
"k..kakak!?"
Yohan menatap kakaknya dengan ekspresi terkejut, ia tak menyangka jika kakaknya akan langsung datang ke istananya dan masuk ke sana.
Di luar terlihat beberapa ksatria penjaga yang memiliki tatapan canggung, mereka tak berhasil menahan kakak Yohan seperti yang dia perintahkan sebelumnya.
"Mengapa kamu terkejut? Aku hanya ingin melihat wanita yang kamu cintai kok,"
Kakak Yohan berbicara dengan nada yang sangat santai, sepertinya hubungan mereka itu baik. Mata miliknya tak sama seperti Yohan, ia memiliki mata hijau biasa. Matanya melirik ke arah Kasumi yang memiliki tatapan penasaran, ia menyeringai lalu tiba-tiba saja muncul tepat di depan Kasumi.
"Halo"
Ucapnya, dengan nada yang girang. Kasumi tersentak melihat kakak Yohan sudah berada di depannya, ia sedikit mengangguk lalu membalas sapaan kakak Yohan.
"Halo,"
Ia tersenyum, lalu menarik tangan Kasumi dan menjauh dari Yohan. Yohan yang melihat itu berusaha menghentikan kakaknya, namun ia langsung menghilang saat Yohan hendak menarik kembali Kasumi.
"Sial, aku tak menemukan jejak kakak membawa Kasumi ke mana!"
Yohan menggerutu karena sikap kakaknya yang usil itu, ia tak tahu kemana Kasumi di bawa. Dengan frustasi, Yohan pun menyuruh semua ksatria di sana untuk mencari Kasumi.
"Cari Kasumi dan kakak! Jika mereka tak ada di istana, maka cari keluar istana!"
"Baik pangeran!"
Setelah mendengar perintah dari Yohan, para prajurit di sana pun mencari keberadaan Kasumi dan kakaknya.
Di suatu tempat yang sunyi, Kasumi membuka matanya. Dia sudah berada di depan sebuah rumah tua dengan pemandangan alam yang indah. Di sana hanya ada dia dan kakak Yohan saja.
"Nama ku, Zeus de Cerula. Siapa namamu?"
Nama kakak Yohan adalah Zeus, ia bertanya sambil menatap Kasumi yang masih bingung mengapa ia di bawa ke sana.
Kasumi membuka mulutnya, ia menjawab dengan agak ragu.
"Kasumi, Kasumi Hansa Cyrano"
Zeus mengedipkan matanya beberapa kali, ia seperti mengenal nama belakang Kasumi, lalu mengucapkan nya kembali.
__ADS_1
"Cyrano? Hahaha, ternyata kamu putri mahkota kerajaan Cyrent?"
Ia sedikit tertawa setelah mengatakan itu, Kasumi mengangguk membenarkan apa yang di ucapkan Zeus padanya.
Ia penasaran kenapa Zeus bisa mengetahui tentang kerajaannya, lalu bertanya.
"Bagaimana anda tahu?"
Zeus menatap Kasumi lurus, kemudian tersenyum.
"Tentu saja aku tahu, dan bicara santai saja padaku. Aku tak keberatan kok"
Nadanya benar-benar ramah meski ia tahu bahwa Kasumi berasal dari kerajaan demon, kerajaan di dunia tengah biasanya akan merasa tak enak jika mendengar tentang kerajaan demon. Apalagi, Zeus bertemu langsung dengan putri mahkota kerajaan itu.
Zeus berjalan ke depan, ia menghampiri pohon apel yang tak jauh dari rumah tua lalu duduk di bawahnya.
"Kemari lah! Aku ingin menceritakan sesuatu padamu"
Zeus memanggil Kasumi untuk mendekat, ia pun melakukan apa yang Zeus minta lalu duduk di sebelahnya.
Zeus menepuk pohon apel pelan, kemudian satu apel pun jatuh tepat di tangannya yang ia siapkan di bawah.
"Di sini adalah tempat bermain aku dan Yohan saat kami masih kecil, dia selalu tidur di bawah pohon apel, dan tak pulang sampai malam. Ibu dan ayah sangat kerepotan karena mereka tak tahu tentang tempat ini, jadi saat itu Yohan mengurangi untuk bermain ke sini dan akhirnya ia tak pernah datang lagi."
Zeus mulai bercerita tentang dia dan Yohan saat masih kecil, Kasumi hanya diam dan mendengarkan. Ia masih tak tahu tujuan Zeus menceritakan kisah itu padanya.
Zeus mengubah posisinya dari duduk menjadi berbaring di rumput, ia terlihat menikmati itu lalu kembali melanjutkan ceritanya tadi.
"Saat remaja ia sering berganti wanita, entah keturunan dari siapa Yohan memiliki sifat itu. Berkali-kali selalu saja ada wanita yang menangis karena melihat Yohan selingkuh dengan wanita lain, si bocah itu sangat pandai memanfaatkan wajah dan posisinya sehingga ia membuat banyak wanita patah hati."
Zeus menjeda ucapannya sejenak, ia menatap ke arah Kasumi yang masih mendengarkan ceritanya. Wajah Kasumi terlihat terkejut, sesuai dengan apa yang Zeus pikirkan.
Tak peduli dengan wajah terkejut Kasumi, ia melanjutkan ceritanya.
"Tapi, beberapa tahun kebelakang sikapnya tiba-tiba saja berubah, dia juga bisa membangkitkan kekuatan meramal miliknya yang sulit di bangkitkan. Tak hanya itu, sifatnya pada wanita pun berubah secara drastis. Ia tak pernah kencan dengan 10 wanita setiap Minggu lagi, dan dia juga memutuskan semua hubungan yang dia miliki dengan wanitanya yah meski tak semua itu berujung baik sih, Yohan sempat menerima beberapa tamparan dan cacian dari mereka dan dia menerima itu"
Kasumi tertawa pelan sealami mungkin, ia jelas tahu alasan perubahan sikap Yohan itu.
'dia berubah karena jiwa Daisy masuk ke dalam tubuhnya, tak ku sangka Yohan yang asli itu adalah pria yang brengsek dan suka main wanita'
__ADS_1
Kasumi mulai bersyukur karena jiwa Daisy masuk ke dalam tubuh Yohan, jika dia tak seperti itu maka sudah di pastikan Yohan akan menjadi pria yang brengsek selamanya.
"Tapi, tak lama setelah itu dia mengatakan bahwa dirinya memiliki seorang wanita yang dia cintai, dan yang mengejutkannya adalah umur wanita itu 9 tahun. Sebagai kakak yang baik, aku tak mau adik ku menjadi pedofil karena menyukai anak di bawah umur, juga gosip buruk pasti akan bertebaran dan membuatnya kesulitan.
Jadi aku pun memutuskan untuk bertemu dengannya langsung saat dia mengunjungi kerajaan kami.
Namun, saat aku melihat mu, wanita yang di katakan Yohan. Penampilan mu tak terlihat seperti anak 9 tahun, kenapa begitu? Aku penasaran, bisakah kamu katakan alasannya?"
Kasumi menahan nafasnya saat ia di tanya seperti itu oleh Zeus, sudah Kasumi duga. Dia memang memiliki niat tersembunyi dari membawanya pergi jauh, dan ternyata inilah alasannya.
'kenapa Yohan mengatakan umur ku yang sebenarnya!? Sekarang apa yang harus aku katakan?'
Kasumi memikirkan alasannya dengan susah payah, ia takut salah menjawab yang menyebabkannya di curigai oleh Zeus.
Kasumi berpikir sangat keras, namun hasilnya tak ada satupun. Dia tak bisa memikirkan jawaban yang bagus dari pertanyaan Zeus ini, dan sekarang dia benar-benar buntu.
'akhh sial, apa yang harus aku katakan sekarang? Masa aku bilang jika aku menerima hadiah umur dari dewa?'
Saat itu Kasumi hendak menjawab pertanyaan Zeus, namun suara di belakangnya membuat mereka menoleh secara bersamaan.
"Kakak berhenti!"
Itu adalah Yohan, dia terlihat berlari dengan tergesa-gesa mendekat ke arah mereka. Dalam hatinya, Kasumi bersyukur karena Yohan datang di waktu yang tepat, dia harap Zeus dapat melupakan pertanyaannya itu.
Melihat sang adik yang berlari ke arahnya, Zeus pun melambaikan tangannya ke arah Yohan dengan wajah yang ceria. Sepertinya ia jadi lupa percakapan mereka tadi, dan langsung fokus pada Yohan.
"Kenapa, kakak membawa Kasumi ke sini?"
Yohan langsung bertanya begitu ia sampai di depan Kasumi dan Zeus.
Melihat wajah adiknya yang kelelahan, Zeus hanya mengangkat bahu sambil tersenyum nakal padanya.
"Entahlah, aku hanya membicarakan tentang masa lalu mu pada Kasumi, benar kan?"
Terlihat sekali Zeus sedang menggoda adiknya, wajah Yohan langsung merah karena malu saat ia mengingat arti dari cerita masa lalu, itu artinya saat ia masih menjadi pria yang bermain dengan banyak wanita.
Kasumi hanya diam saja melihat interaksi adik dan kakak itu, dan dia tidak membenarkan ucapan Zeus.
terimakasih sudah baca, like dan komen>\<
__ADS_1
maaf banget up nya cuman satu:')