
Terdengar suara musik ditempat Feng May keluar tadi.
"Siapa?" teriak salah seorang dari mereka.
mereka semua berbalik arah dan melihat kembaran Feng May. kemudian mereka menatap kearah Feng May disebelah mereka dan Feng May yang berada di hadapan mereka. Feng May yang mengerti maksud dari tatapan mereka langsung menjelaskan siapa Feng May yang berada di hadapan mereka.
"dia adalah diriku sendiri dan memiliki 50% kekuatanku! dia yang akan mengurus kerajaan Phoenix selama aku pergi!" jelas Feng May.
mereka bertiga manggut-manggut mengerti mendengar penjelasan dari Feng May.
"ayo sekarang kita pergi dari sini!" ajaknya.
kemudian mereka berempat pergi meninggalkan ruangan Feng May dan menuju ke arah markas tentara iblis. Setelah beberapa lama perjalanan mereka semua akhirnya sampai di markas tentara iblis.
"Apa kalian yakin di sini adalah tempat tentara-tentara iblis itu berkemah?" tanya Feng May.
Mereka bertiga menganggukkan kepala dengan yakin.
"Sepertinya tempat ini diselimuti dengan formasi yang membuat markas mereka tidak terlihat yang mulia," ucap salah satu dari mereka.
"Jika begitu kita tidak bisa menghancurkan formasi itu atau mereka akan tahu bahwa kita mengetahuinya sarang mereka!" ucap Feng May.
"Lalu kami harus bagaimana yang mulia?" tanyanya.
__ADS_1
Feng May diam, ia tengah memutar otaknya untuk mencari ide guna menerobos formasi tanpa merusaknya.
"Kita amati dulu tempat ini sambil memikirkan cara untuk menerobos tanpa menghancurkan formasi dan membuat mereka waspada!" ucap Feng May.
"Menerobos tanpa menghancurkan formasi adalah hal yang mustahil yang mulia!" keluhnya.
"Ck! kan aku bilang berfikir cari solusi!" ucap Feng May kesal.
"Kita melangkah dulu mengamati tempat ini dulu aku akan cari titik pusat formasi sambil mencari cara menerobosnya agar tidak menimbulkan kecurigaan terhadap bangsa iblis yang masih tidur atau berjaga!" ucap Feng May.
"Baik yang mulia!" jawab mereka serempak.
Akhirnya mereka berkeliling dan mengamati tempat persembunyian tersebut dengan menggunakan Qi yang dialirkan kedalam netra mata mereka.
"Kita sudah berkeliling dan masih belum menemukan titik pusat formasi!" keluhnya.
Feng May membulatkan matanya dan menjetikkan jarinya.
"Merobek! bagus kita robek titik pusat formasi ini!" ucap Feng May.
Mereka bertiga memandang kearah Feng May.
"Dimana?" tanya mereka bersamaan.
__ADS_1
"Dihadapan kita saat ini adalah titik pusat formasi tersebut!" ucap Feng May.
Mereka menatap lurus dan menajamkan penglihatan kemudian secara bersamaan memiringkan kepala dengan pandangan bertanya-tanya. Feng May menepuk jidatnya dan memijit pangkal hidungnya.
"Ah tiba-tiba aku merasa sakit kepala karena kebodohan seseorang!" gumam Feng May.
"Ada apa yang mulia? Apa anda sakit kepala?Apa sebaiknya kita kembali saja?" tanyanya panik.
"Tidak usah khawatir! aku baik-baik saja hanya memikirkan kalian yang sedikit pintar!" ucap Feng May.
"Hanya sedikit yang mulia?" tanyanya.
"Yah banyak bodohnya!" ucap Feng May.
"Kami memang tidak pernah belajar selain pedang yang mulia!" jawabnya.
"Arghhhh!" batin Feng May menjerit frustasi.
"Yang mulia ratu!" panggilnya.
Feng May mengangkat satu tangannya meminta orang itu untuk menghentikan bicaranya. Feng May menarik nafas dalam-dalam kemudian ia menghembuskan dengan kasar.
"Langsung bergerak saja!" ucap Feng May.
__ADS_1
"Hah?" ucap 3 orang dihadapan Feng May.
Feng May merobek titik pusat dan menarik ke-3 orang disampingnya untuk segera masuk kedalam markas ras iblis.