Di Luar Tembok Kerajaan Nirwana Cakrabuana

Di Luar Tembok Kerajaan Nirwana Cakrabuana
kerajaan wangsa tunggal di rebut kembali oleh Raja darusa lingga


__ADS_3

Belenggu nestafa itu nyata di rasakan oleh Raja suryacalaka. tahta yang dia genggam singgasana yang dia duduki di rebut secara paksa oleh Raja darusa lingga dan para punggawa nya.


Di tambah lagi dia harus kehilangan kedua orang tua nya.


Kini dia sedang berada di padepokan cakrawala. untuk meminta bantuan dan sekaligus melarikan diri dari kejaran raja darusa lingga dan patih janggala kerta.


Asta batarakala pun, merasa iba akan keadaan raja suryacalaka.


Tapi petaka itu datang saat tempat persembunyian nya di ketahui janggala kerta.


Dia tidak kehilangan jejak seorang raja suryacalaka.


"Keluar kau raja pengecut"


"Ucap patih janggala kerta"


"Aku akan mencabut nyawa mu"


"Ternyata kau tidak pantas untuk


menjadi seorang raja"


"Celoteh patih janggala kerta"


"Kalau kau tidak keluar akan aku


lenyapkan padepokan ini"


Patih janggala kerta rupanya mengancam kepada raja suryacalaka yang bersembunyi di dalam padepokan cakrawala.


Lalu keluarlah Asta batara kala.


yang mencoba mengusir patih janggala kerta.


"Ada apa gerangan kisanak?


"Tanya Asta batarakala"


"Bajingan kau Asta batarakala"


"Cuihh..... "


"Janggala kerta meludah"


"Jaga sikap dan mulut mu"


"Asta batarakala memperingatkan


patih janggala kerta"


"Aku tak perlu sopan dengan


tikus hutan seperti mu"


"Patih janggala kerta semakin

__ADS_1


brutal dan membabi buta"


Dan tanpa basa-basi lagi patih janggala kerta langsung mengubrak


abrik padepokan cakrawala. tapi kini dia di kepung oleh para pendekar murid padepokan cakrawala.


Namun kedigdayaan seorang patih janggala kerta tidak bisa di imbangi oleh para murid pendekar cakrawala.


Hingga pertarungan sengit anatara Asta batara kala dan patih janggala kerta tidak bisa di hindari lagi.


Janggala kerta kesal atas sikap Asta batara kala, yang menyembunyikan raja suryacalaka.


"Kalau kau masih berkeras hati


jangan salahkan diriku"


"Kau akan mati konyol Asta


batarakala"


"Ancam patih janggala kerta"


"Coba saja janggala kerta"


"Jawab Asta batarakala"


Asta batarakala mengeluarkan jurus piritan husada. ilmu itu dia pelajari dari kitab panyandaan milik eyang lingga buana.


Jurus itu memiliki kekuatan yang maha dahsyat. yang bisa menyapu dan merabut akar pohon yang besar.


Serangan itu sangat brutal untuk menyerang Asta batarakala.


Tangan nya pun kini sudah terluka oleh jurus yang di pakai oleh patih janggala kerta.


"Gimana Asta batarakala"


"Tanya patih janggala kerta"


"Kau tak usah sombong dulu"


"Nada bicara Asta batarakala


semakin meninggi"


Rupanya jurus pamungkas piritan husada dari Asta batarakala belum sempurna untuk dia pelajari dan di kuasai.


Dalam pertarungan itu, Asta batara kala semakin terpojok oleh kedigdayaan ilmu sakti mandraguna nya patih janggala kerta.


Sontak saja patih janggala kerta


kian sesumbar, dan mengejek ilmu kanuragan yang di miliki oleh Asta batarakala.


"Kau bukan tandingan ku Asta


batarakala"

__ADS_1


"Ucap patih janggala kerta"


"Sombong sekali kau kisanak"


"Di atas langit masih ada langit"


"Dan aku berada di langit ke tujuh"


"Semakin angkuh sikap patih


janggala kerta"


Di sana Asta batarakala langsung melakukan semedi dan menggunakan jurus pelebur sukma miliknya untuk melawan ilmu kanuragan milik patih janggala kerta.


Namun patih janggala kerta sudah mengantisipasi nya dengan.


Jurus tembong nyimuni, sehingga dia bisa melihat pergerakan Asta batara kala secara lahir dan batin.


Dia mengunci Asta batarakala di alam ghaib dan tidak bisa kembali lagi bersatu dengan raga nya.


Sungguh licik patih janggala kerta. dia kini bebas tanpa hambatan untuk mencari raja suryacalaka.


Namun saat di telusuri ternyata raja suryacalaka sudah tidak ada dan berhasil melarikan diri nya.


"Laknat dia berhasil kabur lagi"


"Ucap patih janggala kerta"


Namun patih janggala kerta, tidak berkecil hati dan pantang semangat.


dia berusaha mencari jejak dari raja suryacalaka yang kian seperti macan yang kehilangan taring nya.


Rupanya raja suryacalaka sedang bersembunyi di seke tombel.


Semua prajurit kerajaan parukuyan di kerahkan untuk mencari raja suryacalaka yang sedang bersembunyi di sebuah rimbun nya pohon-pohon hutan belantara itu.


"Cari dia sampai ketemu"


"Ucap patih janggala kerta"


"Siap paduka patih"


"Para prajurit itu menjawab


serentak"


Entah apa yang di pikirkan suryacalaka. dia tidak berani untuk melawan patih janggala kerta. Pikiran dia sedang goncang memikirkan masih istrinya, nyi mas citraloka yang kebetulan sedang dalam keadaan hamil muda.


Kini dia sudah menemukan guha untuk di jadikan tempat persembunyian nya. dan dia mulai masuk ke dalam guha itu yang nampak menyeramkan.


Sementara itu di lain tempat patih janggala kerta, merasa jengkel dan marah. dia merusak padepokan cakrawala. hingga rata dengan tanah sedangkan tubuh dari Asta batara kala. di buang nya ke hutan rimba dengan maksud agar di makan hewan buas.


Sungguh sikap yang tidak terpuji sama sekali di lakukan oleh patih janggala kerta.


Akankah kebiadaban nya bisa di hentikan.

__ADS_1


__ADS_2