
Acara pernikahan ini terkesan, sangat mendesak dan terburu-buru di karenakan raden suryacalaka yang sudah menjabat sebagai seorang maha raja perlu adanya seorang pendamping di singgasana kerajaan nya.
Hal ini tentu saja berkat kedua belah pihak keluarga nya. yaitu gusti Prabu sura jalu sudarsana dan maha patih jaya ledra kencana.
Yang dengan sengaja menjodohkan putra dan putrinya agar kerajaan yang mereka bangun. di kemudian hari tidak terpecah belah akan kekuasaan. namun hal itu hanya sebuah wacana dan rencana saja. kemungkinan terburuk bisa saja terjadi di kemudian hari bila salah satu dari keluarga besar kerajaan nirwana cakrabuana dan kerajaan wangsa tunggal, itu terpedaya oleh ketamakan dan kerakusan kekuasaan.
Gusti prabu sura jalu sebetulnya sudah mengantisipasi akan hal ini. jadi dia terus memperlebar wilayah kekuasaan nya. agar tidak ada yang berebut tahta kekuasaan sepeninggal nya kelak di kemudian hari.
Kandidat utama nya yaitu raden wira sanjaya kusumah dan cucu nya sendiri yang masih bayi yaitu. raden adi darma Wijaya anak mendiang raden Arya Wijaya kusumah.
Namun bisa saja maha patih jaya ledra kencana yang mengambil tahta kerajaan itu bila raden wira tidak mau sama sekali naik tahta dalam waktu dekat ini.
Tentu saja ini akan menjadi sebuah blunder dan sebuah konflik berkepanjangan bagi keluarga besar kerajaan nirwana.
Ya itu hanya sebuah frediksi saja. yang ada di pelupuk mata sekarang ini adalah. sebuah acara bahagia antara raden suryacalaka yang menikahi nyi mas citraloka yang lebih tua 3 tahun dari nya.
Namun atas dasar rasa cinta nya mereka tidak mempersoalkan masalah dia segi umur nya.
Semua tamu undangan hadir untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai pengantin.
Di mulai dari kerabat kerajaan, para saudagar negri sebrang, para priyayi, keturunan ningrat. pejabat kedaerahan. serta masih banyak yang lain nya.
Semua larut dalam gegap gempita dan suka cita atas hari bahagia ini.
Namun tidak sama sekali bagi seorang jaka kelana yang merasa patah hati. karena wanita pujaan nya di persunting pria lain. jaka kelana berusaha tegar dan di hibur oleh wasta kencana yang sama-sama menjabat sebagai seorang panglima prajurit kerajaan nirwana.
"Wahai jaka kelana"
"Tanya wasta kencana"
Namun jaka kelana tidak bergeming di sudut benteng kokoh nya. kerajaan nirwana.
Acara pernikahan ini memang di langsungkan di kerajaan nirwana. yang lebih besar dan megah di bandingkan dengan kerajaan wangsa tunggal.
Wasta kencana menghampiri jaka kelana dan menepuk-nepuk pundak nya dengan niat hati menguatkan mental dari seorang jaka kelana. yang hatinya sudah rapuh dan kecewa akan hal ini.
Dia harus bangkit dan percaya diri kembali, karena memang nyi mas citraloka dan dirinya bagaikan langit dan bumi. bisa di bilang juga bagaikan pungguk merindukan bulan.
Oleh karena itu wasta kencana memberikan motivasi agar jaka kelana tidak larut dalam kekecewaan nya.
Tentu saja usaha yang di lakukan wasta kencana itu. berjalan mulus dan berhasil karena jaka kelana sudah merespon perkataan apa yang di lontarkan oleh seorang panglima prajurit pertama. yang bernama wasta kencana.
Di lain tempat raden askara dan raden wira sanjaya berbincang-bincang santai, merencanakan masa depan kerajaan nirwana akan bagaimana.
Dan raden wira sendiri tidak bisa mengambil keputusan. seperti biasanya dengan alasan ayahandanya masih cukup kuat untuk duduk di singgasana kerajaan.
Tapi rupanya raden askara berada di kuburan raden wira sanjaya bukan berada di kubu maha patih jaya ledra kencana. yang seakan-akan menanti-nanti ruang kosong untuk mengambil kekuasaan yang di pegang penuh oleh gusti Prabu sura jalu sudarsana.
"Aku selalu mendukungmu rayi"
"Ucap raden askara"
"Terima kasih rakak askara"
"Jawab raden wira sanjaya"
Menurut Raden askara, paman patih jaya ledra kencana tidak sebaik yang kita pikirkan sama sekali.
dia sudah menaruh curiga sejak lama.
__ADS_1
"Mau bertaruh denganku? rayi raden
wira sanjaya!"
"Bukan begitu rakak"
"Ucap raden wira sanjaya"
"Maksudmu? kau rela tahta ini di
ambil paman patih jaya ledra"
"Kau salah paham rakak askara"
"Jawab raden wira sanjaya"
Tentu saja mereka menjadi bersitegang akan perbedaan pendapat dari argumen yang mereka saling lontarkan. untung saja datang
nyi mas ayu ningsih dan nyi mas citrakala untuk mendamaikan perselisihan beda pendapat di antara raden askara dan raden wira sanjaya.
Apa sikap ini pantas di perlihatkan di hari baik nya raden suryacalaka dan nyi mas citraloka.
Tentu saja tidak sama sekali mereka harus di tungtut, lebih dewasa dan bijak dalam bersikap.
agar tindakan yang dia buat tidak gegabah dan terkesan konyol sama sekali.
Sebagai seorang adik seperguruan nya. dan rasa hormat nya. raden wira sanjaya berlapang dada menerima masukan dan saran dari raden askara, lantas meminta maaf akan argumen-argumen nya yang menyinggung perasaan raden askara. sebagai kakak ipar nya. sebagai kakak seperguruan nya. walaupun di dalam silsilah anggota kerajaan Raden wira adalah seorang putra mahkota kerajaan nirwana.
"Maafkan aku rakak"
"Aku lancang telah membantah
ucapan mu"
"Aku memaafkan mu rayi wira"
"Jawab lagi raden askara"
"Aku juga tidak sepenuhnya benar
dalam hal ini"
"Penjelasan raden askara
terhadap raden wira sanjaya"
Mereka berdua saling merangkul satu sama lain dan berpelukan hangat. dan menguatkan satu sama lain nya.
Nyi mas ayu ningsih dan nyi mas citrakala pun menyaksikan kejadian ini dengan penuh haru biru.
Setelah kejadian ini selesai dengan kepala dingin.
Raden askara mengajak raden wira sanjaya untuk ikut menyambut para tamu undangan yang hadir.
di perataran istana kerajaan nirwana.
Terlihat tamu-tamu undangan bertumpah luah larut dalam suasana bahagia yang terlihat dari senyum bahagia dari kedua mempelai pengantin, yaitu raden suryacalaka dan nyi mas citraloka.
Tamu-tamu agung itu pun kian berjibun datang untuk memberikan ucapan selamat. kepada anggota kerajaan nirwana.
__ADS_1
Dan secara mengejutkan datanglah rombongan dari kerajaan tembong agung yang memakai kereta kencana dan di kawal oleh para prajurit-prajurit nya.
Turunlah Prabu Gajah Agung. yang langsung menghampiri raden wira sanjaya. tentu saja sikap Prabu Gajah Agung itu. di soroti oleh tamu undangan yang hadir. yang merasa takjub bahwa raden wira sangat akrab dengan seorang maha raja tembong Agung.
Itu karena raden wira sanjaya cukup berjasa akan kerajaan tembong Agung. di masa-masa pengembaraan nya.
Lantas prabu Gajah Agung di dampingi raden wira sanjaya untuk menghadap gusti Prabu sura jalu sudarsana dan paman patih jaya ledra kencana.
"Sampurasun"
"Ucap Prabu Gajah Agung"
"Rampes"
"Jawab gusti Prabu sura jalu dan
paman patih jaya ledra"
"Rupanya ada tamu yang maha
agung"
"Ucap patih jaya ledra kencana"
"Ah jangan terlalu berlebihan
patih jaya ledra"
"Jawab gusti Prabu Gajah Agung"
Di sana prabu sura jalu saling merangkul dan berjabat tangan dengan penguasa kerajaan tembong Agung itu.
beliau merasa tersanjung akan kesediaan nya. menyempatkan waktu untuk menghadiri acara pernikahan putra dan putri nya paman patih jaya ledra kencana dan gusti Prabu sura jalu sudarsana.
"Saya kesini membawakan hadiah"
"Ucap Prabu Gajah Agung"
"Terima kasih banyak"
"Jawab gusti Prabu sura jalu
sudarsana"
Dalam perbincangan hangat itu. Prabu Gajah Agung mengajak kerjasama bilateral anatara kerajaan nirwana dan kerajaan tembong agung.
Hal ini di sampaikan karena gusti Prabu Gajah agung berhutang budi pada raden wira sanjaya kusumah.
yang pernah membantu nya dalam peperangan melawan kerajaan angsapura yang mencoba menghancurkan kerajaan tembong agung.
Untung saja para prajurit perang dari kerajaan tembong agung berhasil memukul mundur para prajurit dari kerajaan angsapura. yang di pimpin maha patih purnawiwitan.
Yang beradu kekuatan dengan raden wira sanjaya.
Secara kebetulan raden wira sanjaya. sedang berada di kerajaan tembong agung dengan maksud mengantarkan olahan rempah-rempah hasil bumi dari kadipaten darmaraja. yang di tugaskan oleh eyang sagara cipta.
sebagai bubuyut lembur. sekaligus guru ilmu silat kanuragan nya raden wira sanjaya.
Prabu Gajah Agung, waktu itu memuji ketangkasan dan keberanian nya dari raden wira sanjaya kusumah.
__ADS_1
Yang menilai anak muda yang punya potensi sebagai calon pemimpin yang baik.
Dan hal itu terbukti bahwa jati diri nya terbongkar sebagai seorang putra mahkota kerajaan nirwana cakrabuana.