Feng May

Feng May
Season 2 ~ bab 5


__ADS_3

Keesokan harinya Feng May dan Jin Yuan bersama dengan jenderal bersiap-siap menuju ke salah satu markas ras iblis.


Sesampainya di sana mereka menatap kearah tanah kosong, "dimana markasnya?" tanya jenderal ke-5.


Mereka menatap kearah Feng May yang tengah mengotak-atik sesuatu di hadapannya, setelah beberapa saat akhirnya mereka dapat melihat sebuah markas ras iblis dan kemungkinan jumlah pasukannya tidak kurang dari 75 ribu orang.


"Apa kita. isa masuk?" tanya jenderal ke-9


Feng May menggelengkan kepalanya "Kalian bersembunyilah di tempat yang sudah aku tandai, disana kalian akan bertemu dengan orang suruhan ku. Daerah ruang kerja panglima ras iblis dan kamar penggunanya terdapat dibagian barat daya sedangkan tempat persenjataan dan pangan ada di timur laut, dan juga di sisi tenggara adalah bagian yang tidak terdapat formasi pelindung jadi kalian bisa pergi kearah sana jika mendapat masalah. Sedangkan aku dan pasukan ku akan menyerang dari sini dan mengalihkan perhatian mereka jadi kalian bisa mengerjakan tugas kalian dengan tenang!" jelasnya panjang lebar.


"Kalian mengerti tidak?" sentak Feng May saat melihat Jin Yuan dan para jenderal melamun.


"Ck kami dengar!" Balas Jin Yuan dan kemudia dia mendapat geplakan dari Feng May.

__ADS_1


"Tangan mu kenapa ringan sekali?" Ucapnya sambil mengelus bahunya.


"Kerjakan bagian kalian jangan merepotkan ku!" ketus Feng May.


Mereka pun segera beranjak dari tempatnya dan menuju ke sisi yang sudah diberitahu oleh Feng May, dan di tempat yang telah di tandai Feng May dengan kekuatan spiritual nya sudah terdapat seseorang dengan pakaian serba hitam tidak lupa juga dengan dasar sehingga hanya memperlihatkan kedua netra matanya.


Sedangkan Feng May langsung mengeluarkan pedangnya dan menebas pelindung di hadapannya, sesuai dengan arahan nya semua pasukannya menyerang dan menghancurkan tenda-tenda yang dibangun oleh ras iblis.


"Sialan siapa yang berani menyerang pasukan ku hah!! Dimana pemimpin kalian!" Teriak seseorang yang diyakini sebagai sersan atau pemimpin sekelompok perajurit.


"Siapa kau hah?!! berani sekali manusia rendahan seperti kalian menyerbu kearah prajurit ras iblis berada di bawah pimpinan panglima besar!" teriaknya sambil menunjuk Feng May dengan goloknya.


"Hoamm..." Feng May menutup mulutnya yang menguap kemudian menatap remeh dengan senyum sinis kearah sersan iblis yang ada dj hadapannya.

__ADS_1


"Apa kau sudah selesai bicaranya?" tanyanya santai yang berhasil menyulut amarah dari musuhnya.


"Kenapa? kau marah? ha ha ha ha apa yang membuat mu marah hah?" Ucapnya.


"Kau seharusnya marah pada jenderal mu karena dia sama sekali tidak menaruh perhatian padamu. Bukankah kau sudah menunjukkan kontribusi besar dengan menghabisi banyak musuh saat peperangan lalu kau juga yang menemukan tempat persembunyian untuk ras mu. Namun mereka sama sekali tidak mengapresiasi mu!" lanjutnya.


"Jadi bukankah kau seharusnya yang memimpin pasukan ras iblis dan menjadi kaisar! kenapa kau bodoh sekali? mereka mengklaim hasil jerih payah mu dan membuat mu tetap berpangkat sebagai sersan tanpa apresiasi apapun!"


"Bahkan rakyat mu tidak akan mengenali mu sebagai pahlawan, dan merekalah mengklaim hasil jerih payah mu lah yang akan di eluh-eluhkan oleh masyarakat iblis. ku dengar juga bahwa kekasih mu menyukai panglima mu atau .. lebih tepatnya adalah junjungan mu karena dialah yang membuat mereka dapat hidup tenang dan mempersiapkan tentara untuk berperang!" tambahnya.


Iblis itu nampak memikirkan ucapan Feng May yang semuanya adalah kebenaran, dia sangat marah saat mengingat bagaimana kaisar memberikan anugerah kepada panglima perang ras iblis yang saat itu masih berstatus sebagai sersan tertinggi. Bahkan kekasihnya mengaku lebih menyukai orang itu karena selain pangkat dia juga masih muda.


Feng May diam-diam tersenyum smirk melihat bagaimana iblis di depannya ini tengah memendam amarah kepada atasannya sendiri.

__ADS_1


"Untungnya aku sudah memerintahkan pasukan bayangan untuk mencari tahu semua identitas dan kejadian saat beberapa warga ras iblis dalam pelarian!" Batinnya.


__ADS_2