bawahannya (makhluk setengah-setengah itu) menghadang Leonardo, seolah melarangnya untuk mendekat ke arah anak itu.


"Pemahaman mu cukup cepat juga paman, kamu tahu jika membunuh ku maka semua makhluk yang menggangu ini akan musnah kan? Tapi, tak semudah itu kau mendekat ke arah ku. Akan ku tunjukkan kekuatan yang di miliki karya ciptaan ku ini padamu!"


Anak itu mulai melafalkan mantra, mantra asing yang tak di ketahui oleh Yula dan Zeus, namun Leonardo mengetahui mantra itu.


"Tunggu! Kau juga sudah menguasai sihir hitam kuno!?"


Anak itu tersenyum, kemudian makhluk yang mereka lawan tadi pun berubah menjadi monster yang lebih aneh dari tadi.


Sihir hitam kuno sudah lama hilang dari dunia ini, karena Leonardo adalah mantan malaikat ia jadi tahu seberapa berbahaya nya sihir itu ketika bangkit lagi.


'Berapa banyak pencapaian yang sudah di lakukan oleh Zion dalam beberapa bulan ini!? Dia pasti memiliki sekutu kuat yang membantunya'


Leonardo berpikir jika keadaan sekarang menjadi sangat berbahaya, mereka harus segera menghentikan anak itu di sini sebelum ia mencapai titik paling sempurna sihir hitam.


"Akhh!"


Teriakan terdengar di telinga Leonardo, ia berbalik dan menatap Zeus yang sedang terjatuh ke tanah sambil menutup telinganya seolah ia terganggu oleh sesuatu.


"Suara mereka terdengar jelas, ini, ini sangat parah!"


Ucap Zeus dengan wajahnya yang frustasi, ia tak pernah mendengar raungan dari jiwa separah ini.


Suara jiwa-jiwa yang ada di dalam monster itu sangat mengganggu bagi Zeus.


penderitaan, putus asa dan rasa sakit. Semua jiwa itu mengalaminya sehingga mereka berubah menjadi jiwa yang jahat.

__ADS_1


"Ada apa? Apa kamu tak bisa mensucikan jiwa itu?"


Anak itu berbicara dengan nada mengejek, ia suka melihat Zeus yang terganggu pikirannya.


"Pangeran samudra, pemilik kekuatan suci tipe jiwa. Kau pasti tak suka mendengar penderitaan mereka bukan? Ini hadiah dariku, terimalah dengan baik"


Ia tersenyum setelah mengatakannya, semuanya berjalan sesuai rencana yang di katakan oleh Zion, tuannya padanya.


Zeus menatapnya dengan tatapan tajam, tak di sangka jika dia tahu kelemahan Zeus.


'Musuh yang merepotkan untuk ku adalah pangeran samudra itu, karena dia bisa mensucikan jiwa yang jahat.


Tapi, jika jumlah jiwa itu sangat banyak dan memiliki sihir hitam di dalamnya ia akan kesulitan bukan? Ini sempurna'


Senyuman semakin terlihat di wajah anak kecil itu, ia tersenyum dengan cara yang menakutkan.


Kemenangan perlahan akan dia raih, dan kebangkitan tuannya menjadi kegelapan Sempurna pun akan segera terjadi.


Yula sedang melawan monster itu, dan melindungi Zeus yang masih berusaha untuk melawan kelemahannya.


Leonardo terdiam sejenak, ia kemudian menatap ke arah langit dan tersenyum tipis.


Lalu perlahan mulutnya pun terbuka.


"Kau pikir ini kemenangan mu?"


Ucapnya singkat.


Anak itu memiringkan kepalanya, kemudian menjawab ucapan Leonardo.


"Tentu saja begitu, kalian sudah hampir tamat sekarang"


Leonardo terkekeh mendengar ucapan anak itu yang membuatnya menatap Leonardo dengan tatapan tak suka.


"Apa maksud mu tertawa begitu?"


Leonardo mengalihkan tatapannya ke arah anak itu, dia menatapnya dengan tatapan tajam dan menusuk yang membuat siapapun ketakutan karenanya.


"Aku sendiri yang akan mengalahkan mu"


Tubuh Leonardo terangkat ke udara, ia menatap anak itu dari atas kemudian mengucapkan sesuatu.


"Sebagai mantan Angela, aku meminta padamu untuk menggunakan kekuatan ku di masa lalu sekarang,"


Sebuah sayap putih muncul di punggung Leonardo, rambutnya menjadi panjang dan memiliki warna yang sama dengan sayap.


Dari bawah, ia terlihat seperti malaikat yang indah dan cantik.


Monster yang ada di sana semakin bergetar ketakutan.


"Malaikat"


Gumam Yula saat ia melihat sosok Leonardo di langit.


Anak itu membulatkan matanya tak percaya.


Zeus membuka tangannya yang menutup telinga, semua jeritan jiwa-jiwa itu hilang saat ia melihat Leonardo yang sudah berubah.


'akhirnya aku menggunakan ini'


Ada sedikit penyesalan saat ia menggunakan kekuatan malaikat terakhirnya, namun penyesalan itu segera  menghilang.


'ini sepadan, aku akan mengalahkan anak pemilik sihir hitam itu dan menjauhkan semuanya dari bahaya'


Maaf baru update(。ŏ﹏ŏ)


Semakin tak jelas dan sulit di mengerti, semoga masih ada yang mau baca hiks.


Makasih sudah mampir, baca like dan komen (灬º‿º灬)♡

__ADS_1


__ADS_2