
muncullah seekor hewan beast suci. Dia adalah raja serigala. Rubah ekor 9 yang melihat raja serigala langsung terdiam dan memandangi Feng May bergantian dengan raja serigala tersebut.
"Raja serigala apa dia orang yang terikat kontrak denganmu?," tanya rubah.
Raja serigala tidak menghiraukan kata-kata dari rubah ekor 9 tersebut. Ia menghampiri Feng May dan menggosokkan kepalanya ketubuh gadis itu. Feng May mengelus tubuh dan kepala raja serigala kemudian memandang kearah rubah ekor 9.
"Kami tidak terikat kontrak, dia adalah tuanku," kata raja serigala tersebut.
Semua orang yang mendengar kata-kata raja serigala tersebut terkejut. Pasalnya gadis yang mereka anggap lemah karena tidak memiliki hewan beast malah menjadi tuan dari raja serigala yang terkenal dingin dan sulit ditaklukan.
Diaula tetua..
"**Gadis kecil itu diakui sebagai tuan oleh raja serigala,"
"Luar biasa, itu berarti gadis inilah yang diinginkan oleh para beast untuk menjadi teman kontrak mereka,"
"Harga diri gadis ini sangat tinggi. Ia tidak menerima siapapun untuk menjadi hewan kontraknya**,"
Begitulah komentar yang keluar dari mulut para tetua yang menyaksikan kehadiran raja Serigala ditempat ujian masuk akademi.
Dihalaman akademi Utara....
Setelah Feng May membuka gerbang sekitar 55 orang diterima sedangkan 50 orang lainnya tidak diterima karena tidak memenuhi kualifikasi dari pihak akademi.
"Kembalilah," titah Feng May.
Raja serigala yang biasa dipanggil Wolf oleh Feng May segera meninggalkan tempat tersebut. Feng May dan 54 orang lainnya memasuki sebuah aula yang berada ditengah-tengah halaman akademi Utara.
"Aku ucapkan selamat untuk kalian yang berhasil masuk sebagai murid akademi Utara. Dan nama dari peringkat 5 besar akan melawan 5 orang senior dari akademi Utara sebagai perwakilan dari semua murid baru,"
Setelah itu orang tua tersebut memanggil 5 orang senior dari dalam akademi Utara.
"Ke-5 orang senior yang akan kalian lawan adalah...
1.Dong Fang
2.Ling Su
3.Wei yue
4.Su Chen
5.Fang Sue
Dan kelima murid baru yang akan berhadapan dengan mereka adalah...
1.Feng May
2.Shu Jing
3.Lian Ju
4.Wei Su
__ADS_1
5.Gu Lei
Kalian yang telah aku panggil tadi silahkan naik keatas panggung dan kalian akan menghadapi ke-5 senior didepan. Dan silahkan berdiri sesuai urutan kalian," kata senior tua tersebut
Mereka saling berhadapan sesuai urutan yang telah ditentukan.
Dong Fang >< Feng May
Ling Su. >< Shu Jing
Wei Yue >< Lian Ju
Su Chen >< Wei Su
Fang Su. >< Yu Lei
Mereka ber-5 telah berpandangan sesuai dengan urutan masing-masing. Kemudian tetua memasukkan mereka kedalam ruang dimensi yang berbeda.
Dong Fang dengan Feng berada dimensions ruang berselimutkan api. Dong Fang yang beratribut api merasa sangat diuntungkan dengan keadaan sekitar.
"Menyerahlah, disekitar tempat ini adalah api. Dan aku beratribut api bisa dipastikan aku akan menang," katanya dengan nada sombong.
"**Kalau silahkan anda buktikan,"
"Apa kau akan memanggil raja serigala mu itu**?," tanyanya masih dengan nada meremehkan.
Feng May menggelengkan kepalanya dan memandang dingin kearah Dong Fang. Dong Fang memandang aneh kearah Feng May, karena Feng May tidak memanggil hewan beastnya.
"Wolf akan terluka jika anda menjadikan tempat ini sebagai medan. Dan juga anda memiliki Macan api neraka," katanya.
Hewan beast milik Dong Fang adalah hewan beast yang luar biasa. Hewan tersebut berada diurutan no.20 setelah buruk gagak api alam baka.
"Darimana kau tahu hewan beast milikku. Bahkan guruku tidak dapat menebak hewan beast milikku," katanya dengan pandangan menilai dan menyeledik.
"Bukan urusanmu," jawabnya dengan ketus.
"Wuoo..Anda sungguh berubah menjadi pribadi yang ketus sekarang," katanya dengan pandangan mata menyebalkan.
"Karena kau terlalu lambat,"
Dong fang memanggil hewan beastnya kemudian menjadikan tempat tersebut sebagai medannya.
Diaula....
Semua orang yang melihat pertarungan tersebut menjadi tegang. Karena orang yang dihadapi oleh Feng May adalah Dong Fang yang terkenal sangat tegas dan tidak ada kata ampun.
"Bagaimana bisa Dong Fang langsung menjadikan tempat tersebut sebagai medannya? Lalu bagaimana gadis itu akan menghadapi medannya?," kata senior ke-2
"Aku percaya bahwa gadis itu memiliki kartu truf selain raja serigala," kata senior poseidon.
"Salam senior," ucap semua tetua termasuk anak didik para tetua tersebut saat melihat tetua senior poseidon.
__ADS_1
Mereka kembali melihat keluar dan mulai memperhatikan gerak gerik Feng May. Yang berhasil menarik perhatian senior poseidon.
Didimensi ruang...
Feng May memandang Dong Fang dengan biasa saja. Kemudian ia memanggil Bing hewan beast suci beratribut es.
Nama panggilan : Bing
Nama beast : Elang Kristal es
Level : Suci Level 3
Setelah Feng May memanggil elang Kristal es, sebagian daerah menjadi dingin dan berubah menjadi medan es milik Feng May.
Dong Fang terkejut melihat hal itu.
Diaula pengawasan....
"Hahahaha benar bukan gadis kecil itu masih memiliki kartu truf," kata senior poseidon.
Semua tetua melongo melihat pemandangan tersebut, Pasalnya setengah medan api milik Dong Fang langsung tertekan saat kehadiran elang Kristal es.
Feng May memandang dingin kearah Dong Fang, tatapan seperti es yang telah membeku selama ribuan tahun. Siapapun yang bertatapan dengan tatapan miliknya seolah membeku ditempat.
"Mau sungguh mengejutkan nona, Apa dia adalah beast kontrak atau pelayan mu?" tanyanya.
"Aku tidak suka terikat dengan kontrak seperti itu. Mereka adalah temanku," jawabnya dengan tegas dan dingin.
"Jadi anda masih ingin bertarung denganku? Hewan beast anda akan kalah. Dan lagi kita memiliki medan masing-masing," katanya.
Dong Fang tersenyum dan mengatakan bahwa pertandingan tetap dilanjutkan.
"Tidak ada kata menyerah saat aku belum mencoba," katanya dengan yakin.
Feng May menganggukan kepalanya kemudian tersenyum. Mereka mulai bertarung. Pertarungan mereka terus berlanjut, bahkan hewan beast mereka saling menyerang.
Saat telah 30 jurus, mereka masih seimbang dan tidak terlihat bahwa mereka berdua lelah. Keduanya masih berdiri tegak dan kokoh seperti tidak goyah sama sekali bahkan seperti tidak ada pertarungan antara keduanya.
"Chan kemari," teriak Dong Fang memanggil Macan api neraka.
"Bing buat perisai dan serang mereka," teriak Feng May.
"Chan semburkan api neraka kearah gadis itu," kata Dong Fang.
Saat Macan api neraka menyemburkan apinya, Bing langsung membuat perisai disekitar Feng May dan menyerang kearah Dong Fang. Chan yang tahu bahwa Dong Fang dalam bahaya langsung membuat perisai dari api untuk melindungi Dong Fang.
"Bing cukup kemari," teriak Feng May.
"Bagaimana senior apa anda masih ingin bertanding denganku?,"
Dong Fang memandang kearah Feng May sambil tersenyum manis.
__ADS_1
"Tidak, aku kalah. Selamat sekarang kau resmi sebagai murid diakademi Utara," katanya dengan tersenyum kearah Feng May.
"Terimah kasih," kata Feng May sambil tersenyum.