
Ini hal yang tidak di inginkan sama sekali oleh sang baginda raja sura jalu sudarsana akibat dari perbuatan yang sangat tercela yang di lakukan oleh anak buah nya sendiri yaitu adipati janggala kerta.
Hal ini terkuak atas dasar kecurigaan dari senopati darma kusumah yang sejak lama mengintai, gerak gerik nya sejak lama.
Awal mulai nya memang senopati darma kusumah di anggap tidak bisa berbaik budi kepada adipati janggala kerta.
Dan menjadi bahan perdebatan di dalam istana kerajaan nirwana. pembelaan itu datang dari kyai tunggul pamancar dan raden askara serta panglima prajurit wasta kencana. yang menganggap adipati janggala kerta sosok yang loyal terhadap kerajaan nirwana.
Namun semuanya hanya alibi dan strategi janggala kerta untuk menghancurkan keharmonisan anggota para punggawa kerajaan nirwana secara halus.
Namun kelicikan dan kebusukan itu tidak berlangsung lama akibat ulah nya sendiri yang ceroboh dan tidak berpikir secara jernih.
Dampak nya seperti apa akibat tindak-tanduk nya yang terkesan gegabah dalam mengambil sebuah keputusan.
Kecurigaan itu bermula dari dirinya yang memaksa kepada patih jaya kedua kencana untuk bertemu raden wira sanjaya, lalu di susul dengan menghilang nya ibunda raden suryacalaka. setelah di selidiki secara lebih lanjut ternyata adipati janggala kerta dalang di balik kericuhan yang terjadi yang menimpa anggota kerajaan nirwana cakrabuana.
Hal itu di kemukakan setelah senopati darma kusumah yang menyusup ke kerajaan wangsa tunggal, melakukan penyamaran sebagai seorang suruhan kerajaan tirta nirwana.
Dan yang menyambut nya adalah sosok dari seorang adipati janggala kerta yang di beri jabatan khusus oleh kerajaan wangsa tunggal yang sudah di taklukan dua kali oleh kerajaan nirwana cakrabuana.
Ternyata janggala kerta sudah di angkat sebagai maha patih oleh Raja wangsa tunggal yang bernama darusa lingga. darusa lingga adalah putra dari mendiang patih rangga welung. yang nyawa nya di habisi raden wira sanjaya di arena pertempuran laga peperangan.
"Pengkhianat kau janggala kerta"
"Ucap senopati darma kusumah"
"Tamatlah riwayat mu janggala
kerta"
"Ancam senopati darma kusumah"
Namun ancaman itu tidak di gubris nya sama sekali dan di anggap hanya sebuah angin lalu yang tidak penting sama sekali.
Senopati darma kusumah mengajak bertarung ilmu kanuragan di perataran istana wangsa tunggal
Dan tantangan itu di Terima oleh janggala kerta sang patih kerajaan wangsa tunggal.
Tentu saja senopati darma kusumah akan menghadapi sebuah kesulitan yang sangat besar dengan keputusan nya yang sangat gegabah nyawa nya seperti di ujung tanduk saja. karena kalah ataupun menang akan sulit bisa menghilangkan jejak di wilayah kerajaan wangsa tunggal.
Di tengah pertarungan yang sangat sengit antara senopati darma kusumah dan sang pengkhianat janggala kerta, para pengawal prajurit berpencar karena tau ini situasi ini sangat berbahaya. Untung saja lima orang prajurit kerajaan nirwana berhasil meloloskan diri dari kejaran para prajurit wangsa tunggal.
Mereka melaporkan kejadian yang tidak terduga kepada baginda raja sura jalu sudarsana.
"Ampun gusti prabu ucap salah satu
prajurit itu"
"Ada apa gerangan"
"Ucap gusti prabu sura jalu"
"Senopati darma kusumah sedang
dalam kesulitan gusti" 🙏
"Dia bertarung dengan adipati
janggala kerta"
"Apa ini tidak bisa di biarkan
sama sekali"
"Patih jaya ledra lekas kau bantu
senopati darma kusumah"
"Hamba siap menjalankan tugas
gusti prabu"
"Ucap patih jaya ledra kencana"
Dan tidak perlu berlama-lama lagi sang patih menyiapkan pasukan khusus perang nya dengan dua anggota panglima prajurit perang yaitu jaka kelana dan wasta kencana.
tiga ribu pasukan perang nya di bawa untuk melawan kebiadaban kerajaan wangsa tunggal yang licik dan picik itu.
Mudah-mudahan saja patih jaya ledra tidak datang terlambat untuk membantu dan menyelamatkan senopati darma kusumah.
Di lain tempat senopati darma kusumah sedang bertarung sengit dengan janggala kerta yang di bantu oleh senopati kidang tamiang .
Tentu saja ini sebuah pertarungan licik dan tidak sportif sebagai seorang Ksatria kerajaan.
"Sekarang tamatlah riwayat mu
penyusup"
"Ucap janggala kerta"
"Mundur dulu senopati kidang
tamiang"
"Ucap patih janggala kerta"
"Ini urusan ku dengan dia"
"Baiklah patih janggala kerta"
Tentu saja senopati kidang tamiang mundur beberapa langkah dari medan pertempuran laga itu.
Dan menyaksikan terlebih dahulu, kekuatan senopati darma kusumah.
"Terima ini janggala kerta"
"Ucap senopati darma kusumah"
__ADS_1
"Baiklah Akan aku hadapi mulut
besar mu senopati tidak berguna"
"Janggala kerta menghina senopati
darma kusumah"
Mereka mengadu kekuatan keris pusaka nya. keris pusaka empu gandring yang di miliki senopati darma kusumah di lawan oleh keris pusaka empu kandayun yang di miliki Janggala kerta.
Namun keris pusaka yang di miliki senopati darma kusumah terpelanting terbang ke udara hilang dari genggaman nya. akibat gesekan kekuatan dari keris janggal kerta.
Sontak saja Janggala kerta kegirangan dan semakin menyudutkan darma kusumah yang di anggap sebagai biang keladi atas diri nya yang tidak di beri ruang di kerajaan nirwana cakrabuana.
"Kau pengkhianat Janggala kerta"
"Ucap senopati darma kusumah
dengan penuh emosi"
"Aku tidak akan berbuat keji seperti
ini bila kau tidak membatasi ruang
lingkup ku"
"Apa maksud mu Janggala kerta"
"Berdebah kau senopati darma
kusumah"
"Ucap Janggala kerta yang sudah
naik pitam"
Rupanya motif yang di lakukan Janggala kerta atas dasar dendam pribadi nya kepada senopati darma kusumah.
Pukulan tapak harimau membuat senopati terjungkal tak berdaya, ilmu kanuragan Janggala kerta sudah semakin naik menanjak dan melebihi ilmu kanuragan darma kusumah.
Namun saat akan di habisi nyawa dari seorang senopati darma kusumah datang lah patih jaya ledra kencana untuk menolong nya.
Syukurlah waktu yang sangat tepat dan nyawa nya darma kusumah berhasil di selamatkan.
"Mundurlah senopati darma
kusumah"
"Ucap patih jaya ledra kencana"
"Baiklah maha patih" 🙏
Senopati darma kusumah di bantu wasta kencana untuk berdiri, dan berjalan mundur untuk menyelamatkan diri.
Kini Janggala kerta harus melawan patih jaya ledra yang ilmu kanuragan nya sangat sakti mandraguna.
"Apa yang kau lakukan Janggala
kerta"
"Tanya patih jaya ledra kencana"
"Ini urusan ku dengan senopati
darma kusumah"
"Dan kau tidak usah ikut campur
patih jaya ledra kencana"
"Lancang sekali mulut mu Janggala
kerta"
"Sekarang aku bukan anggota
kerajaan nirwana lagi"
"Ucap Janggala kerta"
"Aku sekarang maha patih kerajaan
wangsa tunggal"
"Marilah kita bertarung"
"Siapa patih terbaik di wilayah barat
ini ucap janggala kerta"
"Kau sudah berani menantang ku
Janggala kerta"
"Ucap patih jaya ledra kencana"
"Banyak bicara kau Terima serangan
ku ini"
Tentu saja patih jaya ledra berhasil menghindar dari serangan pukulan langkah seribu nya dari Janggala kerta.
Namun patih jaya ledra kecolongan atas serangan senopati kidang tamiang yang menghajar nya dari belakang dengan jurus ruwat jagat nya.
Hingga patih jaya ledra terkapar tidak berdaya.
Ha..... Ha..... Ha..... Ha.....
__ADS_1
Senopati kidang tamiang merasa puas akan keadaan ini.
Ternyata dia berhasil menumbangakan patih jaya ledra kencana.
Namun bukan patih jaya ledra kencana bila dia harus tumbang begitu saja.
Kini dia bangkit lagi dan membuat semua orang takjub terheran-heran. Menyaksikan kesaktian ilmu kanuragan nya.
"Apa?
"Ucap senopati kidang tamiang"
"Ayo keluarkan kemampuan mu"
"Ucap patih jaya ledra kencana"
"Baiklah patih jaya ledra"
"Jawab senopati kidang tamiang"
Sementara Janggala kerta melakukan meditasi mengeluarkan tenaga dalam nya.
Dia mengeluarkan jurus raga sukma.
Untuk melawan kesaktian dari patih jaya ledra kencana.
Namun usaha nya terlihat sangat nihil karena, jurus nya sudah di baca oleh patih jaya ledra kencana. dia tersungkur tidak berdaya, atas kedigdayaan nya ilmu sakti mandraguna milik patih jaya ledra kencana.
Lalu datanglah sang Maha raja darusa lingga yang merupakan anak dari patih rangga welung yang di kalahkan oleh raden wira sanjaya.
Darusa lingga menyambut hangat atas kedatangan dari patih jaya ledra kencana.
"Sampurasun paman patih jaya
ledra kencana"
"Rampes"
"Ucap patih jaya ledra kencana"
"Senang bisa bertatap muka lagi
dengan paman patih"
"Ungkap raja rangga darusa lingga"
"Tidak usah berbasa-basi"
"Sebutkan apa mau mu sekarang
juga darusa lingga"
"Sebetulnya paman patih sudah tau
akan mau ku"
"Celoteh nya rangga darusa lingga"
"Kalau kau ingin membalaskan dendam akan ayah mu itu salah
besar darusa lingga"
"Patih jaya ledra kencana
menjelaskan"
"Lantas aku harus percaya dan
patih padamu"
"Ucap rangga darusa lingga"
"Aku akan menghabisi semua
anggota kerajaan nirwana"
"Ungkap darusa lingga berkata"
"Jangan sesumbar dulu anak muda"
"Buktikan kalau kau bisa dan pantas
sebagai seorang raja"
"Paman patih menyepelekan ku"
"Lancang sekali kau paman patih"
Rupanya paman patih jaya ledra kencana, sengaja merendahkan rangga darusa lingga agar dia sedikit emosi dan hilang konsentrasi akan ilmu kanuragan nya.
Usaha dari paman patih jaya ledra kencana sangat membuahkan hasil. karena rangga darusa lingga sudah terpancing emosinya dan naik pitam secara membabi buta.
hingga dia tidak fokus dengan apa yang di lakukan nya untuk menghadapi ilmu kanuragan paman patih jaya ledra kencana.
Dan dengan ilmu jurus pamungkas nya yang bernama neubrag jagat. semua orang luluh lantah, kerajaan wangsa tunggal rata dengan tanah dan banyak para prajurit yang meninggal. di tempat karena gempa bumi yang sangat dahsyat itu akibat dari jurus pamungkas dari patih jaya ledra kencana.
Semua orang kalang kabut untuk menyelamatkan diri masing-masing termasuk dari, rangga darusa lingga dan senopati kidang tamiang dan tentu saja sang penghianat Janggala kerta.
Patih jaya ledra kehilangan jejak ketiga orang tersebut.
walaupun sudah di cari-cari di sekitar medan pertempuran laga. namun usahanya tidak membuahkan hasil yang signifikan.
tentu nya ini sebuah kegagalan. walaupun istana kerajaan wangsa tunggal sudah hancur berantakan dan tidak berpenghuni lagi.
hanya mayat dan jasad orang-orang yang meninggal lah. yang tergeletak di mana-mana.
Pemandangan yang sangat mencekam untuk di pandang oleh kedua belah mata.
__ADS_1