
Mereka berjalan dalam keheningan, tidak ada suara sama sekali. Mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing.
"May'er bagaimana jika menggunakan metode latihan ganda?," tanyanya sambil memandang wajah gadis itu. Feng May sontak mendongakkan wajahnya menatap wajah pria dihadapannya, "Apa kau yakin? Maksudku apakah pelatihan ganda kita dapat meningkatkan tingkatan kita atau mungkin saja kita belum bisa naik tingkat karena kekuatan qi kita melebihi kekuatan fisik kita," katanya menjelaskan panjang lebar.
Jin Yuan tampak termenung, ia merenungi setiap ucapan Feng May. "Kalau begitu kita lakukan latihan fisik setiap pagi siang kita istirahat diperpustakaan untuk mencari buku-buku jurus sore kita berlatih ganda dan malamnya kita bisa beristirahat," katanya memberi masukan.
"Jam berapa akan dimulai latihan fisiknya?," tanyanya "Sekitar jam 3 pagi hari," jawabnya. Feng May mengerjap-ngerjapkan matanya beberapa kali "Heh..! itukan bukan pagi tapi dini hari," gumamnya dalam hati.
"Hmm terserah kau sajalah! Aku akan istirahat dikamar ku dulu," katanya sambil berlalu masuk kedalam kamarnya.
__ADS_1
...Didalam kamar...
Dikamar Feng May telah menanti BuBo. "Dari mana saja kau?," tanyanya kesal karena ia harus menunggu dikamar Feng May dalam waktu yang cukup lama. "Kau tidak tidur lagi?," tanyanya saat melihat BuBo dikamarnya dan dijawab gelengan kepala dari pemuda itu.
"Aku tadi berbincang dengan Jin Yuan mengenai pelatihan kami yang masih ditahap junior dan senior," katanya menjelaskan. "Kau bukalah kitab jurus Phoenix sejati disana kau akan dibimbing masuk kedalam menara talenta," perintahnya.
Tak berselang lama setelah ia memikirkan menara talenta, ia sudah berada dihadapan menara tersebut. "Menara ini menguji talenta seseorang bukan?," gumamnya "iya," jawab seseorang "siapa?," tanya karena terkejut dengan kehadiran seseorang yang muncul tiba-tiba.
"ini aku," jawabnya "haah dasar mengagetkan orang saja," katanya kesal. Orang itu adalah BuBo. "Hey bagaimana kau bisa ada disini?," tanyanya. "Nanti kau akan tahu," katanya. Feng May mendengus kesal mendengar jawaban BuBo seperti memberikan teka-teki padanya. "Masuklah nanti didalam akan ada yang menjelaskan padamu tentang ujiannya dan tingkatan didalam menara tersebut," katanya sambil mendorong tubuh gadis itu masuk kedalam menara.
__ADS_1
...Didalam menara...
Feng May yang didorong oleh BuBo masih bingung namun ia terus melangkah masuk kedalam menara pengujian talenta. Didalam menara ada beberapa obselick yang digunakan untuk menguji kecepatan pemahaman seseorang.
"Pilih salah satu diantara obselick talenta tersebut," Feng May terkejut mendengar suara tersebut, namun ia ingat perkataan BuBo yang mengatakan bahwa akan ada yang mengarahkannya. Ia berjalan lurus ke depan dan menuju kearah obselick yang memiliki cahaya biru terang.
Setelah menyentuh obselick talenta tersebut yang ternyata berisi aturan hukum cahaya. "Ternyata aturan hukum cahaya yang mengandung hukum aturan ruang dan waktu," gumamnya. Ia mencoba memahami hukum tersebut. "hukum ini sepertinya aturan hukum level 3. Level pertama artinya menggunakan hukum ruang untuk berpindah tempat. Hukum kedua berarti menggunakan hukum ruang sebagai senjata. Dan hukum ke-3 adalah peleburan," pikirnya.
"Berarti aku harus mulai menganalisis dan memahami 2 aturan sebelumnya," gumamnya lirih. Aturan cahaya yang mengandung hukum aturan ruang dan waktu sangat sulit dipelajari karena harus memahami 2 aturan hukum dalam satu waktu.
__ADS_1