Di Luar Tembok Kerajaan Nirwana Cakrabuana

Di Luar Tembok Kerajaan Nirwana Cakrabuana
Kerajaan Tanjung parang mencoba merobohkan benteng kokoh kerajaan Nirwana


__ADS_3

Penyerangan ini sulit di prediksi karena tidak ada awal mulai ny bagaimana, karena tiba-tiba ribuan pasukan kerajaan tanjung karang itu menyerbu kedaulatan kerajaan nirwana, yang sedang di tinggalkan raden askara dan raden suryacalaka, rupanya mereka mengetahui bahwa kekuatan kerajaan nirwana sedang rapuh tanpa kedua punggawa tersebut , namun perkiraan mereka tentunya salah besar. karena tidak semudah itu melumpuhkan kedigdayaan kerajaan nirwana.


panglima prajurit wasta kencana, sudah menyiapkan pasukan nya untuk membendung serangan gerilya dari kerajaan tanjung parang yang berada di semenanjung teluk malaka itu.


Kondisi dalam istana pun sudah gaduh oleh berita penyerangan ini, sang Maha prabu sura jalu sudarsana, memerintah kan ibunda ratu dan anak nya nyi mas citraloka serta menantu nya nyi mas ayu ningsih. segera bersembunyi dulu melarikan diri dengan kyai tunggul pamancar ke kadipaten waringin jati, untuk meminta bantuan kepada eyang lingga buana di padepokan cakrawala.


"Adinda lekas kau menyelamatkan diri"


"Tapi kakanda" 😭


"Lekas jangan membantah ku"


"Kita tidak punya banyak waktu lagi, ucap gusti prabu"


Dengan perasaan yang tidak karuan, dan panik, ratu nareswari, dan rombongan lain nya pergi menyelamatkan diri, namun, ratu nareswari itu tak henti-henti nya menangis karena khawatir akan terjadi hal yang tidak di inginkan pada suami nya itu sang Maha prabu sura jalu sudarsana.


"Kakanda, asin dan pergi"


"Kakanda jaga diri baik-baik" 😭


"Iya Adinda, pergilah cepat"


Sang Maha Patih jaya ledra kencan sudah, bersiap-siap, untuk menyelamatkan nyawa raja nya itu.


Dia akan mempertaruhkan segenap jiwa raganya untuk sang baginda raja.


"Akau tidak akan membiarkan,


gusti raja di sentuh sedikit pun"


"Terima kasih Patih jaya ledra"


"Kau perkuat saja benteng,


pertahanan kita, agar tidak


jebol"


"Siap paduka raja" 🙏


Sementara Patih jaya ledra kencana, ke depan gerbang istana, dan sang raja sudah di kawal oleh, senopati dharma kusumah, dan ki arja kencana, lalu ada adipati janggala kerta yang sudah kembali ke istana dari tugas nya itu.


Sang panglima prajurit nampak bergelora, untuk mempertahankan harga diri nya sebagai harga diri kerajaan nirwana, yang sudah di anggap remeh oleh kerajaan tanjung parang.


Sang panglima prajurit wasta kencana, menyerukan pasukan nya untuk langsung menyiapkan panahan nya. 🏹 dan menyuruh pasukan panahnya untuk segera bertahan.


Namun pasukan kerajaan tanjung parang, berhenti sejenak sebelum menyentuh gerbang kerajaan nirwana cakrabuana.


"Berhenti, ucap aba-aba dari


raja jalur pati"


Dengan perintah Raja nya,


pasukan para prajurit nya berhenti.


Dan menyuruh sang Patih Arya wisnawa, untuk bernegosiasi saja agar, kerjaan nirwana menyerah dan takluk, dan menjadi bawahan kerajaan tanjung parang.


"Patih Arya wisnawa?


"Sendiko dawuh gusti, ucap


"Patih Arya wisnawa"


"Lekas beri dua pilihan pada,


mereka, aku tunggu sekarang"

__ADS_1


"Sendiko dawuh gusti" 🙏


Sang patih Arya wisnawa, meminta waktu buta berbincang dengan Patih jaya ledra kencana, untuk menyampaikan perintah dan keinginan raja nya itu.


"Wahai wasta kencana,


panggilah dulu, Patih mu itu"


"Banyak bicara kau, Arya


wisnawa" 😡


"Sabar dulu wasta kencana, kita


berunding dulu saja"


"Aku masih ada belas kasih,


padamu wasta kencana" 😁


"Kau meremehkan kami, Arya


wisnawa, coba saja kalau kau ,


bisa meruntuhkan kami"😡


"Ada apa kau Arya wisnawa, ucap Patih jaya ledra"


"Akhirnya kau menunjukan,


barang hidung mu juga, Patih


yang maha Agung jayaledra" 😁


"Tak usah kau basi-basi kita,


"Sudah kau menyerah saja, dan


menjadi bawahan kerajaan


kami" 😁


"Cuihhhhhhhh" (sang Patih jaya ledra meludahi Arya wisnawa)


"Bajingan kau, ucap Arya


wisnawa"


Serang......


"Ucap Patih jaya ledra kencana"


Akhirnya negosiasi itu berjalan buntu, karena Patih jaya ledra tidak mau memberikan harga diri nya kepada kerajaan tanjung parang. Secara mengejutkan prajurit tanjung parang berhasil menembus gerbang kerajaan nirwana.


banyak prajurit kerajaan nirwana yang gugur akan peperangan ini.


Namun wasta kencan tidak mau menyerah begitu saja, dia secara mengejutkan melawan senopati wirajati dan panglima prajurit parungkawa.


sedangkan Patih jaya ledra melawan Arya wisnawa.


Dan di lain tempat sang raja jaludra pati berhasil menembus singgasana nya raja sura jalu sudarsana.


Mereka beradu kanuragan namun tidak di dalam istana , sang prabu sura jalu membawa nya untuk bertarung di luar istana, senopati dharma kusumah dan adipati janggala kerta pun ikut serta dalam peperangan ini.


Sangat seru untuk di saksikan, karena kedua raja ini saling adu ilmu kanuragan.


"Kau akan mati sura jalu, ucap jaludra pati, pada nya"

__ADS_1


"Tidak semudah itu kau merobohkan ku"


"Kita buktikan saja jaludra pati"


"Aku menyukai keberanian mu"


"Tak usah banyak bicara" 😡


Di lain tempat, wasta kencana berhasil melumpuhkan senopati wirajati dan panglima parung kawa, sedangkan Patih jaya ledra sudah melenyapkan Patih Arya wisnawa dengan keris pusaka sakti nya itu.


keadaan sudah membalik kerajaan nirwana dengan gigih bisa mempertahan kan harga diri dan kehormatan nya.


Kini tersisa beberapa prajurit saja, yang akan di habisi dan di ***** habis oleh sang panglima prajurit wasta kencana.


Wasta kencana, tubuhnyq berlumuran darah penuh dengan luka bekas pedang dan senjata tajam, tapi masih bisa bertahan hidup, dan menghabisi para musuhnya itu.


Tibalah dia ingin membantu gusti prabu sura jalu, namun di suruh mundur oleh Patih jaya ledra.


"Mundurlah wasta kencana kita sudah menang"🏆


"Siap paman patih"


"Tapi aku tidak mau melihat,


gusti prabu berjibaku, seperti ,


itu"


"Iya kita akan lebih bangga bila sang baginda raja menumbangkan si jaludra pati itu"


"Okelah paman Patih, ucap wasta kencana"


Pertarungan sengit antara kedua raja itu berlangsung seru sekali.


Sama-sama berilmu tinggi dan sama-sama mempunyai tenaga dalam yang sangat dahsyat.


"Kau datang hanya untuk mengantarkan nyawa, jaludra pati, ucap gusti prabu sura jalu"


"Sialan anak buah ku telah gugur semua nya"😡


"Dan kini giliran mu yang akan menyusul mereka, ucap gusti prabu sura jalu sudarsana"


Hiyaaaaaaaaaat......


Baginda raja mengeluarkan keris pusaka keramat nya. keris itu keris turun temurun dari raja-raja terdahulu nya.


Yang memiliki daya magis yang sangat tinggi.


"Terimalah Ini jaludra pati"


Sang baginda raja berlari, sambil menusukan keris itu ke badan raja jaludra pati.


Arrghhhhhhhhh......


Tangan raja jakudra memegangi keris yang menembus tubunya itu, dan mengatakan kata-kata terkahir untuk gusti raja sura jalu sudarsana.


"Kau hebat sura jalu"


Dan sekaratlah dia, tepukan tangan dari sang Patih jaya ledra kencana, dan berbagai pujian dari para senopati dan adipati datang silih berganti.


Ini adalah sebuah kemenangan besar, dan patut di syukuri.


Sang Hyang Widi, masih mengijinkan kita untuk tetap hidup, dan mempertahan kan kerajaan nirwana cakrabuana.


Namun, pujian itu harus di berikan kepada wasta kencana yang bergerilya, mengalahkan musuh musuhnya secara sekoradis dan tidak pantang menyerah.


Sehingga para musuhnya tumbang satu persatu.

__ADS_1


__ADS_2