Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
Bab 79-Kasumi vs Zion


__ADS_3

Kasumi menatap ke arah Julius di belakangnya, keadaan Julius tak terlihat baik sekarang.


Ia bahkan memiliki darah di mulutnya, dan beberapa luka serius lainnya.


Tangan Kasumi mengepal dengan sangat kuat, ia marah melihat kondisi kakeknya yang sangat lemah.


Padahal, ia tahu jika Julius itu kuat.


'tak mungkin kakek akan kalah semudah ini'


Pikir Kasumi, ia memperhatikan sekitar kemudian melihat mana hitam di mana-mana.


"Itu, kekuatan hitam yang sangat banyak"


Ia bergumam pelan, kemudian menatap Zion yang ada di depannya.


Zion menyeringai, kemudian ia pun mulai berbicara.


"Jadi, apakah keponakan ku ini sudah mencapai tahap sempurna?"


Ucapnya dengan nada yang mengejek, Kasumi mengabaikan itu, ia berbalik dan memeriksa keadaan Julius.


Tatapan Julius terlihat lemah, ia sudah banyak kehilangan kekuatan sehingga kesadarannya pun mulai hilang sekarang.


Kasumi semakin mengeratkan kepalan tangannya, ia benar-benar marah sekarang.


"Maaf saya terlambat,"


Ucap Kasumi pelan, Julius terlihat sedikit tersenyum kemudian mengangguk pelan.


Kasumi menggendong Julius, entah kenapa ia bisa melakukan itu dengan mudah meskipun tubuh Julius lebih besar dari Kasumi.


Zion hanya diam melihat adegan itu, ia tak menghentikan Kasumi yang menjauhkan Julius dan membuat pelindung di sekitarnya.


Setelah merasa Julius tak akan terluka lagi, Kasumi pun kembali ke tempatnya tadi lalu mulai menatap ke arah Zion dengan tajam.


Zion pun menatap Kasumi, namun tatapan yang Zion miliki adalah tatapan merendahkan.


"Kau belum sempurna seluruhnya, apa kau tahu?"


Ujar Zion, ia mencemooh Kasumi.


"Jangan banyak bicara, aku akan melawan mu sekarang"


Mendengar ucapan Kasumi yang serius itu membuat Zion senang.


"Itu bagus, jadi kemari. Akan ku habisi kau sekarang"


Zion menyeringai sambil melesat ke arah Kasumi, ia mengeluarkan pedangnya yang terselimuti kekuatan hitam lalu mengarahkannya pada Kasumi.


Trang!


Pedang Kasumi dan Zion saling berbenturan, Kasumi menggunakan pedang silver dengan gagang pedang yang berwarna merah tua.


Itu kuat dan Kasumi berhasil menahan pedang milik Zion yang hampir melukainya.

__ADS_1


"Lumayan, tapi bagaimana dengan ini"


Tangan Zion yang tak memegang pedang membentuk sebuah bola mana hitam pekat dan padat, ia melemparkan bola mana itu ke arah Kasumi.


Beruntung Kasumi berhasil menghindarinya, namun saat itu Zion dengan cepat mengarahkan pedangnya pada Kasumi lagi sehingga itu membuat pipi Kasumi sedikit tergores.


Darah segar pun mengalir di pipinya.


Kasumi mengelap darah yang keluar, ia merasakan panas di pipinya yang terkena serangan itu.


'racun, ada racun yang sangat kuat di dalam pedangnya itu'


Bekas luka yang ada di pipi Kasumi menjadi hitam, namun itu tak melukainya sama sekali.


Racun apapun tak akan mempan pada Kasumi, karena ia sudah kebal sejak dulu. Dan racun adalah atribut utamanya.


Zion sedikit memiringkan kepalanya, melihat Kasumi yang baik-baik saja meski sudah terkena racun miliknya membuat Zion sedikit terkejut.


"Hmm, rupanya kabar itu benar. Atribut mu adalah racun, karena itu kamu kebal dengan racun yang aku miliki. Sayang sekali"


Ada kekecewaan dalam ucapan Zion saat ia mengatakan itu, Zion sangat ingin melihat Kasumi menderita karena racun yang dia gunakan.


Namun nampaknya itu tak akan terjadi.


Kasumi mengeratkan genggaman tangannya yang memegang pedang, kemudian ia pun kembali menyerang Zion.


Serangannya sangat cepat, itu tak bisa di lihat dengan mata biasa.


Pertarungan mereka di lakukan di udara, setiap serangan yang mereka arahkan membuat pohon-pohon di sana tumbang. Bahkan tanah pun berubah menjadi lubang-lubang besar karena pertarungan itu.


Namun suara ledakan karena pertarungan itu terdengar sampai pusat kota, beberapa rakyat demon yang lemah merasa takut karena suara itu.


Mereka mulai mengungsi dari rumah mereka dan menuju ke tempat yang aman, shizue membantu para warga untuk mengungsi, ia menatap ke arah hutan lalu menggenggam kalung pemberian kakaknya Kairo untuk meredakan rasa khawatirnya.


"Tuan putri,"


Shizue berdoa semoga Kasumi dan yang lainnya baik-baik saja, kemudian ia pun kembali membantu warga di sana.


Kasumi terus mengarahkan pedangnya ke arah Zion, begitupun sebaliknya.


Mereka hanya beradu pedang dan menyerang dengan kekuatan lainnya dengan tangan mereka yang lain.


Zion tersenyum, hampir menyeringai kemudian ia pun berbicara di tengah pertarungan itu.


"Apa kau tahu jika Cendric akan mati?"


Ucapnya singkat, Kasumi sedikit tersentak dan mulai tak fokus namun sesaat kemudian ia kembali ke keadaannya yang semula.


"Aku tak percaya itu, ayah ku kuat. Dia tak mungkin mudah mati"


Kasumi mengatakannya dengan yakin, ia benar-benar tak percaya pada ucapan Zion.


Zion sedikit mundur, ia menghentikan serangannya sejenak kemudian kembali berbicara.


"Aku tahu kamu akan mengatakan itu, tapi kenyataannya Cendric memang akan mati. Jika dia masih hidup dan sehat, di mana dia sekarang? Kenapa dia tak menolong mu?"

__ADS_1


Zion terus saja berbicara pada Kasumi.


Kasumi mengerutkan keningnya, ia benar-benar tak paham apa yang di rencanakan oleh Zion sehingga ia mengatakan omong kosong seperti ini.


"Ayah ku masih hidup dan kuat, kau mengurungnya di dalam dunia Maya yang ayah buat. Sebelum pertarungan ini selesai aku yakin ayah akan datang ke sini"


Kasumi tahu apa yang terjadi pada Cendric sehingga ia tak menolongnya sekarang, ia di beritahu oleh sosok kekuatannya saat dia bangun dari pingsannya tadi.


Kasumi kembali melesat ke arah Zion, ia memperkuat kekuatan di pedangnya kemudian menyerang Zion tanpa ragu.


Zion menerima serangan itu, anehnya sekarang ia hanya bertahan dan tak menyerang seperti awal pertarungan.


Kasumi merasa curiga, ia berpikir jika Zion merencanakan sesuatu.


"Apa yang kau rencanakan?"


Ucap Kasumi singkat, mendengar pertanyaan itu membuat Zion sedikit tertawa.(lagi, ketawa Mulu kau anjir)


"Kau pintar, tapi ini sudah terlambat"


Mata Kasumi membulat sempurna saat ia merasakan kekuatan yang muncul tiba-tiba, sekumpulan orang dengan jubah merah muncul di bawah dengan menggunakan teleportasi.


Mereka cukup banyak dan masing-masing memiliki senjata yang lengkap.


Yang mengejutkan adalah ras mereka beragam, tak hanya demon dan Undead saja tapi penyihir manusia pun ada di antara mereka.


"A..apa ini?"


Kasumi sedikit mundur, semua orang yang ada di bawah sana memiliki kekuatan hitam dalam tubuh mereka.


Kekuatan itu tak sama seperti yang di miliki Zion, namun itu masihlah kuat.


Jumlah mereka pun cukup banyak, beberapa dari mereka ada yang memakai baju besi juga item kuat.


Zion kembali menyeringai, ia membuka lengannya kemudian berbicara di depan Kasumi yang terkejut.


"Aku serius dengan tujuan ku, dan pasukan ku sudah siap sekarang. Nah, keponakan ku putri Kasumi, kami akan menghancurkan kerajaan mu sebagai yang pertama."


.


.


.


.


Maaf lama up, saya fokus ke novel yang ada di lapak sebelah jadi yang ini agak terbengkalai hehe.


bonus ilustrasi Yohan, maaf kurang rapi. dan harusnya mata Yohan tuh kek kristal gitu tapi saya gak bisa gambarnya, btw kalian tau mata athanasia di manhwa suddenly become me a princess? nah mata Yohan pun kek gitu cuman warnanya hijau.



Terimakasih sudah baca, like dan komen


(灬º‿º灬)♡

__ADS_1


__ADS_2