Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
Bab 25-Mari pergi.


__ADS_3

Aku menatap sinis ke arah pria berambut perak yang duduk di depanku, dia membalas tatapan ku dengan senyumannya yang menyebalkan.


Sialan. Kenapa Rion tidak sakit seperti yang aku doakan? Sudah ku duga, sebaiknya saat itu aku menyewa dukun untuk menyantet dia.


Tapi apakah di demon realm ada dukun? Aku tak tahu banyak tentang itu.


Karena penasaran aku pun bertanya pada Alexis yang ikut bersamaku, kali ini Elios tidak ikut karena jumlah orang yang ikut sudah pas. Yah, aku tidak berharap kami bisa pergi bersama juga sih.


Sudahlah, sekarang aku ingin bertanya.


"Sir, apakah di sini ada dukun?"


Alexis sedikit tersentak pada pertanyaan ku yang tiba-tiba itu, sedangkan Rion menahan tawanya dengan tangan. Apakah ini lucu?


"Setahu saya dukun itu memang ada,"


Wajahku langsung cerah saat mendengar jawaban yang aku inginkan, sudah ku duga!


"Jadi. Di mana mereka?"


Alexis terdiam sejenak, dia terlihat sedang berpikir kemudian kembali berbicara.


"Mereka tinggal di kerajaan Koto, dukun biasanya lahir dari klan Orc."


Kerajaan Koto? Aku seperti pernah mendengar nama kerajaan itu deh. Aku yakin itu ada dalam buku sejarah yang aku baca dulu.


Rion yang sedari tadi berusaha menahan tawanya kini berbicara, dia menyadari jika aku memiliki ketertarikan pada kerajaan Koto.


"Kerajaan Koto adalah tetangga kerajaan Cyrent, mereka juga sudah menjalin kerja sama dengan kerajaan Dracovillia. Berbeda dengan dua kerajaan besar yang di pimpin oleh seorang raja, di sana pemimpinnya seorang ratu" dia menjeda ucapannya sejenak"tidak seperti kerajaan Cyrent yang mayoritasnya memiliki penduduk demon dan Dracovillia yang mayoritasnya vampir, di kerajaan Koto penduduknya campuran. Ras apapun bebas tinggal di sana.


Di sana juga memiliki banyak pulau dan gunung, karenanya kerajaan Koto menjadi tempat ideal untuk ras selain demon dan vampir tinggal"


ku dengarkan penjelasan Rion dengan baik. memang benar, di kerajaan Cyrent tidak memiliki banyak pulau ataupun gunung. Kami hanya memiliki banyak hutan dan monster tentu saja. Di kerajaan Dracovillia pun hampir sama, bahkan di Dracovillia minim cahaya. Di sana pun di dominasi oleh musim salju dengan musim semi yang singkat.


Dia cukup pintar juga tentang ini, mungkin karena dia calon penerus makannya dia tahu banyak.


"Di pimpin oleh Ratu?"


aku bertanya tentang hal yang membuatku penasaran.


"Betul, Ratu Viona De Micha. Beliau adalah ratu di kerajaan Koto, beliau memiliki darah campuran antara ras suci dan Elf karena itu kecantikan beliau berbeda dengan wanita lain"


Aku mengangguk paham pada ucapan Rion. Elf adalah ras yang terkenal dengan parasnya yang cantik, tidak hanya itu mereka juga di cintai oleh alam sehingga bisa meminjam kekuatan spirit.


Sedangkan ras suci, aku tidak terlalu tahu tentang mereka. Informasi yang aku tahu sangat sedikit, bahkan catatan tentang ras suci lebih sulit di temukan daripada ras demon atau lainnya.

__ADS_1


Yang ku tahu mereka memiliki rambut putih dengan mata emas, tapi ada juga yang bilang jika rambut hitam pekat dengan mata emas adalah ciri khas dari keturunan murni.


Mereka tinggal di dunia luar, tempat yang sulit di datangi. Apakah salah satu dari mereka akan hadir di ucapara ini?


Sekarang aku benar-benar penasaran tentang ras suci itu.


"Ras suci tinggal di dunia luar bukan? Apakah mereka juga ikut hadir menjadi perwakilan?"


Rion mengucapkan kata 'ah' singkat sebelum dia menjawab pertanyaan ku.


"Benar juga. Anda tidak tahu tentang ini,"


Rion menghentikan ucapannya sejenak, apa sih yang ingin dia katakan? Kenapa harus diam dulu.


"Apa itu?"


Karena tak sabar aku pun mendesaknya, Rion mengerti dengan ketidaksadaran ku, karena itu dia segera membalas.


"Sebenarnya orang-orang di dunia luar kurang suka bergaul dengan yang lain, karena itu mereka selalu menitipkan kehadiran mereka pada perwakilan dari kerajaan Koto."


"Bisa gitu?"


"Bisa, karena yang penting ada perwakilan. Jadi perwakilan dari kerajaan Koto mewakilkan dua kerajaan sekaligus, ini adalah kasus istimewa dan yang lain juga memakluminya"


"Siapa perwakilan itu? Ratu sudah memiliki anak?"


Karena Elios adalah tangan kiri ayah. Jadi apakah anak atau saudara dari ratu Selena akan menjadi perwakilannya?


"Ratu belum punya anak, bahkan beliau belum menikah dan tidak akan menikah"


Aku terkejut dengan fakta itu.


"Kenapa beliau tidak mau menikah?"


Pada pertanyaan ku Rion menggelengkan kepalanya, dia tidak tahu.


"Itu adalah informasi pribadi, namun banyak yang mengatakan beliau ingin mewariskan tahtanya pada keponakannya nanti. Kakak laki-laki beliau harusnya menjadi raja, namun beliau memberikan tahtanya pada ratu Viona."


Rion mengangguk pada ucapan Alexis. Sepertinya dia juga tahu banyak tentang kerajaan Koto.


"Kamu tahu banyak tentang kerajaan Koto ya, sir"


Alexis hanya tersenyum simpul, baru kali ini aku lihat dia tersenyum begitu.


"Dan yah, yang menjadi perwakilan dari kerajaan Koto juga kakak ratu Viona."

__ADS_1


"Kakak beliau?"


"Betul. Grand Duke Kairo Grace De Micha, kita akan bertemu beliau nanti"


Aku mengangguk paham pada ucapan Rion. Tapi tunggu dulu, Kairo Grace De Micha!? Dia, dia adalah pihak yang berkhianat dan menjadi sekutu Irene di masa lalu untuk mengalahkan ayah. Dia Kairo yang itu!?


"A..apakah kakak ratu Viona memiliki rambut hitam dan mata emas?"


"Iya. Beliau memiliki penampilan seperti itu, dan banyak wanita yang menyukainya tapi tidak bisa dekat dengannya karena sikap beliau yang sulit di dekati."


Aku kembali mengangguk. Itu dia, benar-benar dia.


Grand Duke Kairo Grace De Micha adalah tokoh pahlawan yang tak kalah dengan Irene saat aku menjadi Kahill dulu. Dia terkenal karena berani memberontak dari kerajaan demon realm dan membantu manusia, karena itu banyak yang menyukainya termasuk aku.


Tapi kali ini aku tidak menjadi Kahill melainkan putri dari musuh Kairo di masa depan, meskipun aku yakin masa depan suram itu tidak akan terjadi karena aku masih hidup tapi tetap saja ada masalah lain.


Masalahnya adalah Duke Kairo sudah tidak menyukai kerajaan Cyrent sejak awal, entah karena alasan apa dia tidak menyukainya karena itu dia bisa melakukan pemberontakan dengan lancar.


Dan aku sebagai putri sah yang memiliki darah dari musuhnya, dia pasti membenci ku.


Kepribadiannya sangat buruk jika di depan orang yang dia benci, bahkan dia bisa membalikkan satu kerajaan jika dia membenci rajanya.


Aku yang sekarang tidak sekuat saat aku menjadi Kahill, bahkan menggunakan sedikit kekuatan saja bisa beresiko terjadinya bentrokan mana lagi dan itu sangat buruk.


Aku hanya tidak perlu bertemu tatap dengan Duke Kairo, dengan begitu masalah tidak akan terjadi.


'Iya benar, aku hanya perlu melakukan itu'


Menghindari seseorang bukanlah sesuatu yang sulit, aku bisa melakukannya. Beruntung kita tidak akan bertemu sekarang, karena ku dengar Duke Kairo sudah pergi terlebih dahulu ke dunia tengah.


Iya, aku bisa melakukan itu! Mari kita tidak perlu bertemu dengannya.


Itu adalah rencana yang sempurna sampai membuatku tersenyum senang, sampai aku melupakan sesuatu.


Rencana apapun yang aku miliki tidak akan berhasil jika takdir menolaknya, dan sepertinya kali ini pun begitu.


"Perkenalkan nama saya Kairo Grace De Micha, kalian pasti perwakilan dari kerajaan Cyrent dan Dracovillia bukan? Senang bertemu dengan kalian"


Pria bertubuh tinggi itu tersenyum formal pada Kasumi dan yang lainnya.


Kasumi membalas senyuman itu dengan lancar, namun dalam lubuk hatinya yang paling dalam dia tidak menyukai pertemuan ini.


'Mengapa dewa tidak pernah mengabulkan doa ku!?'


Kali ini dia malah mengutuk dewa.

__ADS_1



Ini adalah peta dunia dalam. Hanya ada tiga kerajaan besar di sana, sebenarnya di ujung kiri ada perbatasan antara dunia manusia dan demon realm namun gambar ini terpotong jadi tidak kelihatan. Kerajaan campuran itu kerajaan Koto.


__ADS_2