Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
Bab 67-Ini aku


__ADS_3

"-Elios! Hoi, apa yang terjadi?"


Suara Black terdengar dari bola itu, sepertinya dia menggantikan Cendric untuk berbicara karena dia sedang bertarung. Pasukannya yang lain pun ikut bertarung bersama di sana, perang terjadi di dalam dimensi Maya, nampaknya Cendric berhasil membawa mereka semua ke dalam sana.


Itu di lakukan nya untuk mengurangi korban jiwa, karena jika mereka perang di dunia dalam mungkin saja beberapa wilayah akan hancur.


Elios berusaha mencerna apa yang terjadi, semua petinggi yang ada di sana pun sama bingungnya dengan Elios.


Julius datang tiba-tiba dengan Kasumi yang berpenampilan dewasa dan seorang pangeran dari kerajaan samudra, semua orang di sana mengenal Julius dan mereka terkejut saat Julius menggenggam tangan bangsawan muda yang ada di sana.


Bangsawan muda itu adalah Davian Nox Javier, putra kedua Black yang berarti kakaknya Alice.


Davian hadir di sana sebagai perwakilan bangsawan, meskipun ia masih muda tapi kemampuannya sudah di akui apalagi dia adalah murid dari Elios.


"Black, ku pikir kamu akan menjadi besan dengan Cendric"


Elios tanpa sadar mengatakan itu pada Black yang ada di sana, ekspresi terkejut pun terlihat di wajah Black yang terpantul dari bola.


Dia tak biasanya menampilkan wajah terkejut, tapi ucapan Elios berhasil membuatnya seperti itu.


"-ini gila, apa Cendric akan membunuh ku nanti?"


Ucap Black dengan nada bercanda, namun wajahnya terlihat khawatir. Dia ingat tentang kata-kata Cendric yang mengatakan jika dia tak akan pernah menikahkan anaknya dengan anak Black.


Elios menganggukkan kepalanya, bagaimana pun itu mungkin saja terjadi.


"Iyap, dia akan membunuhmu"


Elios mengatakan hal sadis itu dengan wajah yang biasa saja bahkan ia tersenyum seolah mengejek, melihat itu membuat Black tertawa di tengah-tengah perang yang terjadi. Dia berteriak ke arah Cendric yang sedang menggunakan pedang hitam miliknya, pasukan musuh memang lemah tapi mereka ada banyak, jadi itu agak membuat mereka kerepotan.


"-Oi! Cendric, jika kita kembali nanti jangan membunuh ku oke!"


Cendric melirik ke arah Black sejenak, ia masih bisa melakukan itu meski sedang membunuh tentara musuh.


"-Bodoh! Aku tak bisa mendengar suara mu!"


Black hanya tertawa sambil berharap itu tak akan terjadi, dia masih memiliki tiga anak dan satu istri jadi dia harap kematian tak akan datang lebih cepat.


Black terlihat menahan pedang yang di arahkan oleh musuh padanya, situasinya ini tak memungkinkan untuk terus berbicara dengan Elios, jadi dia pun memutuskan untuk mengakhiri dulu panggilan itu.


"Di sini masih bisa kami atasi, urus saja urusan di sana. Pasang pelindung, dalang di balik semua ini belum menampakkan dirinya dan lindungi putri Kasumi juga yang lainnya"

__ADS_1


Setelah Black mengucapkan itu, cahaya di bola itu pun mulai redup dan mati yang menandakan Panggilan berakhir. Sekarang Elios kembali ke masalah yang ada di ruangan.


Ia mendekat ke arah muridnya, Davian masih berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Julius.


"Tuan Julius, maaf tapi saya tak mengerti apa yang anda katakan, apa maksudnya dari yang kedua?"


Julius menatap Elios sejenak, kemudian ia pun menjelaskannya.


"Kamu adalah pasangan cucu ku yang kedua, sekarang ikut aku. Kita harus cepat melakukan pembagian kekuatan"


Elios dan semua orang yang ada di sana sontak langsung terkejut, mereka memang tak mengerti mengapa putri Kasumi memiliki dua pasangan tapi mereka jelas tahu apa yang akan terjadi nanti.


Itu adalah rahasia, jadi Elios pun langsung mengajak Julius dan yang lainnya ke tempat yang berbeda. Akan repot jika ada orang yang tahu tentang kutukan jiwa terpecah milik Kasumi.


"Tuan Julius, bagaimana jika kita bicara di tempat lain?"


Ucap Elios dengan agak berbisik, Julius melihat situasinya di sana. Semua menatap ke arahnya dengan tatapan ingin tahu, ada juga yang bingung.


Ia mengangguk setuju kemudian langkah keluar.


Kasumi dan Yohan ikut bersamanya, mata Kasumi melirik ke arah Davian yang berjalan di samping Elios, mereka terlihat sedang membicarakan sesuatu dulu.


"Davian Nox Javier"


"Ada apa?"


Yohan bertanya padanya dan Kasumi menggelengkan kepala sebagai jawaban.


"Tidak apa-apa"


Setelah Kasumi mengatakan itu mereka pun pergi ke ruangan lain, Elios sedang berbicara dengan bangsawan yang ada di ruang rapat terlebih dahulu sebelum ia menyusul Julius dan yang lainnya.


...•́ ‿ ,•̀...


"Jadi maksud anda, Davian adalah pasangan takdir putri Kasumi yang kedua?"


Elios mengulang kembali apa yang dia dengar dari Julius, Julius mengangguk membenarkan apa yang dia katakan, kemudian ekspresi Davian pun berubah pucat seolah tak percaya dengan apa yang dia dengar.


Dia ingin menganggap ini hanya bercanda saja tapi, yang mengatakan itu adalah Julius jadi sudah pasti jika itu adalah sebuah fakta, lagipula informasi ini tak lucu jika benar-benar lelucon.


"Tapi kakek, aku tak pernah bertemu dengannya bagaimana bisa dia di takdir kan untuk ku?"

__ADS_1


Davian mengangguk setuju, meski dia tahu tentang putri Kasumi tapi dia belum pernah bertemu dengannya, tapi tiba-tiba saja pemilik dunia tengah juga kakek Kasumi datang dan mengatakan jika dia adalah pasangan Kasumi yang di takdir kan.


Tentu saja itu membuat mereka terkejut, Yohan hanya diam mendengar semua itu. Julius menghembuskan nafas panjang, kemudian menjawab pertanyaan mereka.


"Kita tak punya waktu untuk itu, karena sekarang pasangan mu sudah lengkap kita akan segera memulai pembagian kekuatan"


Julius memilih untuk menunda jawaban Kasumi, mereka benar-benar tak memiliki waktu lebih untuk mejelaskan takdir yang Kasumi miliki.


Kasumi pun beranggapan begitu, jadi dia memutuskan untuk menuruti Julius.


"Ngomong-ngomong, aku membutuhkan tempat suci untuk melakukan itu, karena di sini tempat para demon jadi tak mungkin ada hal seperti itu, jika kita kembali ke dunia luar akan memakan banyak waktu"


Saat Julius sedang bingung, Kasumi memikirkan satu tempat yang sesuai dengan apa yang di katakan Julius.


"Kakek, aku tahu tempat suci ada di mana"


Julius menoleh ke arah Kasumi kemudian tersenyum bangga, ia senang menerima bantuan dari cucunya itu.


"Baik sekarang kita pergi ke sana, kau ikut kami juga"


Julius menunjuk ke arah Elios, Elios hanya mengangguk saja. Ia tak bisa menolak permintaan Julius.


Kasumi membawa mereka ke hutan tempat pohon putih di tengah danau suci, ia melewati danau itu dan merasa bernostalgia saat pertama kali dia tiba di dunia ini, juga itu adalah saat pertama dia bertemu dengan Miya dan Yula.


Kasumi juga jadi ingat pada roh penghuni danau itu, dia ingin bertemu dengannya lagi.


Mereka pergi dengan teleportasi yang di ciptakan oleh Julius, saat tiba di sana Kasumi di kejutkan dengan beberapa beast serigala putih yang menghadang mereka.


Ekspresi beast serigala putih itu terlihat tak suka, salah satu dari mereka pun berjalan ke depan Kasumi dan yang lainnya menghunuskan senjata yang mereka miliki.


"Pergilah dari tempat suci ini dasar iblis!"


Ucapnya dengan nada marah, Kasumi nampak bingung karena reaksi tak bersahabat yang mereka tunjukkan.


Ia kemudian mengingat sesuatu, Kasumi tak memakai cincin pengubah wujud jadi sudah jelas jika mereka tak akan mengenalinya.


Kasumi baru ingat jika cincin itu sudah di ambil oleh Dewi Azure. Sekarang Kasumi tak bisa membuktikan dirinya.


"Ini gawat"


Terimakasih sudah baca, like dan komen

__ADS_1


<( ̄︶ ̄)>


__ADS_2