DI NIKAHI BOS TAMPAN

DI NIKAHI BOS TAMPAN
part 22


__ADS_3

Part sekarang adalah lanjutan dari part sebelum nya ya gaes, jangan lupa kalian follow akun ini, like dan juga komen ya, supaya aku jadi semangat menulis part part selanjut nya, terima kasih banyak buat kalian yang udah mau nyempatin diri untuk membaca novel ke dua yang saya tulis ini, semoga kalian suka ya.


Next ke lanjutan dari cerita yang sebelum nya ya teman teman.


*************


Tok tok tok


" masuk " ucap dimas dari dalam ruangan nya.


vania segera melangkah kan kaki nya masuk ke dalam ruangan bos nya ter sebut.


" ada apa pak memanggil saya kemari " ucap vania.


" saya tertarik pada mu " ucap dimas.


vania sngat amat kaget mendengar ucapan bos nya ter sebut.


" aku mau kamu menikah dengan ku, tanpa kamu bisa menolak " ucap dimas.


" maksud mu apa pak? " tanya vania pada bos besar nya ter sebut.


" aku ingin kau menikah dengan ku " ucap dimas.


" apaa itu kurang jelas untuk mu vania? " ucap bos vania ter sebut.


" namun bagaimana bisa ini pak, bahkan bapak tidak mengenal ku dan juga sebalik nya " ucap vania.


" itu tidak penting untuk ku yang aku mau kamu harus menikah dengan ku " ucap dimas.


" aku tidak bisa pak, aku baru saja lulus dari sekolah, masa mau langsung menikah " ucap vania


" aku tidak perduli " ucap dimas.


" besok aku mau kamu ber siap siap, sopir ku akan datang menjemput mu " ucap dimas.


" tapi pak " ucap vania terpotong dengan ucapan dimas.


" tidak ada tapi tapian lagi, kamu besok segera bersiap siap kamu akan di bawa untuk meka up dan pakaian nya " ucap dimas.

__ADS_1


" pergi dari sini " ucap dimas lagi.


Vania segera pergi dari ruangan bos nya ter sebut, dan segera pergi menuju ke dalam kamar mandi yang tidak jauh dari ruangan bos nya ter sebut.


Diri nyaa melamun di depan kaca yang ada di kamar mandi ter sebut, entah apaa yang ia impikan semalam sampai sampai bos nya itu mau menikah dengan nyaa dan vania segera pergi dari kamar mandi tersebut dan segera melangkah kan kembali untuk mengerja kan pekerjaan nya yang sempay ter tunda oleh nyaa itu.


Setelah vania keluar dari dalam kamar mandi ter sebut, senior nya datang untuk menghampiri nya dan vania segera melangkah kan kaki nya ter sebut untuk menghampiri senior nya di tempat kerja nya ini.


" hei vania dari mana saja kamu, aku mencari mu tadi, karena banyak sekali pengunjung " ucap senior vania.


" maaf kan aku ka, aku tadi di panggil untuk menemui bos di ruangan nya jadi aku langsung menemui nya kesana tadi " ucap vania.


" kenapa kamu yang di panggil ke sana vania? " tanya senior vania dengan muka penuh selidik.


" tadi saya sempat ber papasan dengan sekretaris nya pak dimas, dan saya suruh menemui bos, karena bos ingin meminum kopi kak " ucap vania ber bohong.


" kalau begitu kamu segera buat kan, jangan sampai membuat bos menunggu lama lagi " ucap senior vania.


" iyaa kak siap " ucap vania.


Vania segera melangkah kan kaki nya menuju ke dalam dapur yang berada di cafe ter sebut, untuk membuat kan kopi untuk sekretaris sang bos nya itu. namun itu semua hanya lah akal akalan dari vania saja, sebenr nya bos nya itu tidak meminta kopi sama sekali hanya berbicara itu saja.


Vania segera melanjut kan pekerjaan nya yaitu, menyapu bagian bagian yang menurut nya kotor, dan juga mengelap be berapa meja meja yang kotor bekas makan konsumen nya itu.


dimas pov...


aku sangat yakin bahwa wanita itu pasti mau aku ajak menikah, karena dia sudah benar benar sudah ter tarik pada ku, aku harus segera membalas kan dendam yang sudah sangat lama ini aku simpan.


" Tinggal menunggu beberapa bulan lagi " batin dimas.


***********


Kini vania menatap ke arah jam tangan nya ter sebut, dan melihat sudah pukul sebelas malam waktu nya untuk pulang ke rumah nyaa, vania segera menyelesai kan pekerjaan yang belum selesai nya itu, dan segera memberes kan nya semua.


Setelah selesai dengan pekerjaan nya vania segera melangkah kan kaki nya untuk menuju ruang ganti, untuk mengganti pakaian yang tadi siang ia pakai.


kini vania telah selesai dengan mengganti pakaian nya ter sebut dan segera melangkah kan kaki nya untuk keluar dari dalam restoran ter sebut, tidak lupa juga vania mematikan beberapa lampu yang harus di matikan saat sudah waktu nya jam pulang, rekan rekan kerja vania sudah pada pulang tinggal hanya diri nya saja.


Vania sudah berada di luar restoran dan menatap ke sekeliling sudah tampak begitu sepi.

__ADS_1


saat vania sedang ingin melangkah kan kaki nya untuk keluar dari gerbang resto, tiba tiba ada sosok yang datang menghampiri nya.


" baru pulang neng? " ucap security yang menjaga resto ter sebut.


vania ter kejut saat tiba tiba ada suara yang berasal dari belakang tubuh nya itu, vania segera menghadap ke belakng untuk melihat.


" astaga bapa ini bikin kaget vania saja " ucap vania sambil menghembus kan nafas lega nya.


" aih maaf neng, bapa tidak sengaja " ucap satpam.


" iyaa pak tidak apa apa " ucap vania ter senyum.


" baru mau pulang neng? " tanya satpam itu lagi.


" iyaa ni pak, banyak kerjaan vania yang belum sempat di selesai kan tadi pak " ucap vania.


" ko sendiri si neng " ucap satpam.


" iyaa pak sendiri, yang lain sudah pada pulang " ucap vania.


" ko begitu si neng, knpa neng di tinggal sendiri, padahal kan ini kerja nya sama sama atau pun tim " ucap satpam.


" gapapa pak,vania sudah biasa hehe " ucap vania.


" neng yang sabar saja ya " ucap satpam.


" iyaa pak, pasti " ucap vania.


" kalau begitu ataya pulang dluan ya pak, sudah malam soal nya, jalanan takut semakin sepi " ucap vania.


" iyaa neng, hati hati ya neng " ucap satpam.


" iyaa pak " ucap vania.


" duluan ya pak " ucap vania lagi.


Satpam ter sebut hanya mengangguk saja dan melihat ke pergian vania dari belakang.


Vania segera melangkah kan kaki nya untuk pulang ke kosan nya ter sebut, vania lumayan lelah hari ini, karena banyak sekali pekerjaan yang harus ia kerja kan sendiri tanpa bantuan atau pun di bantu orang lain.

__ADS_1


***********


Lanjutan nya ada di part selanjut nya.


__ADS_2