Feng May

Feng May
Episode 98


__ADS_3

"Tapi saat ini kami berdua tidak dapat melewati ujian malapetaka karena tidak ada sumber daya sama sekali dan kami juga terkurung dan tidak dapat berlatih," ucap teman kilin api. Feng May diam saja kemudian ia ingat bahwa didalam cincin ruangnya terdapat pil yang dapat meningkatkan kekuatan spiritual.


"Aku punya pil api beku," ucap Feng May. Kilin api dan temannya terkejut mendengar kalimat Feng May. "Apa kau akan memakan pil itu?," tanya teman kilin api. "Tidak! kalian berdua yang akan memakan dan menyerap pil itu," ucap Feng May. "Bagaimana caranya agar kami bisa menerima pil itu didalam segel ruang ini?," tanyanya lagi.


"Aku bisa menggunakan kemampuan hukum ruang untuk mengirimkan pil ini kepada kalian," ucap Feng May. "Jika kau bisa hukum ruang kenapa tidak kau keluarkan kami dari sini?," tanya kilin api. "Segel ruang ini diluar kemampuan ku," jawab Feng May. Yang sebenarnya tidak, hanya saja ia terlalu malas untuk duduk berdiam diri dan memahami hukum dari segel ruang tersebut.


"Lalu apa yang akan kau lakukan?," tanya teman kilin api. "Aku akan memakan pil matahari merah untuk meningkatkan ketingkat dewa disini," ucap Feng May. "Apa kau berniat untuk melewati ujian malapetaka disini?," tanya kilin api dan dijawab anggukkan kepala oleh Feng May.

__ADS_1


Kemudian Feng May mengirimkan pil api beku kepada kilin api dan temannya. "Kalian segeralah menyerap pil itu dan aku akan fokus untuk meningkatkan kekuatan fisik dan juga sekalian menyerap pil matahari merah," ucap Feng May yang dibalas anggukan kepala oleh kedua orang diseberang.


Ke-2 orang itu menyerap pil api beku dan Feng May menunggu mereka sampai selesai menyerap pil tersebut dengan sempurna. 1 jam kemudian kilin api dan temannya selesai menyerap pil tersebut. Kemudian Feng May duduk bersila dan mulai menyerap pil matahari merah.


Beberapa menit setelah ke-2 orang itu naik tingkat mereka menghadapi malapetaka. Sedangkan Feng May hanya duduk diam dan menyerap pil matahari merah. Sekitar 30 menit berlalu dan Feng May telah selesai menyerap pil matahari merah tersebut.


Setelah Feng May menunggu selama 2 jam lamanya akhirnya ujian malapetaka untuknya datang. Feng May masih tak bergeming dari tempat duduknya. Tak lama setelah itu muncullah petir surgawi yang berlevel atas. Feng May hanya memandangnya, kemudian ia duduk bersila.

__ADS_1


Ia memusatkan dirinya untuk menembus batasan langit dan mencapai tingkatan dewa. Petir surgawi yang semula akan menyerang berhenti saat mendengar suara dingin Feng May. "Diam!!," kata Feng May dingin.


1 hari setelahnya...


Kilin api dan temannya sudah berhasil menembus batasan dan berhasil membuat segel ruang retak dan terdapat lubang. "Sepertinya kita hanya perlu sedikit usaha untuk dapat keluar dari sini," ucap teman kilin. "Benar, Lalu dimana gadis itu?," tanya kilin api.


"Dia ada disana," kata temannya sambil menunjuk Feng May dengan dagunya. Kilin api melihatnya dan merasa ada yang aneh. "Bukankah seharusnya dia menghadapi malapetaka seperti kita? Apa malapetakanya belum datang ya?," tanya kilin api heran. Temannya hanya mengangkat ke-2 bahunya keatas.

__ADS_1


__ADS_2