
Megan terkejut ketika mendengar Aldi memutuskannya, sampai-sampai Megan mengerem mobil Aldi secara mendadak.
"Sayang kamu cuma bercanda kan?" tanya Megan, karena Megan tidak mau rencananya untuk menguasai perusahaan keluarga Aldi gagal jika sampai Aldi memutuskannya.
"Aku tidak bercanda Megan, aku menyesal sudah mau diperbudak olehmu selama ini," jawab Aldi.
"Sayang, aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya tidak ingin kamu tertipu oleh wajah sok polos perempuan kampung itu. Dia itu cuma mau manfaatin harta keluarga kamu saja," ujar Megan yang mencoba menghasut Aldi.
"Maaf Megan, saat ini aku sedang ingin sendiri, sebaiknya kamu turun dari mobilku sekarang juga," ujar Aldi yang saat ini pikirannya sedang kacau.
"Sayang, kamu tidak bisa membuangku begitu saja, aku tidak mau turun. Tidak mungkin kan kamu tega menurunkanku di tengah jalan. Bukannya kita sudah sepakat kalau malam ini kita akan bersenang-senang," ujar Megan dengan bergelayut manja kepada Aldi, tapi entah kenapa perasaan Aldi terhadap Megan saat ini tiba-tiba terasa hambar.
"Tolong segera ke luar dari mobilku sekarang juga," tegas Aldi dengan mata yang merah menyala.
"Baiklah, aku akan ke luar dari mobil ini, tapi kamu harus memberikan semua uang hasil menjual si Nabila kepadaku," ujar Megan.
"Uang ini akan aku kembalikan kepada Big Bos supaya aku bisa mendapatkan kembali Nabila," jawab Aldi.
"Apa kamu tuli kalau Bos kamu itu tidak sudi mengambil uang yang telah dia bayarkan untuk membeli Nabila, bahkan dia minta kamu supaya mengembalikan sebanyak sepuluh kali lipat."
"Aku akan berusaha untuk mendapatkan sepuluh kali lipat itu, jadi sebaiknya kamu turun sekarang juga," ujar Aldi yang saat ini benar-benar marah kepada Megan.
Megan yang baru pertama kali melihat kemarahan Aldi terhadap dirinya terpaksa turun, karena Megan yakin kalau Aldi tidak akan benar-benar meninggalkannya. Namun, ternyata dugaan Megan salah, karena Aldi benar-benar meninggalkannya di tengah jalan.
"Aldi, tunggu aku, dasar sialan, tega-teganya kamu meninggalkanku di tengah jalan seperti ini," teriak Megan.
"Percuma kamu berteriak, karena sekarang Aldi telah membuka matanya yang selama ini tertutup," ujar Andre yang dari tadi mengikuti Megan dan Aldi.
__ADS_1
"Puas kamu sekarang? itu kan yang kamu mau selama ini?" tanya Megan.
"Sayang, sampai kapan kamu akan begini terus? apa kamu tidak ingin berubah menjadi orang yang lebih baik lagi? awalnya aku memang ingin membuka mata Aldi dengan mengirimkan video kita yang tengah memadu kasih, tapi ternyata aku belum sempat berbuat apa-apa, Aldi sudah sadar. Aku yakin Aldi marah karena kamu sudah menawarkan diri kepada Lelaki yang membeli istrinya Aldi," sindir Andre.
"Bukan urusanmu Dre, kamu tidak berhak ikut campur dalam urusanku," ujar Megan.
"Baik kalau itu mau kamu, aku akan meninggalkanmu juga sendirian di sini. Asal kamu tau kalau di daerah sini banyak preman yang berkeliaran. Jadi, jangan salahkan aku jika mereka nanti menghampirimu untuk mengajakmu bersenang-senang," ujar Andre yang berusaha menakut-nakuti Megan.
Megan yang merasa takut, langsung saja naik ke dalam mobil Andre terlebih dahulu, dan Andre hanya menyunggingkan senyuman melihat semua itu.
"Apa kamu sudah melihat wajah Big Bos Airlangga Grup?" tanya Andre kepada Megan.
"Iya, dan dia begitu tampan bak Dewa yang turun dari khayangan."
"Selama ini tidak pernah ada seorang perempuan pun yang berhasil meluluhkan hati Keenan setelah dia dikhianati oleh Tania," ujar Andre.
"Dulu sebelum Ken pindah kuliah ke luar negeri, dia satu kampus denganku, bahkan hubungan kami bisa dibilang dekat. Aku tidak menyangka jika Ken sekarang berubah menjadi seorang Bos besar, dan aku sangat yakin jika Tania mengetahui kehidupan Ken saat ini, dia akan menyesal."
"Kenapa bisa Tania sampai mengkhianati lelaki tampan seperti Ken?" tanya Megan.
"Kamu tidak tau kalau dulu penampilan Ken sangat culun, bahkan dia memakai kacamata besar. Ken sebenarnya hanya Anak angkat di Keluarga Airlangga, makanya setelah Tania mengetahui semua kebenaran itu, Tania memutuskan Ken serta menghinanya di depan umum, bahkan Tania berselingkuh dengan Teman Ken sendiri, karena tujuan awal Tania mendekati Ken hanya karena mengetahui kalau Ken adalah pewaris tunggal Airlangga Grup."
"Lalu dimana sekarang Tania?"
"Dia sekarang menjadi model internasional, kamu pasti tau kan Tania Maharani? dan itu adalah mantan Ken dulu."
Megan semakin terkejut ketika mendengar jika mantan Ken adalah model idolanya.
__ADS_1
"Siapa yang tidak tau Tania Maharani, bahkan aku sangat mengidolakannya."
"Apa tadi Ken menyentuh Istri Aldi di hadapan kalian?" tanya Andre.
"Tentu saja, bahkan Nabila duduk di atas paha Ken, dan Ken terus saja memegangi tangan Nabila, makanya aku sampai iri melihatnya, makanya aku rela mempertaruhkan hubunganku dengan Aldi, karena tadi aku meminta supaya bertukar tempat dengan Nabila. Aku menyesal melakukan semua itu jika saja aku tau Ken akan menolak ku mentah-mentah, dan sekarang Aldi juga terlihat jijik kepadaku."
"Sepertinya Ken sekarang sudah sembuh dari penyakit alerginya terhadap perempuan," ujar Andre.
"Mana mungkin ada penyakit seperti itu," ujar Megan yang tidak percaya dengan perkataan Andre.
"Aku juga awalnya tidak percaya, tapi aku menjadi percaya setelah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Ken mengalami trauma karena perbuatan Tania, dan itu memacu kebencian Ken kepada seorang wanita, jadi Ken mempunyai sugesti kalau semua wanita adalah pengkhianat, makanya ketika Ken bersentuhan dengan seorang perempuan, tangannya akan langsung memerah dan merasa kesakitan."
"Sungguh benar-benar penyakit yang aneh, tapi syukurlah jika dia sudah sembuh, karena aku akan berusaha untuk mendekatinya," ujar Megan yang masih saja tidak menyerah.
"Kenapa kamu masih saja belum menyerah? padahal di depan mata kamu sudah ada aku yang benar-benar mencintaimu dan menerima kamu apa adanya," ujar Andre yang begitu tulus mencintai Megan.
"Aku sudah pernah bilang kan, kalau kamu harus mempunyai uang yang banyak dulu supaya bisa mendapatkan perhatianku. Minimal kamu harus lebih kaya dari Aldi."
"Aku tau semua itu, dan aku akan berusaha untuk mewujudkan semua keinginanmu sayang, tapi aku mohon sama kamu, jangan pernah berpaling kepada lelaki lain," ujar Andre.
"Aku tidak bisa menjanjikan apa pun Dre, karena semuanya tergantung dirimu bisa atau tidak memenuhi semua kemauanku."
"Sayang, minggu depan aku akan menghadiri acara reuni di kampus, apa kamu bisa menemaniku? karena syaratnya harus membawa pasangan."
Megan nampak berpikir, karena Tania dan Ken pasti akan datang juga pada acara tersebut, dan Megan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu dengan mereka.
"Baiklah kalau kamu memaksa, aku akan ikut denganmu," jawab Megan dengan tersenyum licik.
__ADS_1