Feng May

Feng May
Episode 124


__ADS_3

"Jangan terlalu memforsir diri mu untuk bekerja terus-menerus!" ucap Jin Yuan.


"Bukankah kau juga pemimpin! Kau juga dihadapkan oleh berkas-berkas yang menggunung saat kau batu datang keruang kerja dipagi hari, padahal malamnya kau sudah menyelesaikan semuanya!" ucap Feng May setelah menelan makanan di mulutnya.


"Aku tidak pernah mengerjakannya! Ada seseorang yang mengurusnya aku hanya tinggal memberi cap saja atau hanya memeriksa berkas yang benar-benar hanya bisa diperiksa oleh ku!" ucap Jin Yuan masih dengan menyuapi Feng May makanan.


"Ah enak sekali tidak hidup mu!" ucap Feng May.


Jin Yuan hanya tersenyum melihat Feng May yang menggerutu.


Tak lama seorang Kasim datang menghadap Feng May.


"Permisi yang mulia ratu dan raja Jin Yuan!" ucapnya sambil memberi hormat.


"Ada apa?" tanya Feng May.


"Para menteri ingin menghadap kepada anda yang mulia ratu!" ucap kasim tersebut.


"Suruh mereka berkumpul di aula dan katakan aku akan segera menyusul!" perintah Feng May.

__ADS_1


Kasim tersebut menganggukkan kepalanya dan kemudian ia memberi hormat sebelum keluar dari ruangan pribadi milik Feng May.


"Sepertinya mereka Kana membahas masalah selir padamu!" ucap Jin Yuan.


"Kau tahu sendiri didunia atas semua raja atau ratu yang memimpin kerajaan boleh memiliki lebih dari 1 orang pasangan hidup!" ucap Feng May.


"Apa lagi alasan yang akan digunakan oleh orang-orang itu untuk memaksamu menerima selir!" ucap Jin Yuan dengan wajah kesalnya.


Feng May hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap kesal Jin Yuan.


"Tapi kita juga tidak bisa sembarangan untuk menolak mereka! Karena mereka yang telah membuat negeri ini makmur selama aku tidak ditempat!" ucap Feng May.


"Kau bisa menungguku disini atau kau bisa kembali ketempat tinggal mu dulu!" ucap Feng May.


Feng May menganggukkan kepalanya kemudian ia dan Jin Yuan berjalan keluar bersama. Diluar ruangan, Jin Yuan berpamitan kembali ke kamarnya.


"Aku kembali dulu kekamar!" ucap Jin Yuan.


Feng May menganggukkan kepalanya. Kemudian Jin Yuan pergi ke sisi Utara dan Feng May pergi ke aula yang ada di sisi selatan.

__ADS_1


"Apa lagi yang diinginkan oleh orang-orang tua itu?" gerutu Feng May sambil melangkah cepat keaula.


Kasim yang mendengar gerutuan Feng May hanya diam saja dan tetap mendampingi langkah Feng May. Feng May sampai diaula dan segera masuk, Kasim langsung berteriak memberitahu akan kedatangan Feng May.


"Yang mulia ratu Feng May memasuki ruangan!" teriak Kasim yang mendampingi Feng May.


Semua menteri dan jenderal memberi hormat kepada Feng May, Feng May melangkah dengan penuh wibawa menuju singgasana miliknya.


"Ada apa?" tanya Feng May kepada para menteri dan jenderal yang ada didalam aula.


"Yang mulia istana perlu seorang selir!" ucap menteri Hu.


"Yang mulia daerah perbatasan perlu bantuan pangan untuk warga dan para prajurit!" Lapor jenderal Mu.


"Bukankah bantuan pangan selalu dikirimkan setia bulan kedaerah perbatasan?" ucap Xana.


"Tapi yang mulia selama 3 bulan ini daerah perbatasan tidak pernah menerima bantuan pangan sama sekali!" ucap jenderal Mu.


"Buatkan aku laporan tertulis dan segera kirimkan keruang kerja ku!" perintah Feng May.

__ADS_1


Jenderal Mu mengangukkan kepalanya.


"Dan untuk mu menteri Hu buatlah laporan yang berisi alasan mengapa aku harus mengangkat selir dan siapa saja yang menyetujuinya!" perintah Feng May.


__ADS_2