
Atas dasar, rasa Terima kasih nya, jaka kelana yang menyelamatkan raden suryacalaka, dia akan di tawari masuk anggota ke istana dengan jabatan panglima prajurit, untuk menemani wasta kencana.
Dan ini sudah ada sebuah rundingan besar, yang di bicarakan secara musyawarah oleh, semua anggota ke istanaan.
Terlebih raden suryacalaka, dan ayahandanya, maha patih jaya ledra kencana.
Wasta kencana pun sangat antusiasme sekali, karena dia bisa bahu membahu menjaga. kedaulatan kerajaan nirwana cakrabuana.
Dan di panggilah, jaka kelana oleh senopati darma kusumah, atas perintah sang baginda raja
Sura jalu sudarsana.
"Senoapati darma kusumah"
"Gusti prabu, memanggilnya"
"Hamba menghadap, gusti
prabu,ada apa gerangan" 🙏
"Lekas kau panggil jaka kelana
kehadapan ku"
"Hamba, akan menjalankan,
perintah mu gusti" 🙏
Tanpa berpikir panjang lagi,
dan bertele-tele, senopati,
darma kusumah langsung,
bergegas, pergi keluar istana dengan di dampingi adipati janggala kerta, untuk menjalankan mandat, dan tugas penting dari Gusti prabu sura jalu sudarsana.
Rupanya jaka kelana, akan ketiban durian runtuh, nasib nya akan berubah drastis, bila dia mau menyanggupi tawaran dari sang gusti prabu sura jalu
sudarsana.
Senopati darma kusumah rupanya tidak harus pergi jauh-jauh ke rumah nya.
Karena dia sudah menemukan jaka kelana di kadipaten merak dampit , dia sedang berniaga berdagang, rempah-rempah rupanya dengan ki Amarta kerta sesepuh kadipaten merak dampit, yang membantu maha patih jaya ledra kencana.
"Sampurasun"
"Rampes"
"Apa kau yang bernama jaka kelana, ucap senopati darma
kusumah"
"Iya betul aku jaka kelana"
"Atas perintah sang paduka raja
kau di panggil, sekarang juga
untuk menghadap nya"
"Ada apa ini?
"Aku bukan pemberontak"
Rupanya, jaka kelana merasa dia akan di hukum, dan di anggap sebagai pemberontak kerajaan nirwana cakra buana.
Namun ki Amarta yang menjelaskan, bahwa dia akan di berikan penghargaan besar oleh paduka raja. jadi dia tidak, merasakan kepanikan lagi.
"Kau tidak usah takut dan panik
jaka, percayalah sama aki"
"Ucap ki Amarta padanya"
"Baiklah ki aku ikutin saja"
"Bagus kau memang pemuda,
yang baik cah bagus"
"Ucap, ki Amarta, memuji nya"
"Ah ki Amarta bisa saja"
"Aku jadi tersanjung"
Dan senopati darma kusumah pun berhasil membawa nya untuk datang ke istana kerajaan nirwana cakra buana.
Atas bantuan bujukan ki Amarta
Sesampainya di istana, dia gugup sekali, yah pantas saja
dia gugup, karena seumur hidupnya baru kali pertama dia
__ADS_1
menginjakan kaki nya di sebuah istana yang besar dan megah ini. langkah nya dan gerak-gerik nya sangat tidak lazim dan jadi bahan tertawaan seisi istana.
namun raden suryacalaka, langsung membela nya, dengan memarahi orang-orang yang menertawakan nya.
"Hai jaka sahabatku, ucap raden
suryacalaka"
"Raden, sambil menunduk kan
kepala nya"
"Lalu dia memberikan sujud nya
pada gusti prabu sura jalu"
"Hamba, menghaturkan,sembah
sujud ku gusti prabu" 🙏
"Aku Terima sembah sujudmu"
"Dan bangunlah jaka kelana"
Lalu, jaka kelana sedikit mengangkat dagu nya sambil menghaturkan sembah sujudnya di hadapan gusti prabu, yang sedang gagah berdiri di singgasana kerajaan nya itu.
Sang paduka raja sura jalu sangat bahagia, akan sikap nya
dan kepolosan nya itu.
Terlebih, nyi mas citraloka yang seakan menaruh simpati pada jaka kelana, dan mungkin bisa di bilang jatuh cinta pada pandangan pertama nya.
Itu karena mungkin wajahnya yang tampan rupawan serta mempunyai budi pekerti yang baik, seperti akan hal nya ia membantu, suryacalaka dan merasa suryacalaka berhutang budi padanya.
Nyi mas citraloka pun bertanya pada ayahandanya sendiri.
"Maap ayahanda siapakah,
pemuda tampan itu gerangan?
"Dia adalah jaka kelana, putriku"
"Dan dia akan menjadi anggota
kerajaan yang baru"
"Ucap gusti prabu sura jalu"
Alangkah bahagia nya, Nyi mas citraloka, menyambut kabar gembira ini, dan jaka kelana pun sudah menyanggupi, akan permintaan sang paduka raja,
ki tamiang, untuk bisa bertugas di dalam ke istanaan kerajaan nirwana cakra buana.
"Akhirnya kau bisa jadi punggawa kerajaan juga jaka
kelana"
"Ucap raden suryacalaka"
"Hamba, tidak kuasa untuk,
menolaknya raden" 🙏
"Dan ini sebuah kehormatan
bagi rakyat jelata sepertiku"
"Engkau tak usah merendah
seperti itu jaka"
"Kau pantas mendapatkan
semua ini"
"Dan kita akan bersahabat ,
selamanya, ucap raden
suryacalaka"
"Hamba tak kuasa, menahan
hari ini, raden suryacalaka" 🙏
"Sudah.. sudah.... (Raden suryacalaka menepuk-nepuk
pundaknya jaka kelana)
Sungguh pemandangan nya mengharu biru bukan?
Ini sebuah keajaiban, seorang pemuda lugu biasa, bisa menjadi punggawa kerajaan nirwana cakra buana.
Dan ini adalah, berkat campur tangan Tuhan juga, bahwa nasib seseorang itu tidak bisa
__ADS_1
di prediksi oleh seorang manusia biasa, Tuhan bisa
mengangkat harkat derajat seseorang. dalam sekejap mata.
Mungkin filosofi nya, berbuatlah baik dan berusaha menjadi orang baik niscaya kebaikan itu akan menjadi dewa penolong bagi diri kita.
Dan setelah terjadi kesepakatan antara, gusti prabu dan diri nya.
Jaka kelana langsung berpamitan dulu, untuk meminta iji pada ayahandanya.
Akan hal ini, dia akan menjadi bagian dari anggota kerajaan nirwana cakra buana.
Dan tentu saja ini bisa di bilang sebuah pengabdian. kepada negara nya sendiri.
Dan sampai juga jaka kelana di rumah nya. dengan membawa hasil dagangan nya bersama ki Amarta.
"Sampurasun"
"Rampes"
"Eh nak kau sudah pulang rupa
nya, ucap ki tamiang"
"Iya ayahanda"
Dan tibalah saat nya dia menjelaskan semua nya, duduk perkara nya secara detail, dan dayung pun bersambut, ki tamiang ayahandanya, langsung memberikan sebuah ijin dan doa restu nya buat anaknya tersebut.
Alangkah bahagianya seorang jaka kelana itu.
Dia langsung, bergegas membawa barang pribadinya dan siap menjalankan tugas nya di istana kerajaan nirwana cakra buana.
"Ananda pamit ayah"
"Ucap, jaka kelana pada ayahnya"
Dia bersujud, bersimpuh dan berderai air mata, dan di angkatlah badan jaka kelana oleh ki tamiang itu.
"Bangunlah Ananda"
"Kau harus tangguh dan kuat"
"Ini sudah menjadi suratan dewa Agung sang Hyang kersa, sang Hyang widi"
"Doakan aku ayahanda"
"Pasti doa ayah menyertai mu"
Berdiri lah dengan tegap, lagi dan dia mengusap air matanya lalu berpamitan menuju istana kerajaan nirwana cakra buana.
Suasana kerajaan sudah meriah oleh acara penyambutan yang di lakukan secara dadakan itu.
upacara adat, akan segera di lakukan oleh gusti prabu sura jalu sudarsana, untuk memberikan baju dan pangkat kebesaran nya.
Ini menjadi sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, bagi seorang jaka kelana.
Dan dia akan di beri nama julukan baru oleh gusti prabu
sura jalu sudarsana.
Yaitu Panji buni sora jaya giri
"Terima kasih gusti prabu"
"Ucap, jaka kelana"
"Semoga kau bisa menjaga kepercayaan ku jaya giri"
"hamba akan berusaha sekeras mungkin gusti prabu" 🙏
Semua, gegap gempita menyaksikan, upacara pelantikan ini, terutama Nyi mas citraloka yang menghampiri jaka kelana. dia memberikan salam ucapan selamat dari putri kesayangan baginda raja itu.
"Selamat yah jaka kelana"
"Ucap, Nyi mas citraloka"
"Hamba, tersanjung putri citraloka" 🙏
"Kau tak usah berlebihan
jaka kelana"
"Panggil saja aku Nyi mas saja"
"Aku tidak pantas, tuan putri" 🙏
"Ya sudah terserah kau saja"
Rupanya Nyi mas citraloka semakin kepincut, hati nya dengan, karisma dan wibawa nya seorang jaka kelana, dari seorang pemuda biasa, pengembala, pemburu, dan pedangang rakyat jelata, menjadi seorang panglima prajurit kerajaan nirwana cakra buana.
Dan pengumuman, ini juga sudah di sampaikan senopati darma kusumah kepada khalayak ramai, kepada rakyat kerajaan nirwana cakrabuana.
Dan kepada kerabat kerajaan serta, para konglomerat, para priyayi, keturunan bangsawan, saudagar di dalam pulau maupun di luar pulau.
__ADS_1
Dan tentu saja menjadi buah bibir dan geger genjik di kawasan kadipaten waringin jati dan kawasan kadipaten merak dampit.
Semua rakyat menyambut dengan suka cita.