Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
Bab 91-Masih ada lagi


__ADS_3

Kairo menatap ke arah reruntuhan yang di tuju oleh orang yang dia kejar, orang yang sudah menusuk Kasumi lebih tepatnya.


Saat itu dia terburu-buru mengejarnya karena merasakan sesuatu yang familiar, namun saat ia tiba di tempat akhir dari orang itu, ia malah tak menemukannya di manapun.


"Aku harus segera kembali"


Dengan kecewa Kairo memutuskan untuk kembali, ia tak merasakan apapun di reruntuhan itu jadi merasa yakin jika tak ada kehidupan di sana.


Setelah Kairo benar-benar menghilang dari sana, seorang wanita dengan jubah merah dan luka di tubuhnya pun muncul.


Dia memastikan jika Kairo memang sudah pergi lalu keluar dari reruntuhan itu.


"Jika saja aku tak memiliki artefak ini mungkin saja tuan Kairo akan mengetahui keberadaan ku tadi"


Ia mengatakan itu sambil menyentuh kalung di lehernya, sebuah artefak legenda yang tak sempat Kasumi temukan.


Wanita itu adalah otak di balik semuanya, orang yang di bicarakan oleh Zion sebelum ia mati pada Kasumi.


Dya, bawahan misterius yang merencanakan pembangkitan Zion juga satu-satunya bawahan Zion yang tak mati.


Dia memanfaatkan Zion untuk kepentingannya sendiri lalu membuang Zion saat ia sudah tak berguna.


"Zion yang malang, dia mati dengan mudah karena Padang itu. Yah, aku sudah membantunya sedikit sih tapi sayangnya ia masih tak bisa membunuh Kasumi"


Ucapnya, agak kecewa dengan apa yang terjadi pada Zion.


Ia menghela nafasnya kemudian pergi.


'yah, aku masih memiliki rencana cadangan sih. Kasumi dan wanita itu harus mati, aku akan memastikan sendiri'


...******...


"Jaga dirimu baik-baik oke? Ibu akan selalu melihat mu dari atas sana"


Rheea melakukan perpisahan dengan Kasumi, waktunya sudah hampir habis sekarang dan ia harus segera kembali ke dimensi roh.


Kasumi mengangguk, meski tak mau berpisah dengan ibu yang sudah lama tak ia lihat tapi Rheea harus berpisah dengannya.


"Aku akan melakukan itu!"


"Bagus, ibu berharap banyak padamu. Dan, harus ku akui calon suami mu tampan semua"


"E..eh?"


Wajah Kasumi menjadi merah saat Rheea menggodanya, ia merasa malu sekarang dan Rheea pun tertawa.


"Aku titipkan Kasumi pada kalian"

__ADS_1


Davian dan Yohan mengangguk, mereka pun memiliki wajah merah yang sama seperti Kasumi.


Mata Rheea menatap ke arah seseorang, pria dengan rambut silver dan mata merah. Ia pun menatap ke arah Rheea dari tadi.


"Eli, terimakasih karena menjaga Kasumi dan maaf"


Rheea mengatakan itu dengan lemah, ia merasa sudah membuat Elios terluka secara batin.


Dia sudah tahu semuanya saat mengawasi dari dimensi roh.


Elios, sahabatnya yang sudah ia anggap sebagai kakak sendiri ternyata memiliki perasaan cinta yang mendalam padanya.


Bahkan perasaan itu masih ada sampai sekarang, dan Rheea baru menyadari itu saat ia sudah mati.


"Kamu tak perlu meminta maaf, terima kasih karena memperkenalkan perasaan itu padaku. Aku belajar banyak darimu Rheea"


Elios menjawab itu dengan senyuman di wajahnya, senyuman tulus dan lembut.


Ia sudah melupakan perasaan itu dan membuat keputusan.


Tubuh Rheea sudah semakin menghilang, waktunya habis sekarang.


Semua orang di sana menundukkan kepalanya sebagai penghormatan pada sosok Rheea.


Setelah itu Rheea pun menghilang dari sana, sebelum menghilang dia sempat tersenyum dan mengucapkan selamat tinggal.


Setelahnya semuanya pun mulai kembali seperti semula.


Saat mereka kembali ke kota, semua orang menyambut dengan meriah.


Mereka semua tahu tentang bahaya yang mengancam keselamatan mereka tadi dan sosok-sosok pahlawan yang sudah meraih kemenangan.


Kasumi, Davian dan Yohan tentu saja mendapatkan sorakan yang berbeda. Mereka pun tahu jika ketiga orang itu yang paling besar memberikan dampak pada kemenangan itu.


Hari-hari kembali berjalan.


Cendric berdebat dengan Black saat mereka merencanakan pernikahan Kasumi, sedangkan ayah Yohan hanya tertawa melihat kedua calon besan-nya.


Kasumi akan di nobatkan sebagai ratu saat ia sudah mencapai usia 20 tahun, yang artinya itu adalah 9 tahun lagi.


Karena usia dan tubuh Kasumi yang berbeda jauh, dia harus menunggu lama untuk melakukan banyak hal dan sekarang ia sedang belajar menjadi ratu yang baik.


banyak hal yang sudah ia dan keluarganya lalui, kehilangan kakeknya adalah hal yang paling membuat Kasumi terpukul namun ia masih harus menjalani kehidupan dengan baik, sesuai dengan apa yang di harapkan oleh Julius.


terlepas dari kabar buruk, kabar baik pun datang.


Salah satunya adalah kabar bahwa Miya melaksanakan pernikahan, setelah dua bulan pertarungan selesai, ia memberikan undangan pada Kasumi untuk hadir di pernikahannya. dan tentu saja Kasumi hadir di sana.

__ADS_1


Pernikahan Miya adalah satu-satunya pernikahan yang di hadiri oleh berbagai ras di dalamnya.


Yula berperan sebagai wali Miya karena semua keluarganya sudah mati, dan itu di perbolehkan.


Miya pun resmi menjadi ratu kerajaan Hyun-ah.


"Selamat Miya"


Kasumi memberikan selamat pada Miya, juga hadiah pernikahan berupa gunung tambang berlian yang dapat Miya investasikan di masa depan.


Awalnya Miya merasa terbebani dengan hadiah itu, namun ia menjadi semakin terbebani saat menerima hadiah dari Yohan, Davian, dan Yula.


Yohan memberikan kontrak kerja sama antar kerajaan juga tambang batu safir murni padanya, Davian memberikan tambang emas sedangkan Yula memberikan setengah hartanya pada Miya.


Harta milik naga adalah hal yang paling berharga, dan dia memberikan setengah dari itu pada Miya.


Pasangan Miya dan Leonardo jelas menjadi raja dan ratu paling kaya dalam sejarah kerajaan Hyun-ah.


Dan juga, kerajaan pertama yang menjalin hubungan baik dengan kerajaan samudra dan kerajaan di dunia dalam.


Beberapa bulan kemudian utusan dari dunia luar datang ke kerajaan Cyrent, mereka mengatakan ingin bertemu dengan Kasumi sebagai cucu satu-satunya dari Julius.


Kasumi pergi menemui mereka di ruang tamu dengan syarat Cendric pun harus ikut, dan utusan itu setuju.


Ia pun mengatakan tujuannya.


"Kematian tuan Julius membuat posisi beliau kosong, maka dari itu kami meminta salah satu anak anda nanti untuk menjadi penjaga dunia luar di masa depan"


Begitulah permintaan mereka, Kasumi sedikit bimbang dengan jawaban yang akan ia berikan.


Dunia luar membutuhkan keturunan murni untuk menjadi penjaga dunianya, sama halnya dengan dunia dalam yang membutuhkan keluarga agung sebagai penjaga dunia di sana pun begitu.


Kasumi mengangguk setuju, ia akan menjadikan salah satu anaknya nanti menjadi penjaga dunia luar.


Utusan itu mengangguk, kemudian mereka pun pergi setelah memberikan kalung pada Kasumi.


Kalung itu milik Julius dan akan di wariskan pada anak Kasumi yang akan menjadi penjaga dunia luar nanti.


Beberapa bulan kemudian, saat Kasumi sedang menikmati hari liburnya dari waktu belajar yang padat, ia berpapasan dengan Elios yang sudah memberikan laporan pada Cendric.


"Ah"


Kasumi terdiam, ia lupa belum menjelaskan tentang dia yang tak mengatakan apapun pada Elios bahwa wanita berambut putih itu dirinya.


Karena merasa waktunya yang pas, Kasumi pun mengajak Elios untuk berbicara dengannya.


"Apa paman bisa meluangkan waktu untuk ku?"

__ADS_1


Elios mengangguk, setelah itu mereka pun pergi untuk duduk di kursi taman dalam istana.


__ADS_2