
Udara malam terasa dingin saat ini, sekarang mereka sedang dalam perjalanan menuju ke kediaman keluarga Rula, meskipun hari semakin sore tapi mereka harus sampai di sana sebelum malam tiba dan pulang esok hari.
Cendric hanya memberi mereka waktu 2 hari, dengan alasan Kasumi yang memiliki tubuh lemah. Dia takut jika Kasumi akan sakit saat berlama di dunia tengah, namun semua orang juga tahu itu hanya alasan Cendric saja, dia tak mau jauh dari putrinya sangat lama.
Itu sebabnya dia bilang jika mereka tak pulang lebih dari 2 hari maka dia sendiri yang akan datang ke dunia tengah untuk menjemput Kasumi dan menjemput Kasumi dengan membawa 1000 pasukan khusus, Kasumi tak mau itu terjadi. Jadi, sebisa mungkin mereka menyelesaikan urusan dengan cepat.
Mata Kasumi menatap tangan Miya yang bergetar, ia mengerti mengapa Miya seperti itu, di siksa diam-diam sejak masih kecil pasti menyebabkan trauma pada Miya, sehingga membuatnya jadi seorang yang menyukai rasa sakit.
Untuk mencoba menenangkan nya ia pun menyentuh tangan Miya. Merasakan sentuhan hangat, Miya menoleh ke arah Kasumi yang tersenyum melihatnya.
"Tidak apa-apa, aku dan yang lainnya selalu ada di pihak mu. Jika mereka berani macam-macam padamu saat ada aku, maka akan ku pastikan mereka menjadi abu esok harinya"
Kasumi mengatakan hal sadis itu dengan tersenyum polos, Miya sedikit tertawa karna menyadari ucapan itu keluar dari mulut anak berusia 9 tahun, tapi. Bagaimana pun dia memang seorang putri raja iblis, jadi hal itu mungkin saja dia lakukan.
'Kekuatan milik putri Kasumi, memiliki tingkat yang jauh dari anak berusia 9 tahun pada umumnya, beliau bahkan memiliki pola pikir yang tak biasa. Sungguh, aku tak salah memilihnya sebagai master'
Batin Miya, mengagumi Kasumi. Dia jadi semakin merasa hormat padanya.
Mengabaikan tatapan kagum miya pada Kasumi, di sisi lain Sir Arfen masih saja memandang Yohan dengan tatapan tak suka. Yohan memutuskan untuk ikut dengan Kasumi, karna dia juga masih memiliki urusan dengannya.
Namun, tak peduli meskipun Kasumi sudah mengatakan bahwa Yohan dan ksatria nya. Sir Gery, ada di pihak mereka dan tak berbahaya, Sir Arfen masih saja memiliki kecurigaan yang tinggi pada mereka. Terutama setelah dia tahu, bahwa Yohan adalah seorang pangeran kerajaan samudra.
Yohan hanya terdiam di dekat Kasumi, mata miliknya sudah di ikat dengan kain untuk menyembunyikan identitasnya sebagai pangeran kerajaan samudra, karna mata permata miliknya tak bisa di sembunyikan dengan sihir jadi Kasumi pun menutup nya dengan kain.
Biarpun begitu, Yohan masih bisa berjalan dengan lancar karna kemampuan matanya indra lain miliknya yang bisa berjalan dalam kegelapan meskipun matanya tertutup. Itu adalah salah satu kemampuan istimewa milik Yohan.
Merasakan tatapan yang tak bersahabat dari Sir Arfen, membuat Yohan tertekan. Dia berusaha memasang senyuman saat menerima tatapan tak suka dari Sir Arfen, untung saja Yohan memiliki poker face dan wajahnya agak tertutup dengan tudung jubah sehingga ia mudah mengatur mimik wajahnya.
Jika ia masih menjadi Daisy, pasti sudah dari tadi dia bergetar ketakutan, seolah ingin mati karna menerima tatapan itu. Ia bersyukur, tubuhnya sekarang tidak mudah merasa takut, tak seperti dirinya yang dulu.
Beberapa menit kemudian, kereta kuda itu pun berhenti di sebuah gerbang depan mansion yang mewah dengan nuansa klasik yang pekat. Itu adalah kediaman keluarga Rula, mereka sudah sampai di rumah Miya dan Yula.
Yula turun pertama di ikuti oleh Miya dan Kasumi, lalu yang lainnya. Yohan dan ksatrianya Sir Gery juga ikut bersama, meskipun Sir Arfen sudah melarang mereka ikut dan di suruh kembali saja tapi Yohan tak mendengarkannya ia pun mengekor pada Kasumi yang semakin membuat Sir Arfen geram.
__ADS_1
"Lady Kasumi, bisakah anda memerintahkan ksatria anda untuk berhenti menatap saya seperti itu? Dia terlihat sangat menakutkan"
Yohan mengatakannya dengan berbisik, ia sekarang merasa sangat tak nyaman dengan tatapan itu. Yohan pikir dengan mengabaikannya sejak awal akan membuatnya berhenti, namun dia malah merasa semakin di intimidasi karnanya.
Kasumi melirik Sir Arfen sejenak, tatapannya memang terlihat sangat mengintimidasi sih ia juga bisa merasakannya.
"Baiklah, nanti akan ku beritahu dia"
Ucap Kasumi singkat, Yohan mengangguk dengan semangat mendengar itu. Lalu ia tersenyum di balik jubah nya, Kasumi hanya tertawa kecil melihat tingkah Yohan itu.
Seorang pria paruh baya mendekati Yula saat dia berjalan ke arah gerbang, pria itu adalah butler keluarga Rula dan dia sudah tahu jika Yula dan Miya akan pulang, lalu dia datang untuk menyambut mereka.
Anehnya wajah butler itu terlihat tak baik saat dia bertemu tuan rumah yang sudah lama tak berjumpa, melihat ekspresi itu Yula pun langsung bertanya saat dia sudah dekat dengannya.
"Ada apa Rick?"
Rick menatap Yula dengan tatapan bingung, dia seperti ingin mengatakan sesuatu tapi tak bisa mengatakannya, Yula melihatnya dari aura yang Rick keluarkan, ia menebak jika sikap Rick yang seperti ini adalah karna saudara Miya kembali berulah.
"Apa mereka, berulah lagi saat aku tak ada?"
"Benar tuan Yula"
Yula menarik nafas panjang, dia memijat pelipis kepalanya sejenak. Memang hanya mereka yang bisa membuat Yula sakit kepala seperti ini, ia bertanya lagi pada Rick tentang apa yang terjadi.
"Jadi, ulah apa yang mereka lakukan kali ini, sampai membuat mu panik begitu?"
Rick menjawabnya dengan sangat gugup, itu karna di sebelah Yula ada Miya juga yang sama memperhatikannya.
"M..mereka ingin menjodohkan nona Miya, dengan pangeran ke-2 kerajaan Ryura tuan"
Mata Yula membulat secara sempurna saat dia mendengar ucapan Rick, Miya pun sama terkejutnya dengan Yula begitu pula Kasumi dan yang lainnya.
Mana abu-abu milik Yula perlahan keluar, dia merasa sangat marah sekarang.
__ADS_1
"Semua orang juga tahu jika pangeran ke-2 kerajaan Ryura itu memiliki image playboy, dia juga terkenal mesum dan sering mempermainkan wanita. Apa yang otak kecil mereka pikirkan, sehingga mereka berniat menjual Miya ke pangeran itu!?"
Yula benar-benar merasa marah, dia tak bisa mengendalikan emosinya. Miya mendekati Yula, ia berusaha menenangkan Yula agar ia tak menghancurkan rumah dan seisinya, tak ada yang tahu apa yang akan di lakukan naga jika ia marah kan.
"Yula hentikan! Apa kamu mau menghancurkan rumah? Banyak orang yang tak bersalah di sini!"
Yula menatap Miya yang berusaha keras menenangkan dia, kemudian mana abu-abu milik Yula pun perlahan mmenghilang dia berusaha tenang sekarang.
"Di mana mereka? Aku harus membicarakannya dan mengatakan bahwa aku tak setuju dengan perjodohan sepihak itu"
"Saat ini mereka sedang menghadiri pesta ulang tahun putri keluarga Duke Viola, mereka mengatakan akan pulang esok hari"
Yula mengangguk paham, setidaknya ia tak harus langsung berdebat dengan mereka dan bisa beristirahat sejenak. Ia berbalik dan melihat Kasumi juga yang lainnya, Yula tersenyum tipis ia tak enak karna memperlihatkan pemandangan yang tak bagus.
"Maaf tuan putri, saya sudah memperlihatkan sesuatu yang buruk pada anda"
Ucap Yula ia meminta maaf sambil sedikit membungkuk, Rick yang melihat itu terkejut karna Yula biasanya tak akan mudah meminta maaf sambil membungkuk seperti itu, Rick berpikir jika Kasumi pastilah orang yang Yula hormati.
Kasumi menggelengkan kepalanya pelan.
"Tidak apa-apa, kamu pasti marah karna kejadian itu. Aku memakluminya"
Yula tersenyum mendengarnya, sungguh baik hati meskipun dia seorang demon.
"Jika seperti itu, terimakasih." Yula menjeda ucapannya sejenak"Rick, tolong antar mereka semua ke kamar. Perlakukan mereka dengan sangat baik, mereka itu tamu istimewa kami"
Rick mengangguk paham, ia lalu mengantarkan semua orang di sana ke kamarnya. Kini tinggal Yula dan Miya yang masih diam di depan gerbang, Miya menggenggam tangan Yula pelan saat seperti ini biasanya ia selalu melakukannya pada Yula.
"Jangan khawatir, aku tak akan membiarkan mu menikah dengan pangeran brengsek itu, kamu adalah anak yang aku pilih dan kamu harus menjadi penerus keluarga Rula"
"Terimakasih, karna memilih ku dan selalu melindungi ku Yula"
Terimakasih sudah baca, like dan komen >//<
__ADS_1
Oh, sedikit informasi. Saya berniat untuk merevisi 'lagi' cerita ini, jika ada yang berminat kalian boleh baca ulang sekarang yang sudah di revisi adalah episode 1-9 terimakasih.