
Daren menatapku yang terduduk di pinggir ranjang ini, dan tatapan Nya begitu meyakinkan untuk bermohon.
"namanya Sisy, dia Dokter Umum di salah rumah sakit swasta. untuk menjadi dokter spesialis dia harus menjadi simpanan dari pemilik rumah sakit tempat dia bekerja. saya dan Sisy tidak ada hubungan Apapun, kami murni bersahabat." ucap Daren dengan raut wajahnya yang sendu.
"tidak ada hubungan apa-apa, tapi pelakor itu membujuk Mu untuk bersama dia lagi. murni bersahabat tapi kalian ke Hotel. bullshit dengan persahabatan itu. jika bersahabat berbeda jenis kelamin, pasti ada salah satu yang Baper.
Apakah pelakor itu? atau kamu sendiri yang Baper? mungkin saja karena kamu kurang dapat perhatian Ku, sehingga mau beralih ke perempuan lain? tapi untuk sekarang saya jijik melihat Mu, kamu bukan hanya beralih kepada perempuan tapi juga laki-laki. apa saja yang kamu lakukan dengan om Riko? berapa Ronde? sudah puas?"
Pertanyaan Ku yang bertubi-tubi, membuat Daren terdiam. disini saya sangat meragukan Suamiku ini, apa yang hendak dilakukannya di hotel itu? dan kenapa dia bisa bersama om Riko?***
Sebelum terjun, sudah ku bentuk Tim yang bertugas untuk kerja lapangan. awak media, yang ahli di bagian media sosial. dan ahli dalam bidang bela diri. tapi cara yang akan dimainkan berbeda jauh dengan cara para iblis itu.
Tujuan utamanya adalah untuk mengungkap para pelaku yang terlibat langsung, dan untuk menjaga dari orang-orang yang mencoba untuk menghancurkan keluarga ku dan usaha yang dibangun oleh keluarga Ku.
Saya hanya tinggal memberi perintah kepada timKu dan mereka akan memproses dengan secepat nya mereka akan bertindak.
Daren yang awalnya hanya sebagai alat bagiKu, tapi sepertinya dia mulai membelok diri dari rencana yang aku Mau.
Jadi perlu bertindak keras terhadap, takutnya gara-gara Daren semua rencanaku akan berantakan. dengan penuh perjuangan kedua orang tua ku membangun bisnis tapi di hancurkan oleh keluarga sendiri. saya tidak mau ini terulang kembali.
Fikri adalah awak media dari INdah TV, sebenarnya dia menyusup ke dalamnya. karena ingin balas dendam atas kematian saudara laki-laki Nya, yang menjadi wartawan di stasiun televisi itu.
Abang kandung Nya bekerja sebagai wartawan di INdah TV, mencoba menyelediki kasus group Cantika. akan tetapi saat itu INdah TV, menerima sogokan dari om Imran untuk mengaburkan kasus tersebut dengan pengalihan isu.
__ADS_1
Bersama Fikri, dan rekan-rekannya kami membuat stasiun televisi tandingan untuk INdah TV. dan itu sungguh berhasil. Image rumah sakit Cantika yang saat ini sudah turun pamor karena kasus penjualan organ tubuh manusia, yang dilakukan oleh Imran dan sekutunya.
Perlahan akan ku bangkitkan kembali, tentunya dengan bantuan Daren Suamiku. Daren masih terikat perjanjian denganKu. itulah sebabnya saya berusaha mengangkat Nya menjadi direktur rumah sakit.
Untuk menangkap pelaku kejatahan kelas kakap seperti Om Imran dan sekutunya. tidak bisa hanya mengandalkan pihak berwajib saja, memang saat ini hukum jauh lebih transparan.
Tapi itu tidak bisa jadi jaminan untuk menjerat para penjahat kelas kakap itu. bisa saja berbalik seperti masa kejayaan mereka saat dulu.
Dengan bantuan media televisi, medis sosial media dan juga media sosial berlambang burung biru yang mampu membuat mesin hastag Nya menjadi trending topik.
Tentunya para warga medis sosial atau warga Net, akan ikut merasa prihatin. dengan mempermainkan emosi dan perasaan, warga net akan terpancing untuk ikut berpartisipasi.
Ini bukan masalah pribadi lagi, tapi ini adalah masalah kemanusiaan. rumah sakit Cantika yang sudah mempunyai 4 cabang di Negeri ini yang sempat dikelola oleh Iblis yang menjadikannya sebagai neraka.
Berdasarkan keterangan dari Humas pihak berwajib, yang berhasil menggali informasi dari anggota tim Dr Indra Dermawan, korban yang organ tubuhnya di jual sudah mencapai 269 orang yang tercatat. sungguh Miris dan Menyayat Hati.
Hati siapa yang tidak tergugat, emosi siapa yang tersulut mendengar cerita dari keluarga para korban yang kehilangan anggota keluarganya dan organ tubuhnya di jual.
Kasus penggelapan pajak, yang jumlahnya mampu membangun beberapa jalan yang terjamah di beberapa tempat di negeri ini, tapi dana pajak tersebut masuk ke kantong pribadi.
Kasus produksi bahan senyawa kimia, yang diproduksi oleh Cantika Farmasi yang ilegal dan merusak diplomasi negara ini dengan negara lain. dan tentunya senjata bio kimia, adalah senjata penghancur umat manusia.
Tapi saat ini masih beberapa orang petinggi negara yang belum tersentuh Hukum yang terlibat dengan kasus Cantika Group. termasuk Tante Rina dan beberapa anggota geng Nya.
__ADS_1
Keterlibatan Nya dengan Kasus Cantika group sudah terkuak, tapi sampai saat beliau belum disentuh oleh Hukum. apakah Tante Rina ini kebal hukum?
Dengan Kasus korupsi Nya yang viral, yang jumlahnya yang begitu fantastis. apakah kali ini dia bisa terlepas lagi?
Jika masih bisa lepas lagi, terpaksa harus melakukan hukum alam. tapi sampai saat saya masih percaya dengan pihak berwajib dan tentunya dengan bantuan Tim dan warga Net.
"Bu bos, saya bisa ke rumah sakit?" tanya Daren tiba-tiba.
"ke rumah sakit atau mau menemui pelakor itu? atau pelakor lainnya? tidak bisa, untuk saat ini di rumah ini dulu jangan ada keluar."
Perkataan Ku membuat terdiam, dan menatapku dengan tatapan penuh dengan kekecewaan.
"saya hanya ingin melihat mama dan Nindy. sampai kapan kamu akan mengurungku seperti ini?"
Saya hanya melirik Nya, Bertemu dengan Mama dan Adiknya hanya kamuflase Nya. supaya dia bisa bertemu dengan pelakor itu.
"kamu ngerti kan bahasa manusia? kita disini sampai aman dulu, kamu tidak lihat banyak wartawan diluar. bagaimana jika diantara ada penyusup yang mengikuti ke rumah sakit dan tentunya berbahaya. pakai akal sehat mu, lagian siapa mau terkurung seperti ini. saya juga jenuh, saya ingin semua masalah selesai, bukan hanya kamu saja. paham!"
Dengan setengah berteriak aku berkata kepadanya. dan Daren langsung duduk terdiam di pinggir ranjang Nya.
"Saya membawamu ke masalah ini, saya ada yang terluka lagi. jika semua selesai, akan Ku serahkan semua pilihan kepada Mu."
Setelah mendengar perkataan Ku, Daren pergi ke balkon kamar dengan membawa laptop dan handphone nya. sementara Aku hanya terduduk diam di pinggir ranjang ini.
__ADS_1
Sadar benar, pernikahan kami atas landasan perjanjian. dan akan tiba saatnya Daren pergi meninggalkan Ku, dikala diriku sudah mulai menyukai dirinya.