
Aku dan Alfa sudah berada dikamar. Semua orang sudah pulang tidak ada yang menginap katanya takut ganggu pengantin baru. Ello pun sama tumben sekali anteng biasa usil. Mungkin diancam Sinta jadi ikut balik pulang ke rumah.
Malam ini langit lagi bersahabat untuk para muda-mudi yang sedang berkencan. Bintang-bintang menampakkan wajahnya dengan canti dan ditemani sinar rembulan.
Aku yang lagi bersandar di bidang dada Alfa menatap langit langsung berbalik menghadapnya, melihat wajah tampan Alfa yang tidak pernah membosankan. Alfa seperti biasa lagi membaca buku sambil mengelus rambutku. Dia kaget ketika aku tiba-tiba berbalik.
"Ada apa?" tanyanya dengan wajah heran.
"Ga papa, cuma mau lihat wajah suamiku yang tampan ini" kataku sambil meremas wajahnya. Alfa menaruh buku ke atas meja yang berada disampingnya.
"Sudah pintar ngegombal ya kamu, sayang" goda Alfa menatapku dengan intens. " Kamu suka dengan rumah ini?"
Aku mengangguk. "Suka banget sesuai keinginan, makasih banyak ya" ucapku sambil memeluk dia dengan erat.
"Sama-sama sayang. Mau tidur atau mau keliling dunia dulu?"
"Keliling dunia?" tanyaku bingung
"Itu" tunjuk Alfa ke bawah. Aku ketawa bisa-bisanya dia bilang seperti itu.
__ADS_1
Dia menarik wajahku agar lebih dekat dengannya. Alfa mencium bibirku dengan lembut. Aku membalasnya dengan melakukan hal yang sama. Malam yang indah ini kami tidak ingin melewatinya dengen begitu saja.
***
"Alfa.. Sese.. Bangun oy sudah siang, bikin dedeknya nanti lagi" teriak seseorang didepan pintu kamar.
"Pa, jangan teriak-teriak begitu. Banguninnya kan bisa pelan-pelan. Emang kamu ga kasih tau mereka rencana kita" samar-samar suara sinta ikut terdengar berada didepan pintu kamar kami.
"Gak" kata Ello nyengir tanpa rasa bersalah.
"Kamu ini pa ga jelas dah"
Aku bangun dan Alfa menarik tanganku.
"Entah, Aku keluar dulu ya."
"Iya, jangan lupa pakai baju" kata Alfa tertawa mengingatkanku. Astaga aku sampai lupa karena kegiatan semalam, langsung mau main ngacir kelua aja.
Kreek.
__ADS_1
"Pagi-pagi begini kenapa kalian berdua sudah ribut didepan kamarku, Kak? Mengganggu orang tidur saja" ucapku dengan malas. Mereka berdua malah nyengir.
"Maaf, Sese mengganggu tidurmu. Ini Ello kemarin ngajakin main ke pantai, aku kira dia sudah bilang ke Alfa tapi tau-tau ngajak kesini e malah belum bilang" kata Sinta sambil tepuk jidat.
"Kakak. kok bisa masuk?" tanyaku penasaran perasaan dirumah cuma aku berdua belum ada assisten rumah tangga.
Dia malah tersenyum dengan licik.
"Kakak ambil duplikat kunci rumahku ya?" tanyaku dengan cepat.
Ello mengangguk dan lari ke bawah, pergi menjauh dariku.
"Kak Ello berhenti g?.. Kamu keterlaluan sekali" kejarku menuruni tangga.
"Ampun, Se. Kakak khilaf ini" kata Ello memohon ampunan dariku. Enak aja meminta maaf dengan mudah, sudah mengganggu waktu istirahatku.
"Ada apa kamu kesini, Lo? Ganggu waktu berdua aku aja sama Sese" Kata Alfa setelah sudah turun ke bawah.
"Ayo kita ke pantai." Kata Ello sambil ngos-ngosan. Dia langsung nyelonong pergi ke dapur mengambil air mineral di kulkas.
__ADS_1
"Gimana, Se? Mau? atau kamu pengen dirumah aja?" tanya Alfa meminta persetujuanku. Sebenarnya hari minggu itu hari bermalas-malasan. Pengennya dikamar aja nonton drakor seperti yang aku lakuin sebelum nikah tapi kan sekarang ada suami mana mungkin dia mau diajak nonton drakor.
***