
POV Daren.*
Tiga hari berlalu setelah acara peresmian masjid, dan Minggu depan Dadang akan resmi melamar Hikmah.
Kabar yang paling membahagiakan adalah bahwa hasil observasi dari daun bintang sudah keluar dan hasil nya memuaskan. saya meminta stok daun yang sudah di suling dari Agus Sepupu di kampung untuk di produksi obat dan pesanan itu sudah datang.
Warga desa saya mintak untuk membudidayakan tanaman daun bintang itu, berkat sahabat dari Remon yang mampu membuat alat penyulingan daun bintang dan sudah dikirim ke kampung.
Tinggal menunggu masa panen daun bintang, dan menunggu hasil uji klinis dari obat dengan bahan baku minyak sulingan daun bintang.**
Satu bulan berlalu tanpa terasa, Dadang sudah resmi menikah dengan Hikmah dan Gopas sahabat ku juga sudah menemukan gadis dambaan hatinya.
Rencananya bulan depan akan melangsungkan pernikahan sekaligus pesat adat Nya.
Uji klinis tahap satu terhadap obat dengan bahan baku daun bintang sudah lulus uji dan akan masuk ke tahap uji klinik dua. semoga daun bintang tersebut menjadi obat yang mujarab.
Istriku semakin sayang kepadaKu, jujur kadangkala aku hampir kewalahan menghadapi permainan nya saat di ranjang. tapi Istriku menjauh kan egoisnya sehingga kami selalu mencapai puncak kenikmatan bersamaan.
Seperti hal malam yang indah ini, permainan Istriku begitu lihai dan memberiku kepuasan yang tiada tara. segala jurus dari membuat ku mencapai puncak kenikmatan cinta.
eak.....uakkk....
Suara muntah dari kamar mandi dan langsung ku hampiri, Istriku lagi muntah di wastafel.
"sayang...."
Istriku langsung menolehku, dan wajahnya agak pucat. setelah selesai muntah langsung ku gendong ke ranjang.
"Sayang, sudah berapa lama ngak haid?"
Istriku masih belum menjawab ku, tapi sejak pulang dari kampung kelahiran Mama. kami berdua tidak absen berhubungan suami istri dan itu artinya istriku tidak pernah haid selama hampir lebih 3 bulan.
Mpok Sri ku mintak untuk membelikan testpack dengan berbagai merek dan Peralatan medis langsung ku siapkan, pertama cek tekanan darah dan itu normal. sekarang cek detak jantung dan itu juga Normal.
Terakhir cek perut, sepertinya ada detak jantung yang lain dan sangat pelan. leher Istriku agak berbeda dan pinggang nya agak membesar, itu semua pertanda wanita hamil.
__ADS_1
Saat ini dugaan ku hampir 85 persen, Istriku ini hamil. tapi saya tidak boleh terlalu senang dulu. dan tidak berapa lama Mpok Sri sudah tiba, Istriku langsung ku mintak uji urine.
Dari tujuh merek testpack yang di beli Mpok Sri, semuanya menandakan bahwa Istriku sedang hamil. selesai melakukan tes, ku gendong istriku ke ranjang lagi.
Pipinya ku elus dan ku cium keningnya, dia hanya tersenyum menanggapi semuanya. senyuman begitu manis walaupun wajahnya masih terlihat pucat.
"sayang, kamu hamil anak kita. terimakasih ya sayang. kita berdua harus menjaganya dengan baik-baik."
Istriku meneteskan air matanya, dan masih jelas terlihat senyuman manis terukir di wajahnya yang cantik.**
Esok harinya kami berdua langsung ke rumah sakit dan setelah USG (Ultrasonografi) empat dimensi, bayi kami tampak sehat dan perkembangan nya sempurna.
Istriku meneteskan air mata bahagia Nya, Dokter kandungan hanya memberi resep berupa vitamin. dan kami kembali pulang agar Istriku bisa istirahat.
"mas, terimakasih karena sudah memberi neng kebahagiaan yang sempurna." ujarnya.
Aku hanya bisa memelukNya dan kemudian mencium keningnya. pelukan kami sangat terasa begitu hangat.
"sama-sama sayang, mas juga berterima kepada Neng yang menerima mas dengan segala kekurangan Ku. dan mas juga berterima kasih karena Neng sangat mencintaiku. I love you sayangku."
Disela-sela kemesraan kami saat ini, tangan nya mulai menjalar di ke dalam celana pendek yang ku kenakan. dan itu tentunya menggairahkan di tambah lagi pakaianNya yang begitu seksi.
"sayang.... jangan ya, kita harus puasa dulu sampai beberapa bulan kedepannya demi anak kita."
Tapi perkataan tidak di tanggapi Nya, Istriku malah lebih nakal seperti mau melakukan masturbasi terhadap Ku.
"mangnya mas tahan selama 3 bulan kedepannya, lain lagi setelah melahirkan." jawabnya tapi tangannya masih aktif di balik celana itu.
"pasti sayang, asal Neng ngak seperti ini." ujar ku kepadanya.
"mas, kali ini aja ya." ucapnya sembari membuka celanaku.
Sebenarnya Aku sudah tidak mampu untuk menahan gairah Ku, dan tiba-tiba saja istriku sudah membuka pakaiannya dan hal itu membuat gairahku tidak kontrol lagi.
Dengan posisi miring, dari belakang tubuh Istriku untuk memasukkan batang milikku ke liang nya. dan posisi ini pertama kali kami lakukan dan ternyata itu jauh lebih nikmat.
__ADS_1
Tapi Aku melakukannya dengan pelan-pelan takut melukai calon anak kami dan ibunya. setelah Istriku mencapai puncaknya kami berganti posisi.
Setelah ganti posisi, permainan lanjut lagi. dan akhirnya kami berdua mencapai puncak secara bersamaan.**
Pagi seperti biasanya aku selalu duluan bangun. tapi kali ini di halangi oleh Istriku, dia ingin Aku berada disininya dan terus memeluknya sampai istriku puas.
Sudah sangat sesak untuk buang air kecil, tapi tetap ditahannya. alhasil Istriku ku gendong ke kamar mandi dan ku duduk kan kerja kecil di kursi dalam kamar mandi.
Di hadapan Nya aku buang air kecil dan serta buang air di bilik toilet, dan setelahnya baru kami mandi bersama.
Sangat menyenangkan dan sekaligus merepotkan, itulah istriku yang sangat-sangat Bucin setelah hamil.
Mama dan Mpok Sri akhirnya datang menghampiri kami di kamar dengan membawa makanan dan minuman, Mama dengan sangat telaten menyuapi Istriku karena keinginannya.
Setelah selesai sarapan istriku di minta untuk minum vitamin serta susu, awalnya nolak tapi karena aku pura-pura ngambek akhirnya Istriku mau minumnya.
Lagi-lagi istriku rebahan dengan memelukKu dan kepala Nya di dadaku. gemes banget lihat Nya, Aku tidak bisa beranjak dari ranjang ini.
Istriku tersayang, telah berubah total. dulu sangat begitu Kejam dan Aku harus memanggilnya dengan Bu bos, bahkan dulu istriku ini menyebutkan sebagai Suami di atas yang dibeli.
Memang Aku bersedia menikah dengannya karena sangat menyukainya dan juga untuk ajang balas dendam kepada Imran dan sekutunya.
Makin hari rasa cintaku bertumbuh besar terhadap nya. dan semakin hari juga perlakuan istriku terhadap ku semakin menjadi-jadi dan sangat Kejam.
Bahkan tidak segan menamparku di depan umum dan selalu memaki diri ini di setiap kesalahan yang ku perbuat.
Setelah drama kehidupan yang sulit dan mencekam kan, dan rasa cintaku kepada-nya mampu membuat Istriku jadi bucin seperti ini.
Inilah hidupku bersama Istriku yang tercinta. dan calon buah hati kami, para keluarga, sahabat dan rekan-rekan.
Terimakasih untuk semuanya, cinta yang tulus ternyata mampu melawan keras Nya hati yang membeku.
Cinta sejati mampu meluluhkan hati yang kejam dan angkuh.
Cinta sejati yang tulus membawa kebahagiaan yang sempurna.
__ADS_1
*********** T A M A T .********