
Mungkin ini yang di namakan sebuah konflik berkepanjangan anatara kedua pemimpin kerajaan yang di warisi sebuah dendam dari kakek buyutnya.
Yaitu antara Gusti prabu wira sanjaya kusumah dan prabu Darusa lingga.
Korban sudah tidak terhitung semenjak perang antara kerajaan itu berlangsung.
Rakyat menjadi korban akan ke egoisan kedua penguasa itu.
carut marut sistem pemerintahan kian terasa efek nya untuk rakyat dari kerajaan masing-masing.
kebutuhan sandang dan pangan semakin merosot drastis.
Para kepala Dusun kadipaten waringin jati kulon dan wetan terus meminta kebijaksanaan dari seorang Gusti prabu wira sanjaya kusumah.
Mungkin cara itu agar beliau lebih memperhatikan rakyat nya sendiri yang kehilangan sanak keluarga, lalu kehilangan mata pencaharian yang lebih parah nya, mati kelaparan.
Apakah ini yang di namakan sebuah keadilan? entahlah.
Ki praja winata, sebagai kepala Dusun sudah berusaha mati-matian membela rakyat nya, yang menaruh harapan lebih agar beliau menyampaikan aspirasi dan keluh kesah nya kepada sang maha raja.
Yaitu penguasa kerajaan nirwana cakrabuana.
Sedangkan di pihak kerajaan parukuyan pun kurang lebih sama apa yang di rasakan rakyat kecil orang pribumi. seperti akan hal nya kerajaan nirwana .
Untuk saja persediaan rempah-rempah di gudang masih banyak dan bisa di jual ke negeri sebrang untuk modal mensejahterkan kerajaan dan rakyat nya sendiri agar tidak semakin mencekam dan kian terpuruk oleh sebuah keadaan.
Raja darusa lingga kini juga dalam suasana berduka karena sang patih janggala kerta sudah tewas di kerajaan wangsa tunggal.
Lalu si susul oleh sang panglima prajurit panji anggalarang yang di hukum pancung oleh Gusti prabu wira sanjaya kusumah.
Beliau kini menaruh harapan kepada seorang indrakala dan chandrakala yang di sokong maha guru nya tercinta yaitu ki rawa daksa.
Dan tersiar kabar bahwa raja darusa lingga sedang mencari maha patih baru yang bisa dia andalkan untuk sebagai palang pintu yang kuat.
Awalnya Raja darusa lingga menaruh harapan kepada indrakala bersaudara namun, mereka menolak untuk di berikan sebuah jabatan itu.
karena dengan alasan dia hanya ingin hidup bebas tanpa sebuah ikatan sistem pemerintahan.
Maka dari itu sang Raja darusa lingga mengadakan sayembara. untuk mencari seorang maha patih yang tangguh dari berbagai pelosok nusantara.
Raja darusa lingga sudah berpikir dan menyiapkan siasat baru lagi untuk melawan dan menghabisi semua punggawa kerajaan nirwana cakrabuana.
Hingga dia meminta sebuah saran dari si kembar indrakala.
"Wahai indrakala apakah kau sudah
sebar luaskan berita ini?
"Sudah baginda prabu"
"Jawab indrakala"
"Kita tunggu saja berita bagus nya"
"Baiklah aku berharap banyak dari
hasil kerja keras mu indrakala"
"Ucap baginda prabu darusa
lingga"
"Tentu saja hamba tidak akan mem
buat mu kecewa" 🙏
"Terima kasih atas pengabdian mu
indrakala"
"Sama-sama baginda prabu" 🙏
__ADS_1
Hari demi hari dan minggu demi minggu telah di lewati, akhirnya para calon maha patih sudah siap untuk mengikuti sebuah sayembara akbar ini.
Para pendekar dari berbagai pelosok daerah sudah berkumpul di perataran kerajaan parukuyan.
Dan yang menjadi bahan perbincangan adalah seorang pendekar muda yang berasal dari selat Malaka. yang bernama Mangku asbanijaya.
Dia adalah seorang pendekar dari perguruan silat rajah Purnama.
Sosok anak muda itu menjadi sorotan penting pihak kerajaan parukuyan.
Terompet sudah di bunyikan pertanda pertandingan akan segera di mulai.
Kini yang akan menjajal pertama adalah Arisnawa melawan Laksamana diningrat.
Pertarungan pemuda yang berasal dari kerajaan tembong agung dan kerajaan mayapada.
Ini sebuah kejutan besar karena harusnya mereke berada di pihak kerajaan nirwana cakrabuana.
Singkat cerita mereke berdua mulai unjuk gigi akan ilmu kanuragan yang mereka miliki.
Semua nampak bersorak bersemangat agar para petarung semangat dalam memeberikan sebuah tontonan yang menarik di pandang mata.
Sang baginda raja darusa lingga sudah di temani ratu dewi Sri.
"Kakanda acara ini sangat meriah
sekali aku lihat"
"Tentu saja Adinda"
"Ucap baginda prabu darusa lingga"
"Kau duduk saja yang manis di
sampingku"
"Baiklah kakanda prabu"
"Hamba menghadap Gusti prabu" 🙏
"Ada apa gerangan indrakala?
"Seleksi tahap awal sudah selesai
Gusti prabu"
"Ucap indrakala"
"Baiklah sekarang kau urus acara
Selanjutnya"
"Hamba mohon ijin pamit gusti"
"Silahkan indrakala"
Indrakala pun membalikan badan nya dan kembali fokus untuk melihat Seleksi tahap kedua.
sayembara berlangsung cukup meriah dan berlangsung tertutup agar tidak di ketahui oleh pihak kerajaan nirwana cakrabuana.
Singkat cerita semua acara sudah berlangsung di selesaikan dengan baik tanpa ada kendala apapun juga.
dan yang terpilih adalah pemuda asal selat Malaka yang bernama Mangku asbanijaya, sesuai prediksi awal bahwa dia lah yang akan terpilih .
Ilmu kanuragan nya memang di atas rata-rata dan indrakala pun sudah punya prediksi bahwa pemuda itu bisa menandingi ilmu kanuragan yang dia miliki.
"Sekarang kau terpilih wahai asabani
jaya"
"Terima kasih atas penghormatan
__ADS_1
nya"
"Aku merasa tersanjung dengan
semua ini"
"Begitulah ucap asbanijaya"
Dan tanpa berlama-lama lagi seorang asbanijaya langsung di berikan baju kebesaran maha patih dan keris pusaka yang di berikan langsung oleh Gusti prabu darusa lingga.
Kini beliau nampak gagah memakai baju kebesaran nya.
"Sekarang kau sudah di lantik
sebagai maha patih"
"Ucap Gusti prabu darusa lingga"
"Hamba siap mengabdi dengan
sungguh-sungguh"
"Ucap patih asbanijaya"
"Dan Aku menaruh harapan lebih
Darimu wahai patih asbanijaya"
"Ucap Gusti prabu darusa lingga"
"Semoga saja aku tidak pernah
mengecewakan mu"
Kali ini hati baginda raja darusa lingga sedikit berbeda hati karena sudah mendapatkan maha patih yang sesuai dengan apa yang dia harapkan selama ini.
Jiwa Ksatria pemberani dan ilmu kanuragan yang mempuni. jelas bukan sebuah isapan jempol belaka.
Hari sudah mulai gelap dan acara sayembara ini sudah di tutup secara sakral oleh seorang maha prabu darusa lingga.
Sementara itu Chandrakala sedang berada di sebuah gunung wasta timbul, yaitu tempat semedi nya ki. rawa daksa.
Ki rawa daksa kini berpindah-pindah
tempat agar jejak nya tidak bisa di temukan oleh para mata-mata kerajaan nirwana cakrabuana.
Terutama. oleh maha patih askara dan Gusti prabu wira sanjaya kusumah.
Ketakutan nampak ada di pihak ki rawa daksa.
Fisik nya sudah jauh berbeda kini dia memakai jubah serba hitam. dengan wajah yang sangat menyeramkan.
Ilmu kanuragan Rawa rontek nya memang terbilang sangat tinggi.
Atas ijin sang Hyang Widi, ki rawa daksa berhasil hidup kembali.
Dan siap untuk menaburkan kebatilan dan ke angkaramurkaan di muka bumi ini.
Akankah Gusti prabu wira sanjaya kusumah, menghentikan dan membinasakan kembali seorang ki rawa daksa.
Harapan itu akan selalu ada bagi pihak kerajaan nirwana cakrabuana.
Akankah sang dewata agung, membantu Gusti prabu wira sanjaya.
Semoga saja, sebagai seorang raja yang Agung beliau bisa melaksanakan mandat nya untuk menumpas sebuah kebatilan dan ke angkara murkaan ini.
Genderang perang akan segera berbunyi.
Pertanda darah dan korban jiwa akan menjadi sebuah pemandangan lagi di daratan Pulau jawa.
Kalah sebagai pecundang dan ataukah menjadi seorang pemenang dalam balutan konflik berkepanjangan ini.
__ADS_1