Dia Terbaik

Dia Terbaik
Bab 7


__ADS_3

Alfa Pov


Selesai meeting, aku pun izin ke sekretarisku, Lina untuk pamit dan meminta dia kembali ke kantor tanpaku. Kuhampiri gadis yang sedang fokus membaca brosur dimeja.


"Sendiri aja,Se? Boleh gabung?" tanyaku


"Iya kak, Silahkan" jawabnya


Akupun menggeser kursi yang berada dihadapannya dan langsung segera kududuki.


"Lagi baca apa fokus amat" tanyaku lagi


"Ini lagi lihat-lihat jurusan yang ada di beberapa kampus kak. Masih bingung mau milih kampus yang mana" Jawabnya sambil mengangkat kepala


"Emangnya kamu mau ambil jurusan apa?" Kataku


"Papa menyuruh ke ekonomi kak. Mungkin aku setelah lulus langsung terjun ke bagian keuangan di kantor papa" Kata dia


"Setahu kakak kampus yang jurusan ekonominya bagus itu Kampus XAD, coba aja kamu cari-cari tentang kampus itu" saranku


"oiy kah, kalo begitu sebentar kulihat kampusnya. Makasih atas sarannya ya kak" Ujar dia sambil menghabiskan minumnya


"Kakak habis meeting disinikah?" tanya dia tiba-tiba

__ADS_1


"Iya, Se. Bosan di kantor mulu. Jadi kebetulan klien mau diluar ya udah" Jawabku


Setelah kami mengobrol lumayan lama dan jam makan siang hampir selesai. Akupun berpamitan pada Sese untuk kembali dikantor. dan Sese melanjutkan mencari kampus.


(***)


Sese Pov


Setelah hampir seharian aku keliling memutari kota dan hari sudah mulai petang. Kuputuskan untuk kembali ke rumah karena badan sudah lengket dan penat. Kubuka pintu rumah dan kusapa Mama yang sibuk didapur bareng si mbok. Tidak usah ditanya dua lelaki dirumah ini sudah dipastikan masih berkutik di ruangan masing-masing


Sesampainya dikamar, aku bergegas membersihkan diri dan mengambil kaos serta celana. Kurebahkan badan ini sebentar sebelum jam makan malam tiba.


Entah sudah berapa lama aku ketiduran, samar-samar ada suara pintu diketok memanggil namaku. Kubuka mata ini dan kutajamkan pendengaranku ternyata mbok. Kulangkahkan kaki segera kubuka dan tampaklah mbok dengan senyumnya memberitahu makan malam sudah siap .


Di ruang makan sudah ada Papa, Mama, Ello dan calon kakak iparku. Kutarik kursi disamping mama dan kusapa kakak iparku.


"Hai, Kak. Apa kabar?" kataku


"Baik, Se. Kamu gimana? kata Ello hari ini kamu nyari kampus. Sudah ketemu??" Tanya dia


"Baik juga, Kak. Masih menimbang-nimbang mau kemananya kak. Tadi kebetulan pas di cafe ketemu Kak Alfa dan dia menyarani di Kampus XAD." Jawabku


"Kampus XAD bagus itu untuk jurusan ekonominya." Kata Kak Sinta

__ADS_1


"Kok ada Alfa di cafe, Se?" Tanya Ello


"Iya, dia ada meeting pas kebetulan tempatnya di cafe" Kataku


"Ayo dimakan dulu ngobrolnya nanti lagi" Kata mama sambil menuangkan nasi di piring papa


Dan kamipun menyantap makan malam dengan seksama.


Setelah makan, akupun berpamitan kepada semua buat kembali ke kamar melanjutkan pencarianku. Tidak lupa mengabari pacarku kalau aku sudah pulang. Bisa perang kalau aku lupa. mengabarinya.


drrt..drrt..


Teleponku berdering menandakan ada panggilan masuk, kucoba menjangkau dan kulihat nama Rico dilayar.


Ya, selama aku berada disini tidak pernah satu haripun Rico absen untuk menelpon walau hanya menyapa, memberi kabar ataupun bercerita tentang hari ini.


Rico anak sulung dikeluarganya, dia memiliki dua orang adik perempuan dan laki-laki. Dimana yang perempuan sekarang kelas satu sma dan yang laki-laki satu smp.


Apakah Rico lanjut ke jenjang pendidikan selanjutnya??Untuk sekarang dia bilang off dulu karena membantu keluarganya untuk biaya sehari-hari.


Seperti sekarang ini, kami kurang lebih bercerita selama satu jam karena perbedaan waktu. Dan Rico tahu itu kalau aku tidak pernah tidur lebih dari jam 22.00


"Selamat tidur, sayang semoga mimpi indah dan kita segera bertemu" Kalimat yang selalu terucap untuk mengakhiri perbincangan..

__ADS_1


"Selamat tidur dan beristirahat untuk Kalian"


__ADS_2