
Part sekarang adalah lanjutan dari part sebelum nya ya gaes, jangan lupa kalian follow akun ini, like dan juga komen ya, supaya aku jadi semangat menulis part part selanjut nya, terima kasih banyak buat kalian yang udah mau nyempatin diri untuk membaca novel ke dua yang saya tulis ini, semoga kalian suka ya.
next ke lanjutan dari cerita sebelum nya ya teman teman.
**************
Kini vania baru saja sampai di luar kosan nya ter sebut, dan segera mengambil kunci yang ia bawa di pundak kanan nya ter sebut, vania segera melangkah kan kaki nya untuk membuka pintu nya ter sebut, setelah ter buka vania segera masuk ke dalam.
Setelah masuk ke dalam kosan nya itu, vania memutus kan untuk mandi ter lebih dahulu karena badan nya lumayan sangat lengket sekali.
kini vania sudah selesai dengan mandi nya ter sebut dan ingin menganget masakan yang ia masak tadi.
Vania sudah selesai menganget dan sekarang sedang menghidang kan makanan nya itu di atas meja belajar nya ter sebut.
Vania tengah menyantap masakan nya ter sebut, dengan sangat lahap. Karena memang dia sangat begitu kelaparan.
Vania memutus kan untuk pergi tidur, karena hari sudah semakin larut, dan segera melangkah kan kaki nya itu untuk naik di atas kasur yang sudah lama itu.
Kini vania sudah ter tidur sangat pulas sekali.
*************
Dimas pov.
dimas kini masih saja belum juga ter tidur, karena masih mengurus pakaian yang harus di gunakan oleh gadis yang sebentar lagi akan di jadikan nya sebagai tawanan nya ter sebut.
" tolong hubungi butik ini untuk mempersiap kan pakaian yang ada di gambar ini " ucap dimas sambil mengarah kan handphone nya ke hadapan sekretaris nya ter sebut.
" baik pak, ada lagi yang harus saya kerja kan? " ucap sekretaris dimas.
" dan hubungi juga MUA siapa saja yang kamu ketahui " ucap dimas sambil memain kan handphone nya.
" baik pak kalau begitu saya pergi dulu " ucap sekretaris dimas.
Dimas hanya mengangguk dan sekretaris nya pun langsung pergi untuk mengurus beberapa pekerjaan untuk acara pernikahan bos nya ter sebut.
__ADS_1
Dimas melakukan pernikahan nya ini di gereja, dan tidak mengundang siapa pun itu hanya ada pendeta, vania dan juga diri nya beserta anak buah nya saja.
vania sudah sangat tidak sabar untuk membalas kan dendam kusumat nya ter sebut.
Bahkan orang tua dari dimas pun tidak tahu jika anak pertama laki laki nya itu akan menikahin gadis muda yang baru saja lulus sma itu.
Jika orang tua nya tau pasti mereka sangat tidak setuju, apalagi dengan alasan untuk membalas kan dendam nya ter sebut.
dimas segera pergi untuk menuju ke dalam kamar pribadi nya ter sebut, untuk meng istirahat kan badan nya yang sangat pegal pegal ter sebut.
Dimas melangkah kan kaki nya untuk naik ke atas ranjang mewah nya itu.
dan yah dimas sudah ter tidur sangat pulas, seperti nya pria itu tengah mimpi indah kerena sebentar lagi gadis itu akan jadi milik nya.
***************
Kini sang fajar pun sudah menampak kan sinar matahari nya ter sebut, dan sinar nya pun masuk ke dalam calah jendela yang berada di dalam kamar vania ter sebut.
Vania segera melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam kamar mandi, untuk membersih kan badan nya yang terasa sangat lengket.
Namun saat setelah vania mengguna kan pakaian santai nya itu,tiba tiba ada yang mengetuk pintu kosan vania.
Tok tok tok
Vania segera membuka kan pintu ter sebut.
" mari ikut dengan kami nona " ucap orang yang di perintah kan oleh dimas untuk menjemput vania itu.
" kalian siapa ya, aku tidak mau ikut kalian " ucap vania hendak menutup kembali pintu kosan nya, namun di tahan oleh orang suruhan dimas itu.
" kami di perintah kan oleh tuan dimas, untuk membawa mu nona, karena hari ini adalah pernikahan kalian ber dua " ucap mereka
" tidak, aku tidak mau " teriak vania cepat.
" mari nona ikut kami, tuan sudah menunggu mu " ucap orang suruhan dimas.
__ADS_1
" tidak aku tidak mau ikut kalian " ucap vania setengah ber teriak
" kita angkat dia saja dan langsung kita masuk kan ke dalam mobil " ucap salah satu orang suruhan dimas.
" ide bagus " ucap salah satu dari mereka.
orang suruhan dimas segera mengendong badan kecil vania di pundak nya ter sebut, dan segera berlari takut jika ada orng yang melihat nya.
" tolong siapa pun itu tolong akuu " teriak vania keras.
Namun tidak ada siapa pun yang mendengar teriak kan dari vania, karena hari sudah masih sangat pagi, tidak ada yang bisa menyelamat kan vania. Jika ada yang menolong pun tidak akan bisa, karena orang suruhan dimas sangat lah kuat kuat, tidak ada yang bisa membandingi nya.
" kalian mau membawa ku kemana " ucap vania.
" sudah ku bilang tadi nona, kau akan menikah dengan tuan dimas " ucap bodyguard dimas.
" bagaimana bisa, aku bahkan belum mengenal nya " ucap vania.
" aku tidak tau tentang hal itu nona " ucap bodyguard dimas.
Kini vania tengah merenung di dalam mobil sport milik bos nya itu, entah ke anehan apa ini, bos nya tiba tiba ingin menikahi nya, bahkan vania pun belum mengenal nya ter lalu dalam, apa kah dia akan bahagia nanti, atau sebalik nya.
kini dimas telah sampai di tempat di mana di sana di sediakan berbagai gaun gaun yang sangat indah dan juga mahal tentu nya, vania segera turun dari dalam mobil sport ter sebut dan segera melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam butik ter sebut.
Vania sempat ter kagum kagum dengan banyak nya koleksi gaun gaun yang di miliki oleh butik ini, gaun yang begitu sangat banyak dan juga mewah mewah.
Vania segera di tarik oleh orang pemilik dari butik ter sebut, untuk mencoba gaun yang cocok untuk vania.
Dan pilihan nya pun jatuh ke pada gaun yang menjuntai ke bawah, gaun ter sebut sangat begitu indah.
Vania segera di bawa ke dalam ruangan yang di sana adalah tempat untuk make up, vania segera di dandani oleh MUA profesional.
*************
Lanjutan nya ada di part selanjut nya ya gaes terimakasih.
__ADS_1