Feng May

Feng May
Episode 2


__ADS_3

Aku sudah lelah berlari, sebaiknya aku menghadapi nya dan mencari titik lemahnya kemudian langsung menyerang titik lemah tersebut.


Feng May berhenti dan berbalik memandangi monster tersebut kemudian ia langsung menyerang dan menghindari serangan dari monster tersebut dengan gesit sampai ia merasa bahwa didalam dirinya ada sesuatu yang berkobar panas dan dingin.Kemudian ia melihat leher dari monster tersebut tidak terlindungi oleh baja.Feng May langsung menyerang leher monster tersebut dengan pedang yang Ada ditangannya.


Saat ia merasakan sesuatu yang berkobar didalam dirinya ia memikirkan sebuah senjata untuk menyerang titik lemah monster tersebut.


"Ternyata tubuh asli ini pernah Belajar beladiri Dan beladiri yang ia pelajari seni beladiri yang langkah yang hanya sedikit orang yang bisa mempelajarinya Dan ia adalah 8 dari 10 orang yang mampu mempelajari seni beladiri ini.Setelah mempelajari seni beladiri ini Dan telah mencapai tingkat Akhir maka seniman beladiri tersebut dapat membuat senjata d ngan tenaga dalamnya.Selain itu ia sudah mempelajari seni beladiri ini sampai ditingkatan 1 tingkat dibawahku saat aku Belajar dulu."gumam Feng May


Setelah itu Feng May langsung duduk Dan menstabilkan diri.Setengah hari setelah nya ia bangun dan merasakan bahwa ia telah menembus tingkatan dan selesai mempelajari seni beladiri ketajaman indera tersebut.


"Aku harus segera kembali kekediaman, seharusnya dengan kekuatan ku sekarang aku bisa terbang dan bisa menghadapi monster yang besar dan jelek yang lebih kuat dibanding Kan monster yang tadi aku hadapi."gumam May


Setelah beberapa saat kemudian Feng May telah keluar dari hutan monster tanpa kendala.

__ADS_1


"haah, akhirnya aku keluar dari hutan monster ini."kata Feng May sambil menghela nafas


namun setelah beberapa saat ia merasakan bahwa ada seseorang yang mendekat dan orang itu memiliki aura yang luar biasa kuat.


"Dengan kekuatan ku yang sekarang,aku belum dapat mengalahkannya sebaiknya aku bersembunyi terlebih dahulu." kata Feng May sambil ia melompat keatas pohon untuk bersembunyi Dan beristirahat.


Aku melihat seorang pria yang dari arah yang Akan aku tuju datang mendekat.Dia seorang pria yang Sangat cantik dengan rambut panjang dan berwarna silver yang sangat cantik dan juga ia membawa sebuah seruling giok dan berjalan dengan anggun.



"Apa maksudmu Nona."Kata pemuda itu sambil menengadah keatas pohon


Aku terkejut mataku terbelalak dan melihat kebawah lalu pemuda itu tersenyum saat Mata kami bertemu.Aku merasa bahwa pipiku panas dan aku menutup wajahku.

__ADS_1


"Apa kau mengataiku manja bocah kecil."katanya sambil tersenyum dan terlihat kesal pada kalimatku yang mengejeknya.


Aku merasa malu karna aku sudah sangat pelan saat mengatainya siapa sangka bahwa ia juga bisa beladiri sehingga pendengaran nya sangat tajam.Aku yang seringkali mengatai seseorang tanpa berfikir panjang ini baru kali merasa malu karna kepergok mengatai seseorang dibelakang orang itu sendiri.


"hahaha tuan anda salah mengira.Aku tidak sedang mengatai anda."kataku sambil tersenyum canggung.


"oh benarkah,tapi aku tidak melihat Ada tuan muda lain yang lebih tampan dariku."katanya sambil tersenyum



yah kira-kira seperti itulah ekspresi ku saat ini


"Ah aku tadi tidur kemudian aku bermimpi tentang seorang tuan muda manja yang tersesat ."kataku sambil satu tanganku menggaruk bagian belakang kepala Dan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2