Di Luar Tembok Kerajaan Nirwana Cakrabuana

Di Luar Tembok Kerajaan Nirwana Cakrabuana
Raden suryacalaka menjadi seorang maha raja Kerajaan wangsa tunggal


__ADS_3

Atas dasar persetujuan dari gusti prabu sura jalu sudarsana. sang Maha patih jaya ledra di berikan kesempatan untuk menjadi seorang raja dari kerajaan wangsa tunggal, yang berhasil di taklukan nya namun atas dia rupanya tidak menginginkan kedudukan itu. dengan alasan dia masih ingin mengabdi pada gusti prabu sura jalu sudarsana, dan pilihan kedua nya tidak lain dan tidak bukan adalah anak nya gusti prabu sura jalu sudarsana. yang bernama raden suryacalaka. dia akan membangun kekuatan Kerajaan baru dan menjadi bawahan dari Kerajaan nirwana cakrabuana.


Proses pengangkatan dan pemberian mahkota raja pun di berikan langsung oleh gusti prabu sura jalu sudarsana yang di saksikan patih jaya ledra kencana sebagai ayahandanya. raden suryacalaka.


Dan secara mengejutkan raden suryacalaka akan langsung mempersunting nyi mas citraloka putri tercinta dari gusti prabu sura jalu sudarsana.


Raden suryacalaka sangat bergembira akan pengangkatan tahta kerajaan ini.


"Terima kasih gusti prabu"


"Ucap raden suryacalaka"


"Sama-sama raden suryacalaka"


"Kau pantas mendapatkan semua


ini"


"karena jasa dari ayahandamu


sendiri"


"Gusti prabu sura jalu menjelaskan"


Kini raden suryacalaka di nobatkan sebagai Maha raja termuda. dan belum mempunyai seorang istri.


Keputusan pengangkatan ini tidak pantas datang dari satu pihak saja karena sudah di bicarakan terlebih dahulu dengan para punggawa anggota Kerajaan nirwana, seperti senopati darma kusumah dan kyai tunggul pamancar serta kerabat anggota kerajaan nirwana cakrabuana lain nya.


Setelah itu akan di bicarakan soal perjodohan dan perkawinan antara raden suryacakala dan nyi mas citraloka, putra dari mana patih jaya ledra kencana guntur bumi dan putri kesayangan dari maha prabu sura jalu sudarsana.


Berita akan hal ini sudah menyebar ke seantero jagat nusantara khususnya di wilayah pulau Jawa.


Hal ini tentu saja sebuah kekuatan baru dari Kerajaan nirwana yang semakin memperluas wilayah kekuasaan nya.


Sementara itu raden wira sanjaya yang kini berada di kediaman mak lasmanah yang berada di daerah gunung kidung pananjung. sudah mendengar kan berita heboh ini. dan tentu saja ikut bergembira akan pengangkatan raden suryacalaka menjadi seorang maha raja di usia muda nya. dan dia akan menjadi kakak ipar dari raden wira sanjaya. yang tentu saja karena akan menikahi dan mempersunting kakak kandung nya nyi mas citraloka.


Tentu saja raden wira sanjaya di beri kan surat undangan acara peresmian kerajaan wangsa tunggal dengan raja baru nya yang bernama raden suryacalaka.


Dan raden wira sanjaya sangat antusias dan akan membawa nyi mas citrakala untuk menghadiri acara peresmian itu.


Dengan ini raden wira akan meminta ijin kepada ayahanda nya dan ibundanya akan niat nya mempersunting kekasih hati nya nyi mas citrakala. seperti peribahasa sekali mendayung satu dua tiga pulau bisa terlampaui.


Harapan itu muncul atas dasar itikad baik nya.


"Nyi mas mau kah kau menemani ku?


"Memang nya kau mau ajak aku

__ADS_1


kemana kang mas?


"Tanya nyi mas citrakala"


"Aku ingin mengajak mu ke acara


pelantikan dan pengangkatan raden


suryacalaka"


"Jawab raden wira sanjaya"


"baiklah aku mau ikut"


"Ucap nyi mas citrakala"


"Ya sudah kita siap-siap berkemas


barang-barang bawaan dulu"


"Iya baiklah kang mas wira"


"Jawab nyi mas citrakala"


Setelah semuanya siap membereskan barang bawaan nya. raden wira dan nyi mas citrakala meminta ijin terlebih dahulu kepada mak lasmanah dan nyi mas laraswati untuk pergi ke kerajaan wangsa tunggal yang berada di kadipaten waringin jati wetan. perbatasan antara wilayah kerajaan nirwana dan wangsa tunggal ya g akan di persatukan wilayah kekuasaan nya.


beliau juga di undang namun dengan beralasan tidak bisa ikut hadir di karenakan ada sejumlah agenda yang harus di kerjakan oleh mak lasmanah tentang persiapan perguruan silat nya. yang akan mengikuti acara lomba di ujung kulon.


Jadi dia akan fokus menyiapkan murid-muridnya untuk di gembleng dan di latih agar nampil maksimal dalam perhelatan adu ketangkasan antar pendekar di tatar pulau Jawa.


Dan raden wira sanjaya sangat memaklumi nya.


"Baiklah kalau begitu saya ijin pamit


guru"


"Ucap raden wira sanjaya"


"Iya berhati-hatilah raden dan jaga


cucuku nyi mas citrakala"


"Tentu saja"


"Jawab raden wira sanjaya"


Mak lasmanah sangat menyayangi nyi mas citrakala yang notaben nya adalah cucu nya dari mendiang eyang lingga buana, yang merupakan mantan kekasih nya di waktu muda jaman dulu kala.

__ADS_1


Dia tidak membedakan kasih sayang nya antara nyi mas citrakala dan nyi mas laraswati kedua nya di sama ratakan. itu yang membuat nyi mas citrakala dan nyi mas laraswati sangat akrab dan tidak timbul kecemburuan sosial di antara mereka berdua. malahan kedua nya seperti saudara sekandung saja.


Sebelum nyi mas citrakala pergi dengan raden wira sanjaya.


Nyi mas laraswati langsung memeluk nyi mas citrakala sambil menangis karena harus berpisah sementara waktu.


Sontak saja keadaan ini sangat mencekam dan penuh derai haru. di antara mereka berdua.


Mungkin ini moment pertama kali mereka harus berpisah, sebetulnya nyi mas laraswati pun di ajak oleh raden wira sanjaya namun tidak di berikan ijin oleh mak lasmanah .


karena beliau takut merepotkan raden wira sanjaya. yang membawa dia gadis cucu-cucu kesayangan nya mak lasmanah.


Atas dasar pertimbangan itulah mak lasmanah, sedikit mengurungkan niat nya untuk memberikan ijin pada nyi mas laraswati.


Dan terlihat raden wira sudah menyiapkan kuda tunggang nya.


Lalu segera berpamitan kepada semuanya.


"Sampurasun"


"Rampes"


"Jawab semua pendekar gunung kidung"


Lantas, raden wira dan nyi mas citrakala. langsung bergegas menuju kadipaten waringin jati wetan untuk lekas berkunjung menghadiri acara yang sangat sakral di nobatkan nya raden suryacalaka menjadi seorang maha raja. dari kerajaan wangsa tunggal.


pecutan demi pecutan di lakukan untuk mempercepat lari dari kuda tunggang nya. sementara nyi mas citrakala memeluk erat badan raden wira sanjaya di belakang punggung nya.


"Kang mas wira pelan-pelan saja"


"Ucap nyi mas citrakala ketakutan"


"Kau pejamkan mata saja nyi mas"


"Celoteh nya raden wira sanjaya"


"Kita harus datang lebih awal"


Raden wira sanjaya harus mengejar waktu dengan cepat karena kalau tidak mereka harus bermukim di tengah hutan aseupan.


Sementara di lain tempat asta batarakala pun di undang oleh kerajaan nirwana untuk menghadiri acara yang sama seperti akan hal nya raden wira sanjaya kusumah.


Asta batarakala di undang oleh sang panglima prajurit wasta kencana. yang merupakan mantan pendekar dari padepokan silat cakrawala. salah satu murid dari mendiang eyang lingga buana.


Di jaman Harumnya kedigdayaan paguron silat itu. di tatar Jawa.


Atas kesaktian mandraguna nya mendiang eyang lingga buana.

__ADS_1


__ADS_2