Feng May

Feng May
Episode 87


__ADS_3

Jin Yuan akhirnya mengajak Feng May berjalan kearah pasar sambil menggandeng tangan Feng May. "Ada yang ingin kau beli?," tanya Jin Yuan. Feng May berfikir sejenak kemudian ia menarik tangan Jin Yuan kearah penjual tanghulu. "Kau ingin makan tanghulu," tanya Jin Yuan. "Kalau aku tidak mau untuk apa mengajak mu kemari," kata Feng May.


"Baiklah.. baiklah," kata Jin Yuan mengalah. "Nah bayarlah semuanya," kata Feng May setelah memberikan satu tusuk tanghulu kepada Jin Yuan. Jin Yuan mengeluarkan uang perak dan membayarnya. "Ayo kita kesana!," ajak Feng May ketika melihat permainan yang terlihat menarik dimatanya. Jin Yuan hanya mengikuti keinginan Feng May tanpa protes sama sekali.


Mereka berjalan-jalan dan menikmati waktu berdua mengelilingi pasar dan keramaian daerah dataran dewa. "Sekarang kita kembali dulu. Kita harus beristirahat untuk pesta besok malam kan," kata Jin Yuan dan dijawab anggukkan kepala oleh Feng May. Dan akhirnya mereka kembali keistana.

__ADS_1


Keesokan harinya pada malam pesta...


Feng May sedang bersiap-siap dan ia menatap dirinya pada pantulan cermin "hmm lumayan," katanya sambil menyunggingkan senyum tipis dibibirnya.


Tok…tok…tok… Feng May berdiri saat mendengar suara ketukan pada pintu kamarnya. "Nona Feng pesta akan segera dimulai. Hamba datang untuk mengantarkan anda ketempat pesta diselenggarakan," kata pelayan tersebut. Feng May hanya menganggukkan kepalanya kemudian mengikuti langkah pelayan tersebut dibelakangnya.

__ADS_1


Pelayan yang bersama dengan Feng May membisikkan tentang identitas gadis itu. "Nona gadis itu adalah putri yang mendapat gelar tuan putri selatan, karena dulu ia berhasil memenangkan pertarungan didaerah selatan," bisik pelayan itu. "Terima kasih atas informasinya," kata Feng May sambil tersenyum. "Sama-sama nona. Saran saya sebaiknya anda berhati-hati, karena gadis itu sangat angkuh dan selalu mau menang sendiri," kata pelayan itu dengan nada tidak suka dengan gadis yang mendapat julukan putri selatan tersebut. Feng May hanya tersenyum mendengar kata-kata pelayan tersebut.


"Aku tidak suka mencari masalah, tapi kalau masalah itu datang dengan sendirinya menghampiri ku. Maka dengan senang hati aku akan menghadapinya tanpa rasa takut sedikitpun," gumam Feng May dalam hati.


Ditempat pesta sudah ada banyak tamu dari berbagai keluarga besar. Disisi kanan ada Jin Yuan, Feng Mu, Feng Kai, dan Feng Zu. Mereka memanggil Feng May untuk duduk disamping mereka. Feng berjalan dengan perlahan, tiba-tiba seorang gadis datang mendahului Feng May dan duduk disamping Feng Mu dan temannya duduk disamping Jin Yuan. Feng May diam sejenak ditempatnya berdiri, ia memiringkan kepalanya. Melihat Feng May seperti itu akhirnya Jin Yuan dan 3 tuan muda Feng berdiri dari duduknya.

__ADS_1


Jin Yuan dan Feng Mu menggenggam tangan Feng May dan mengajaknya duduk ditempat lainnya yang masih kosong, yang memang disediakan untuk tamu. Feng May menengok kebelakang kearah 2 gadis tadi dan ia menyunggingkan senyum mengejek mereka. Kedua gadis itu terlihat kesal.


"Feng May kenapa kau lama sekali?," tanya Jin Yuan yang dari tadi risih dengan pandangan gadis-gadis yang menatapnya seperti hewan buas menatap mangsanya. "Maafkan aku tadi aku ada sedikit masalah waktu perjalanan," kata Feng May.


__ADS_2