Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)

Demon King'S Daughter(TAHAP REVISI)
Bab 34-Ikut Campur


__ADS_3

Kasumi dan yang lainnya, kini sedang melakukan makan malam di ruang makan keluarga Rula. Saat mereka datang kebetulan juru masak sudah menyiapkan semua makanan sehingga akan sangat di sayangkan jika mereka melewatkan jam makan malam.


Suasana di sana sangat sunyi, Yula hanya diam sambil memakan makanannya begitu juga Miya, Kasumi dan yang lainnya pun hanya diam dan sibuk dengan pikirannya masing-masing.


Yula memikirkan masalah yang di sebabkan oleh Rika dan Filo, kedua saudara Miya yang berniat untuk menjodohkan Miya dengan seorang pangeran dari kerajaan tetangga.


Ini akan menjadi masalah karna Miya adalah calon kepala keluarga sehingga jika ia menikah dengan seseorang yang berstatus lebih tinggi darinya, maka dia harus ikut dengan pasangannya itu. Jika Miya menikah dengan si pangeran secara otomatis ia tak akan menjadi kepala keluarga Rula, dan status itu akan jatuh ke salah satu saudaranya.


Itulah yang sebenarnya di inginkan oleh saudara Miya, mereka tak bisa trus terang untuk menyingkirkan Miya karna dia adalah anak yang di pilih oleh naga sang pelindung keluarga mereka, jadi satu satunya cara adalah membiarkan dia di ambil oleh pasangannya.


Dan hukum di kerajaan juga tidak melarang hal itu, meskipun Miya adalah anak terpilih tapi jika usianya sudah mencapai dewasa, ada pria yang melamarnya dan dia menyetujui lamaran itu maka Miya sudah harus lepas dari tanggung jawab calon kepala keluarga.


'Bagaimana pun caranya, aku harus membuat Miya tidak setuju dengan perjodohan itu, sehingga Rika dan Filo tak bisa memaksakan kehendaknya, jika salah satu dari mereka benar-benar mewarisi keluarga Rula maka keluarga ini tak akan bertahan sampai 4 tahun dengan sikap mereka yang seperti itu'


Batin Yula, memikirkan apa yang akan terjadi jika Miya menerima perjodohan itu, ia melirik Miya sejenak yang sedang duduk di sebelahnya. Miya pasti langsung setuju dengan perjodohan itu, karna ia seperti tak memiliki keberanian untuk menolak permintaan mereka.


'Apapun yang kami lakukan padamu itu untuk kebaikan mu juga, jadi lakukanlah apa yang kami katakan dan jangan pernah membuka mulut pada ayah dan ibu mengerti?'


Itulah kata-kata yang selalu di tanamkan pada Miya sejak ia kecil oleh kedua kakaknya, Yula berhasil menghapus sedikit pengaruh buruk dari kakaknya selama ia merawat Miya, karna itu Miya pun pertama kalinya berhasil menentang keinginan kakaknya dan kabur ke dunia dalam. Meskipun ia melakukan itu untuk kesenangan dirinya saja dan mengalihkan rencana Yula yang mengatakan ia akan menghancurkan sendiri keluarga Rula yang sudah leluhurnya jaga selama ini.


"Miya, kau harus menolak lamaran yang di lakukan kakak mu itu. Mereka hanya ingin menyingkirkan mu saja"


Ucap Yula setelah ia selesai makan malam, Kasumi dan yang lainnya menatap Miya sejenak, mereka juga mengharapkan jika Miya akan menolak lamaran itu.


Namun, Miya malah tersenyum tipis, seolah hal yang di katakan Yula itu bukan masalah.


"Tidak, aku masih percaya jika apa yang kakak ku lakukan adalah yang terbaik untukku, jadi mungkin aku akan menerima perjodohan itu, saat aku menghadiri upacara kedewasaan nanti"

__ADS_1


Brak!


Yula memukul meja dengan sangat keras, sehingga membuat permukaan meja itu sedikit retak karnanya. Kasumi dan yang lainnya tersentak karna reaksi Yula itu, namun di antara mereka Miya lah yang paling terkejut dengan tindakan Yula.


"Apa kau sangat bodoh sehingga tak bisa melihat sisi licik dari kakak mu itu!? Sadarlah, kau memiliki kekuasaan lebih dari kedua kakak mu itu sehingga itu membuat kakak mu iri dan mereka ingin mengambilnya untuk diri mereka sendiri! , Miya aku akan selalu ada untuk mu jadi jangan takut untuk melawan kakak mu itu"


Yula tak bisa meredam emosinya, ia benar-benar merasa marah saat tahu jika Miya masih akan menuruti permintaan kakaknya itu, Miya terdiam dia tak berbicara apapun. Baru kali ini dia melihat Yula sangat marah, sampai membentaknya.


Kasumi diam-diam melirik mereka, jika situasinya menjadi lebih buruk nanti maka Kasumi berniat untuk turun tangan, karna jika mereka terkena masalah sekarang itu akan menghambat tujuan Kasumi, dia juga sudah menganggap mereka berdua sebagai teman jadi dia semakin ingin membantu.


Seorang pelayan mendekati Yula, ia membisikkan sesuatu pada Yula yang masih memiliki ekspresi marah itu.


"Tuan Yula, Kakak nona Miya sudah pulang."


Yula mengangguk paham kemudian menyuruh pelayan itu pergi, ia menarik nafasnya lalu melihat ke arah Kasumi dan teman-temannya yang lain.


"Maafkan saya, karna sudah memperlihatkan hal yang buruk di depan kalian."


Ucap Yula pelan, melihat itu Kasumi pun hanya mengangguk saja.


"Tidak masalah aku—"


Kasumi tak sempat melanjutkan ucapannya, itu karna kehadiran kedua kakak Miya. Mereka langsung menatap ke arah Kasumi dan yang lainnya dengan heran.


"Apa mereka tamu mu Miya?"


Tanya Rika, Kakak perempuan pertama Miya. Seperti biasa, ia menatap kehadiran orang asing dengan tatapan merendahkan, di tambah pakaian yang di kenakan Kasumi dan teman-temannya adalah pakaian biasa dan bukan seperti pakaian bangsawan.

__ADS_1


"Miya, sudah kakak bilang bukan. Kamu jangan berteman dengan orang biasa, ingatlah kamu itu seorang bangsawan. Pilihlah teman yang sama seperti mu"


Ucap Filo, Kakak laki-laki Miya. Ia pun memiliki pandangan yang sama seperti Rika, mendengar ucapan mereka membuat Yula sakit kepala, ia sangat benci sifatnya yang selalu merasa paling baik hanya karna mereka seorang bangsawan.


"Mereka adalah tamu ku. Dan, kalian berdua. Ada hal yang ingin aku bicarakan, jadi datanglah ke ruang keluarga nanti"


Yula mengatakannya dengan wajah yang datar, tidak biasanya ia seperti itu jadi awalnya Rika ingin bertanya padanya. Namun, tiba-tiba Kasumi meletakan garpu miliknya di atas piring, sehingga itu membuat suara yang memfokuskan pandangan mereka padanya.


"Bicaralah di sini Yula, aku ingin mendengarkannya juga"


Ucap Kasumi dengan santai, melihat sikapnya itu membuat Filo kesal. Itu karna Kasumi bersikap seolah-olah ia adalah orang yang paling terhormat di antara mereka, padahal jika di lihat dari pakaiannya ia hanya rakyat biasa.


Namun, hal itu membuat Rika panik. Itu karna ia secara aneh bisa merasakan kehadiran yang kuat dari Kasumi juga keempat orang lainnya, dan saat cara bicara Kasumi yang santai pada Yula padahal ia adalah naga membuatnya menebak bahwa tamu Yula itu adalah naga juga sama sepertinya.


Yula terdiam, lalu ia mengangguk setuju, sikap Yula biasanya keras kepala ia tak akan langsung melakukan permintaan seseorang namun mengapa saat Kasumi mengatakan jika ia ingin mendengar percakapan mereka, Yula langsung menyetujuinya? Itu membuat Rika yakin jika mereka adalah naga, terutama Kasumi.


Ia berpikir jika Kasumi adalah pemimpin dari mereka, meskipun tubuhnya terlihat seperti anak 9 tahun tapi ia sangat yakin jika umur Kasumi sudah beratus tahun bahkan mungkin lebih.


Maaf telat update buat yang menunggu terimakasih >//<


Makasih juga buat yang baca like dan komen.


Karna sekarang lagi di revisi dulu jadi saya engak bakal update untuk sementara waktu, mohon tunggu lanjutan kisah Kasumi dkk ya teman-teman :)


Untuk yang udah di revisi itu episode 1-9, jika mau kalian bisa baca ulang. Karna ada beberapa informasi yang berubah.


Terimakasih sekali lagi.

__ADS_1


__ADS_2