
Nabila duduk bersimpuh di atas lantai, masih memohon hal yang sama kepada Ken supaya menjadikannya sebagai Asisten Rumah Tangga.
"Maaf Nabila, aku tidak bisa menjadikanmu sebagai Asisten Rumah tanggaku, karena yang aku butuhkan saat ini adalah seorang istri," ujar Ken.
"Tapi Tuan, saya tidak akan mungkin menikah dengan Anda, karena saat ini saya masih berstatus sebagai istri Mas Aldi," ujar Nabila.
"Aku tidak akan menikahimu, apalagi kita juga baru pertama kali bertemu, tapi aku akan menjadikanmu sebagai Istri pura-pura ku supaya Nenek berhenti menjodohkanku dengan banyak perempuan yang tidak jelas dan pastinya tidak aku suka."
"Tapi saya tidak mungkin tidur dengan lelaki selain Suami saya," ujar Nabila.
"Kamu tenang saja, aku juga mengerti jika semua itu adalah dosa besar karena kita bukanlah muhrim, kamu hanya harus berpura-pura menjadi istriku saja di depan Nenek. Aku juga mempunyai alergi terhadap perempuan, jadi aku tidak akan mungkin menyentuhmu. Bagaimana, apa kamu setuju?" tanya Ken dengan masih dalam posisi duduk membelakangi Nabila.
Nabila nampak berpikir, dia sebenarnya tidak mau di ajak bersekongkol melakukan sebuah kebohongan, karena itu merupakan dosa juga, tapi jika Nabila menolak permintaan Ken, Nabila harus siap untuk kembali di tawarkan oleh Aldi dan Megan kepada lelaki lain. Meski pun Ken sudah berkata tidak akan menyentuh Nabila, tapi Nabila masih merasa takut karena mereka baru saja bertemu, jadi Nabila belum tau sifat Ken seperti apa.
"Baiklah Tuan, saya mau menjadi istri pura-pura Anda," jawab Nabila.
Akhirnya Ken kembali menelpon Asisten Rendi supaya membawa masuk Aldi dan Megan karena Ken akan membuat Perjanjian dengan Aldi.
Setelah Aldi dan Megan kembali masuk ke dalam ruangan Ken, Ken menyuruh Asisten Rendi untuk memberikan surat perjanjian serta uang yang berada di dalam koper sebanyak sepuluh Milyar rupiah, dan tentu saja Megan yang mata duitan langsung berbinar melihat uang yang saat ini ada di depan matanya.
"Aldi, silahkan kamu tanda tangani surat perjanjian ini. Kamu dan Kekasihmu harus berjanji tidak akan menggangu kehidupan Nabila lagi, karena aku tidak akan membiarkan kamu melakukan semua itu kepada perempuan yang telah menjadi milikku," ujar Ken.
Aldi terlihat ragu untuk menandatangani surat perjanjian tersebut, tapi Megan yang juga ikut menandatanganinya bergegas memaksa Aldi untuk menandatanganinya juga tanpa terlebih dahulu membaca isi perjanjian.
Setelah Megan dan Aldi menandatangani surat perjanjian tersebut, Ken langsung membalikan kursi yang ia duduki, dan Megan begitu terpesona dengan ketampanan yang dimiliki oleh Ken, karena Ken mempunyai wajah dan tubuh yang begitu sempurna, tidak seperti dalam bayangannya jika lelaki yang membeli Nabila adalah seorang pria tua yang memiliki tubuh gempal dengan perut yang buncit.
__ADS_1
Ken menyuruh Nabila untuk duduk di atas paha nya, karena Ken ingin tau reaksi Aldi akan seperti apa.
Nabila sebenarnya merasa ragu, tapi Ken memberikan isyarat lewat matanya.
Ketika Aldi melihat Nabila duduk di atas paha Ken, wajah Aldi terlihat merah karena menahan amarah, tapi dia tidak berdaya karena saat ini Nabila sudah menjadi milik Ken, sehingga Aldi berusaha menahan amarah yang saat ini ada dalam hatinya.
Megan yang begitu terpesona terhadap Ken akhirnya angkat suara juga.
"Apa aku sedang bermimpi melihat Dewa yang baru turun dari khayangan? kalau begitu biar aku saja yang menggantikan perempuan kampung itu menjadi pemuas hasratmu Tuan, dan aku jamin kamu akan lebih puas dengan pelayanan yang aku berikan, karena aku sudah lebih berpengalaman," ujar Megan tanpa tahu malunya.
"Apa maksud kamu berkata seperti itu Megan?" tanya Aldi dengan tatapan tajam, karena sedikit pun Aldi tidak pernah mengira jika Megan akan menawarkan dirinya sendiri.
"Aku hanya membuat penawaran saja dengan Tuan Tampan, apalagi sudah pasti seorang Big Bos lebih kaya dibandingkan dengan kamu Aldi," jawab Megan, sehingga terjadi perdebatan antara Megan dan Aldi.
"Lalu apa bedanya dengan kamu yang sudah tega menjual istri kamu sendiri?" ujar Megan yang tidak mau kalah.
"Aku melakukan semua itu atas permintaanmu yang terus saja memaksaku untuk menjual Nabila, apa kamu lupa tentang semua itu?" tanya Aldi kepada Megan.
Ken merasa muak dengan perdebatan yang terjadi antara Megan dan Aldi, sampai akhirnya Ken mengusir Megan dan Aldi dari ruangannya.
"Sebaiknya sekarang kalian pergi dari ruang kerjaku, karena aku ingin bersenang-senang dengan Wanitaku," ujar Ken.
"Tuan, sebaiknya Anda pikirkan penawaran saya, saya bisa memberikan kepuasan kepada Anda," ujar Megan.
"Maaf, aku tidak sudi menyentuh ja*lang sepertimu, karena aku yakin kalau kamu sudah tidak suci lagi," ujar Ken.
__ADS_1
Aldi yang menyesali semuanya berniat untuk mengembalikan uang sepuluh milyar yang saat ini sudah berada di tangannya.
"Tuan, maaf, sepertinya saya tidak jadi menjual istri saya, dan saya akan mengembalikan uang ini," ujar Aldi dengan menaruh uang di atas meja.
"Aldi, apa kamu menyesal telah membuang berlian hanya demi sebuah batu kerikil? tapi maaf, aku tidak bisa menukar kembali Nabila dengan uang yang hanya sedikit itu, karena berlian sangat mahal harganya. Jadi, kalau kamu ingin Nabila kembali ke dalam pelukanmu, kamu harus mengembalikan sepuluh kali lipat dari uang yang telah aku berikan kepadamu," ujar Ken.
"Tapi itu namanya pemerasan serta penipuan," ujar Aldi yang tidak terima dengan perkataan Ken.
"Hati-hati kalau Anda berbicara, karena saya bisa melaporkan Anda atas pencemaran nama baik. Apa saat menandatangani surat perjanjian kamu tidak membaca dengan teliti kalau di sana sangat tertulis jelas jika kamu membatalkan perjanjian yang telah kita buat, maka kamu harus mengembalikan sepuluh kali lipat dari uang yang telah aku berikan kepadamu," jelas Ken.
Aldi tercengang mendengar semua itu, dan dia menyesal karena tidak membaca poin-poin di dalam surat perjanjian tersebut, apalagi saat ini Aldi begitu kecewa dengan Megan yang ternyata rela menukar tubuhnya demi uang.
Megan yang sudah terlanjur mendapatkan penolakan dari Ken, akhirnya mengambil kembali koper yang ditaruh oleh Aldi, kemudian Megan menarik tubuh Aldi untuk ke luar dari ruang kerja Ken.
"Ayo Aldi, sebaiknya sekarang kita pergi dari sini," ujar Megan.
"Megan, aku harus membawa Nabila pulang, bagaimana kalau nanti kedua orangtuaku mencarinya," teriak Aldi.
"Sudahlah Aldi, kamu tidak perlu pedulikan semua itu, yang penting sekarang kita sudah berhasil mendapatkan uang, bukankah ini yang dari awal kita inginkan?" ujar Megan.
"Tapi aku tidak bisa meninggalkan istriku dengan lelaki lain," ujar Aldi yang saat ini tidak mau bergerak sedikit pun dari tempatnya.
Nabila yang mendengar Aldi menyebut nya dengan sebutan istri akhirnya angkat suara juga.
"Apa saya tidak salah dengar kalau Tuan Aldi yang terhormat telah sudi mengakui saya sebagai istri? maaf Tuan, mulai hari ini saya sudah tidak menganggap Anda sebagai Suami saya lagi setelah Anda tega menjual saya, karena seorang Suami tidak akan mungkin melakukan perbuatan sehina dan sekeji itu," tegas Nabila.
__ADS_1