
"Sepertinya akan merepotkan bagaimana kalau menggunakan hawa es absolut?," pikirnya yang mulai kerepotan menghadapi beruang perak ekor 7 tersebut. "Tapikan dia berelemen es yang artinya ia berlawanan dengan api. Ckk sungguh merepotkan sepertinya hewan beast ini 2 tingkat diatas ku"gumamnya. "Sepertinya harus membodohi dia. Aku harus menggunakan cara licik," lanjutnya.
Feng May mendekat kearah hewan beat tersebut sambil memadatkan qi menjadi pisau tajam, setelah ia sampai dihadapan beruang perak ekor 7 tersebut ia langsung menembus kepalanya dengan kekuatan spiritual nya. "Haah akhirnya aku dapat mengalahkan hewan tersebut," ucapnya,
Setelah beristirahat sebentar, ia bangkit berdiri dan berjalan kearah kotak kayu. Setelah kotak yang dipegangnya terbuka, sebuah cahaya meluncur kedahinya dan menembus otaknya. "Apa ini?," tanyanya kemudian memeriksa jurus yang masuk kedalam otaknya.
"Ck sepertinya Jin Yuan memanggilku ada urusan apa dia sampai datang ke kamarku?," tanyanya kemudian langsung kembali kekamar. "May'er apa kau didalam?," tanyanya sambil menggendor pintu kamar Feng May, "Iya tunggu sebentar," teriak Feng May dari dalam. "Ada apa?," tanyanya saat sudah ada dihadapan Jin Yuan.
__ADS_1
"Kau bilang menginginkan bunga malapetaka kan? Aku menemukan cara agar bisa datang kesana," katanya. "Bagaimana caranya?," tanyanya sambil menarik Jin Yuan masuk kedalam kamarnya dan duduk di kursi. "Kita ikuti penyeleksian yang dilakukan oleh akademi Utara untuk bergabung dengan akademi daratan dewa sebelah Utara," jawabnya.
"Memang ada urusan apa akademi Utara mengirim murid kedaratan dewa?," tanyanya. "Hmm katanya pembasmian iblis,"
"Bukankah iblis akan menyerang 100 tahun sekali? Dan kalau tidak salah ini baru 75 tahun bagaimana bisa iblis sudah menyerang ras manusia?, tanyanya heran. "Bukan hanya ras manusia yang diserang tapi juga ras elves malam dan ras penyihir juga menjadi sasaran para iblis," katanya.
"Kalau begitu kapan dimulainya seleksi pemilihan murid pembasmi iblis," tanyanya. "Besok," kata Jin Yuan dan diangguki oleh Feng May.
__ADS_1
"Sekarang kita bersiap dan juga memulihkan tenaga kita untuk pertarungan besok," kata Jin Yuan. "Apakah murid inti juga diseleksi?," tanyanya dan diangguki oleh Jin Yuan. "Berarti tidak semua murid akan terpilih," dibalas anggukan kepala oleh Jin Yuan. "Kalau begitu istirahatlah. Besok kita kehadapan guru untuk menyampaikan maksud kita untuk ikut penyeleksian," katanya.
...Keesokan harinya......
Jin Yuan dan Feng May bersama-sama menemui Li An Zu guru mereka. "Guru kami ingin mengikuti seleksi murid yang akan pergi kedaratan dewa untuk membasmi iblis," ungkap Jin Yuan kepada sang guru. "Apa kalian yakin? Aku bukannya tidak percaya dengan kekuatan kalian. Hanya saja tanggung jawab kalian sangat besar, sekalian membasmi iblis kalian harus memastikan bahwa teman seperguruan kalian baik-baik saja. Dan juga kalian harus menekan jumlah korban yang jatuh dari pihak akademi Utara," katanya sambil memandang wajah ke-2 muridnya.
"Kami akan berusaha untuk melindungi teman seperguruan kami dan juga menekan korban yang akan berjatuhan dari pihak akademi Utara," ungkap Jin Yuan dengan tegas dan sorot mata tajam.
__ADS_1
Li An Zu mengangguk-anggukan kepalanya kemudian ia bangkit berdiri dan mengambil sebuah gulungan. " adalah gulungan teleportasi jika dalam keadaan genting kalian bisa mengirim seluruh murid bahkan korban yang lainnya untuk kembali ke pos jaga," katanya sembari memberikan gulungan tersebut ketangan Jin Yuan.