DI NIKAHI BOS TAMPAN

DI NIKAHI BOS TAMPAN
part 21


__ADS_3

Part sekarang adalah lanjutan dari part sebelum nya ya gaes, jangan lupa kalian follow akun ini, like dan juga komen ya, supaya aku jadi semangat menulis part part selanjut nya, terima kasih banyak buat kalian yang udah mau nyempatin diri untuk membaca novel ke dua yang saya tulis ini, semoga kalian suka ya.


Next lanjutan cerita dari yang sebelum nya ya teman teman.


***************


Kini hari sudah mulai pagi, sang fajar telah menampak kan sinar nya itu, kini vania segera bangun dari tidur cantik nya itu dan segera melangkah kan kaki nya menuju ke dalam kamar mandi yang berada di dalam kamar kos nya tersebut.


Vania sudah rapih dengan pakaian santai nya ter sebut, dan segera melangkah kan kaki nya menuju ke luar kosan nya ter sebut, untuk membeli sayuran untuk nya makan.


" bu, vania mau sayur kangkung ya " ucap vania kepada penjual sayur ter sebut.


" iyaa neng ada nih, masih sangat seger, ibu baru saja pulang dari pasar " ucap penjual sayur.


" wah iya ya bu, masih sangat seger, pasti sangat enak nih buat di makan nanti siang " ucap vania.


" iyaa neng, mau apa lagi nih " ucap penjual sayur.


" mau tomat 5 biji aja bu " ucap vania.


" sama cabe cengek setengah kilo ya bu " ucap vania lagi.


" apa lagi neng " ucap penjual sayur.


" udahh bu itu saja " ucap vania.


" dikit sekali neng " ucap penjual sayur.


" iyaa bu, cuma buat makan siang ini saja " ucap vania.


" yasudah kalau begitu, semua nya 15 ribu saja " ucap penjual sayur itu.


" wah, murah sekali bu, vania pasti bakal langganan di sini " ucap vania.


" bagus kalau begitu, supaya semakin banyak langganann itu " penjual sayur seraya ter senyum lebar.


" iyaa bu tentu saja " vania.


" kalau begitu terimakasih banyak ya bu, vania pergi duluan ingin memasak sayuran ini " ucap vania.


" iyaa neng, terima kasih juga sudah membeli sayuran ibu ya " ucap penjual sayur.


" iyaa bu sama sama " ucap vania.


" duluan ya bu " ucap vania sambil tersenyum.

__ADS_1


" iyaa neng " ucap penjual sayur.


penjual sayuran pov.


Kasian banget neng vania itu, sudah tinggal sendiri, kerja sendiri, apa apa pun sendiri, tapi vania keliahatan sangat ber syukur, sudah jarang sekali anak muda yang seperi neng vania tersebut, semoga saja kelak gadis itu bisa sukses dan mempunyai pasangan yang amat sayang pada nya. Semoga saja.


Vania pov.


Kini vania baru saja di depan halaman kosan nya ter sebut, dan segera melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam tidak lupa untuk membuka pintu nya ter sebut, dan mengunci nya kembali ketika vania sudah ada di dalam kosan nya ter sebut.


Vania segera menyiapkan makanan yang ingin ia masak ter sebut, dan segera memasak nasi ter lebih dahulu, karena memasak nasi lumayan lama tentu nya.


Vania sedang mencuci nasi yang ingin di masak oleh nya itu, dan segera pergi menuju ke mejikom yang berada di samping kompor nya itu.


Setelah itu vania segera mencuci kangkung, tomat dan juga cabai yang baru saja tadi ia beli di penjual sayuran nya ter sebut, dan vania segera memotong motong kecil kangkung ter sebut, dan segera menyiap kan bahan yang ia ingin gunakan, vania sudah menyiap kan bahan bahan nya ter sebut, dan segera memasuk kan kangkung ke dalam kenceng berisi bumbu nya.


Setelah memasak vania memutus kan untuk membersih kan halaman luar kosan nya ter sebut, karena sangat kotor musim hujan, vania segera mengambil alat untuk mengepel lantai ter sebut.


" eh neng vania sedang apa? " ucap ibu kosan.


" eh adaa ibu cantik " ucap vania sambil ter senyum.


" lagi mau mengepel lantai nih bu, kotor banget musim hujan soal nya " ucap vania.


" haha, ibu bisa saja nih " ucap vania.


" ibu mau kemana nih, udah cantik gini, pasti mau pergi ya bu " ucap vania.


" ini nih vania, ibu mau kondangan di nikahan nya anak nya teman ibu " ucap ibu kosan.


" ibu hanya sendiri ya " ucap vania.


" iyaa vania, kamu mau ikut? " ucap ibu kosan.


" ngga deh bu, makasih aja hehe " ucap vania ter senyum.


" Yaudah kalau begitu, ibu duluan ya vania takut keburu panas " ucap ibu kosan.


" iya bu hati hati " ucap vania.


Setelah ibu kosan pergi untuk kondangan, vania segera menyelesai kan mengepel nya yang sempat ter tunda karena kedatangan ibu kos, vania segera menyelesai kan nya karena ingin segera memakan masakan yang baru saja ia masak tadi.


Vania sudah selesai dengan mengepel nya dan segera masuk ke dalam untuk mengambil nasi dan juga sayur yang ia masak itu.


Vania tengah menyiap kan makanan nya dan tidak lupa mengambil minum supaya tidak serat nanti nya.

__ADS_1


****************


Dimas pov.


Aku harus segera menemui gadis ter sebut dan dengan mudah untuk menjebak diri nya itu, dimas akan memulai rencana nya itu setelah sang perempuan ber temu dengan nya itu.


Dimas akan datang ke restaurant milik nya itu dan supaya bertemu dengan gadis itu juga dan segera menjalan kan rencana nya yang sudah lama ia susun dengan sangat amat rapih itu.


" tolong kosong kan jam ku di sore hari, karena aku ingin pergi ke cafe " ucap dimas kepada sekretaris nya itu.


" baik tuan, saya akan segera mengosong kan jadwal mu sore ini " ucap sekretaris dimas.


" terima kasih " ucap dimas.


Vania pov.


Kini vania tengah ber siap siap untuk pergi bekerja, dan vania tengah menyiap kan pakaian yang ingin ia gunakan, dan setelah itu vania segera keluar dari kosan nya ter sebut dan segera mengunci kosan nya itu dan menaruh kunci nya ke dalam tas yang ia gunakan untuk bekerja itu dan vania segera melangkah kan kaki nya ter sebut.


Vania sudah sampai di restoran tempat nya bekerja itu, dan segera masuk ke dalam dan mengganti pakaian nya itu.


***********


dimas baru saja sampai di resto milik nya itu dan segera masuk ke dalam menuju ke ruangan yang berada di dalam restoran ter sebut.


" tolong kamu panggil kan gadis itu, suruh untuk nya datang ke sini " ucap dimas.


" baik pak, akan saya suruh dia untuk kemari " ucap tangan kanan dimas.


Dan segera pergi meninggal kan dimas untuk datang menemui gadis incaran bos nya ter sebut.


" hei kamu sini " ucap tangan kanan dimas.


" aku " ucap vania sambil menunjuk diri nya sendiri.


" iyaa kamu " ucap tangan kanan dimas.


" bos meminta mu untuk datang menemui nya di dalam ruangan bos " ucap tangan kanan dimas.


" baik pak " ucap dimas.


Dan segera melangkah kan kaki nya menuju ke dalam ruagan bos nya ter sebut, dimas merasa sangat penasaran mengapa diri nya di panggil untuk menemui nya, semoga saja ada kabar baik.


***************


lanjutan nya ada di part selanjut nya gaes

__ADS_1


__ADS_2