DI NIKAHI BOS TAMPAN

DI NIKAHI BOS TAMPAN
part 25


__ADS_3

Part sekarang adalah lanjutan dari part sebelum nya ya gaes, jangan lupa kalian follow akun ini, like dan juga komen ya, supaya aku jadi semangat menulis part part selanjut nya, terima kasih banyak buat kalian yang udah mau nyempatin diri untuk membaca novel ke dua yang saya tulis ini, semoga kalian suka ya.


Next ke lanjutan dari part sebelum nya ya teman teman


***************


" siapa nama teman mu itu karin? " tanya dimas


" nama nyaa vania putri wijaya kak, dia teman baik ku di sekolah, dia juga sama seperti ku yang sering di bully oleh orang orang " ucap karin dengan menangis sesegukan.


" padahal aku dan vania tidak memiliki salah ke pada mereka semua, tetapi kenapa mereka semua jahat kak " ucap karin lagi.


dimas yang mendengar nama teman dari adik nya pun begitu sangat ter kejut, tidak menyangka ter nyata selama ini dia sudah salah sasaran, dimas begitu sangat ter kejut tidak menyangka.


" aku ingin berterimakasih ke pada vania kak, dan aku juga ingin tahu kabar dari sahabat baik ku itu " ucap karin


" ayah bunda, tolong cari vania untuk ku, dia sudah banyak ber korban untuk ku, aku kasihan ke pada nya, dia sebatang kara di dunia ini bun, aku tidak tau gimana kabar nya sekarang " ucap karin.


Hiks hiks hiks


" pasti akan ayah cari sahabat baik mu itu nak, kamu jangan menangis lagi ya " ucap ayah dimas sembari memeluk karin dengan sayang.


Dimas segera pergi dari mension ke dua orang tua nya itu.


" tolong cari kan informasi tentang asal usul dari istri ku vania putri wijaya " ucap dimas kepada tangan kanan nya itu.


" baik pak " ucap tangan kanan dimas dan segera pergi untuk mencari informasi nya.


Dimas segera pulang ke mension nya itu, dan saat setiba nya di mension milik nya itu, dimas melihat vania sedang menyapu ruang tamu.


vania yang melihat sang suami sudah pulang pun segera menghampiri nya.


" udah pulang mas " ucap vania.


Dimas yang di panggil mas pun ada rasa yang ber beda dari dalam hati nya itu.


" yang seperti kamu lihat " ucap dimas


" aku sudah masak makan malam mas " ucap vania.


" mas mau makan kan, nanti aku hangat kan jika mas mau makan " ucap vania


" tidak aku sudah makan " ucap dimas.


" yah, padahal aku sudah masak banyak mas, sayang jika tidak di makan " ucap vania


" hangat kan " ucap dimas.


Vania.pun segera pergi ke dapur untuk mengahangat kan makan malam untuk suami nya itu, vania sangat senang saat mendengar jika suami nya itu juga mau makan masakan nya.

__ADS_1


vania sudah meng hangat kan makanan nya dan kini ingin memanggil suami nya itu.


" mas masakan nya sudah aku hangat kan " ucap vania.


Dima segera bangun dari duduk nya dan melangkah kan kaki nya menuju ke meja makan yang tidak jauh dari ruang tamu.


dimas menatap masakan yang di masak oleh vania itu dengan pandangan ter giur, karena masakan vania ter lihat sangat begitu enak.


Dimas segera duduk di kursi dan ataya langsung menyiap kan lauk dan juga nasi yang akan di makan oleh suami nya itu.


" mas mau udang nya tidak " ucap vania.


" aku alergi dengan seafood " ucap dimas.


" maaf mas aku tidak tahu itu " ucap vania.


" tidak apa " ucap dimas.


dimas segera memakan masakan nya itu dengan sangat lahap, vania hanya berdiri di samping sang suami nya ter sebut, vania akan makan jika suami nya itu sudah selesai, karena vania takut jika suami nya itu marah jika dia makan ber sama di satu meja.


Dimas yang melihat ataya berdiri saja sambil melihat nya makan pun segera menatap ke istri nya itu.


" kenapa kamu tidak makan? " ucap dimas.


" aku akan makan setelah mas selesai makan " ucap vania ter senyum.


" karena aku takut jika mas marah, karena aku ikut makan ber sama mu " ucap vania menunduk.


Dimas yang mendengar itu pun merasa sangat sesak di dada nya, karena gadis yang tidak ber salah itu takut dengan nya.


" duduk lah segera, kita makan ber sama " ucap dimas.


vania pun segera duduk dan mengambil beberapa lauk.


Vania yang melihat ataya makan dengan sangat lahap pun tersenyum sangat tipis sekali.


kini dimas sudah selesai dengan makan nya dan segera melangkah kan kaki nya untuk menuju ke ruang kerja nya itu.


Vania yang sudah selesai pun segera memberes kan makan yang tadi ia dan suami nya itu makan.


Vania kini sedang mencuci piring kotor dan setelah selesai diri nya segera masuk ke dalam kamar nya itu untuk mengistirahat kan tubuh nya yang begitu sangat lelah, karena membersih kan mension yang besar ini.


Dimas kini tengah melihat dokumen tentang asal usul vania yang baru saja di kirim oleh anak buah nya itu.


Dan ter nyata benar vania adalah korban sama seperti adik nya itu.


Dimas segera ber lari untuk menuju ke kamar sang istri yang berada di dekat gudang.


Dimas langsung masuk dan langsung memeluk tubuh kecil nan mungil milik istri nya itu. Vania begitu sangat ter kejut saat tiba tiba ada yang memeluk nya. Vania juga memeluk suami nya itu dengan sangat sayang.

__ADS_1


dimas menangis di pelukan sang istri nya itu. Vania mendorong tubuh suami nya itu dengan pelan.


" hei, kenapa mas? Ucap vania


" mengapa kau menangis mas " ucap vania lagi.


" maaf kan aku, tolong maaf kan aku " ucap dimas menangis.


" kamu tidak salah mas " ucap vania.


" aku salah vania, aku menikahi mu karena ingin membalas kan dendam, karena aku kira kau yang telah membuat adik ku karin depresi " ucap vania


" karin depresi mas? " tanya vania.


dimas mengangguk


" maaf kan aku " ucap dimas


" tidak apa mas, aku sangat senang bisa menikah dengan mu, ternyata kamu adalah kakak dari sahabat ku " ucap Vania


" karin ingin bertemu dengan mu " ucap dimas.


" iyaa, besok mas anter aku ke sana ya " ucap vania.


" iyaa aku akan mengantar mu " ucap dimas .


" kamu mau makan hidup dan menua ber sama ku? " ucap dimas.


vania mengangguk


" yaa aku mau mas " ucap vania.


" terima kasih sayang karena kamu sudah mau menerima ku dan memaaf kan perbuatan ku selama ini ke pada mu " ucap dimas.


" iyaa mas, jadikan ini sebagai pelajaran saja ya " ucap vania..


dan dimas pun mengangguk semangat.


" aku mencintai mu vania istri ku" ucap dimas masih berada di pelukan vania.


" aku juga mencintai mu suami bos tampan ku " ucap vania semangat.


Akhir nya tidak ada ke salah pahaman lagi di antara mereka berdua.


*************


happy ending


Terima kasih yang sudah membaca cerita ini dari awal sampai akhir.

__ADS_1


__ADS_2