Feng May

Feng May
Season 2 bab 9


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Feng May beserta pasukannya kembali ke kerajaan Phoenix, untuk medan perang sendiri sudah bersih dan seluruh pasukan yang gugur dikuburkan dengan layak.


"Bagaimana? Apa markas utama belum ketemu? Kaisar dan raja iblis yang lain sama sekali tidak menampakkan diri bahkan meskipun kita memporak-porandakan markas mereka" ucap Feng May.


"Mungkin karena markas ini adalah markas kecil dan tidak berpengaruh besar" jelas jenderal ke-6.


"Sepertinya kita harus menemukan markas salah satu raja iblis dan menghancurkannya, kemungkinan hal itu akan mampu memancing raja iblis yang lain bertindak dan kaisar iblis akan menampakkan dirinya" ucap perwakilan ras elf.


"Menemukan markas kecil mereka saja kita mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu berhari-hari bagaimana dengan menemukan markas raja iblis, bisa-bisa kita membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan bahkan hingga tahunan" ucap perwakilan ras dwarf.


"Kenapa tidak bertanya pada pasukan ras iblis yang tertangkap" ungkap jenderal pertama. "Mereka tidak akan mau berkata jujur, saat aku menangkap mereka tadi ada tatto kematian di belakang leher mereka" ungkap jenderal ke-5.


"Tatto kematian? Mereka benar-benar memberikan tatto kematian pada anggota pasukan mereka?" ucap perwakilan ras dwarf.


"Mereka tidak akan bicara apa-apa tapi lambang tatto kematian mereka yang akan memberikan kita informasi" ucap Feng May.


Mereka mengernyit heran dan bertanya-tanya apa maksud dari ratu phoenix tersebut, "apa maksud anda Yang Mulia?" tanya perwakilan ras elf.


Tatto kematian dibuat agar orang yang mendapatkan tatto tersebut tidak membocorkan informasi penting dan mengetahui gerak-gerik sang pemilik tatto.


Mendengar pertanyaan dan tatapan ingin tau dari semua orang yang ada didalam ruangan tersebut membuat Feng May menampilkan senyum miringnya, jenderal phoenix dan Jin Yuan sangat tau arti dari senyum yang ditampilkan oleh wanita itu.


Feng May pasti memiliki cara agar tatto kematian memberikan informasi melalui tubuh inangnya. "Kapan kita akan menginterogasi mereka Yang Mulia?" tanya jenderal phoenix.


"Malam nanti" jawab Feng May. Setelahnya Feng May pergi meninggalkan ruang pertemuan, wanita itu pergi bersama dengan jenderal phoenix dan asisten pribadinya.


Tanpa sepengetahuan yang lain jiwa Feng May menghampiri penjara bawah tanah.


Penjara bawah tanah ...

__ADS_1


"Buka gerbangnya kemudian tutup dari luar dan kalian pergilah jangan datang sebelum ku panggil" ucap Feng May.


"Baik Yang Mulia" jawab prajurit penjaga.


Setelah gadis itu memasuki penjara tempat beberapa pasukan ras iblis yang tertangkap pintu penjara di tutup dan dikunci. Feng May menghampiri pasukan iblis tersebut, "apa kalian tidak ingin memberitahukan sesuatu padaku?" ucapnya.


"Memangnya apa yang ingin kau tahu? Kami ras iblis memegang teguh sumpah dan kami sudah bersumpah tidak akan membocorkan informasi apapun mengenai suku ras kami pada musuh" ucap salah satunya.


Feng May mengangguk-anggukan kepalanya, "Baiklah tidak masalah, toh aku mendapatkan banyak informasi dari markas kecil kalian" ucapnya.


"Semua informasi yang kau dapatkan di ruangan jenderal bukanlah informasi yang sebenarnya, kau tidak akan bisa melakukan apapun dengan informasi tersebut" ucap iblis tersebut.


"Aku tau, tapi .. Bagaimana jika aku mengetahui informasi yang asli melaui informasi yang palsu?" ucap Feng May.


Feng May dapat melihat raut gusar dan gestur tubuh yang tidak tenang, gadis itu menyimpulkan bahwa informasi yang di dapatnya memiliki informasi lagi mengenai pasukan ras iblis.


"Begitu ya, berarti untuk membukanya aku memerlukan darah dari salah satu raja atau kaisar ras iblis kalian" ucap Feng May sambil memperhatikan raut mereka satu persatu.


Senyum tipis di layangkan oleh gadis itu saat melihat wajah salah satu pasukan ras iblis yang nampak bingung, "tidak semua raja atau keturunannya dapat membuka gulungan tersebut" ucap salah satu pasukan ras iblis tanpa menyadari kecerobohan mereka.


"Ah ternyata beberapa gulungan itu ya informasinya terletak" batin Feng May. "Baiklah berarti aku tinggal mencari kaisar ras iblis kalian dan mengambil sedikit darahnya" ucap Feng May.


Setelahnya gadis itu beranjak dari ruang bawah tanah, dia memanggil salah seorang prajurit dan mengatakan agar mereka tidak membiarkan siapapun masuk ke dalam ruang penjara.


"Yang Mulia lewat mana? Bukankah pintu penjara di kunci? Bahkan Yang Mulia tidak memanggil kita untuk membuka kunci" ucap salah satu prajurit jaga bingung.


"Kau lupa seberapa kuat Yang Mulia ratu, beliau bisa muncul dan menghilang sesuka hati" balas temannya.


"Ah benar juga" balas prajurit tersebut.

__ADS_1


Di dalam kamar Feng May ...


Gadis yang terpejam tersebut secara perlahan membuka matanya, bibirnya menyunggingkan senyum. "Sekarang tinggal mencari keberadaan raja iblis untuk memancing kedatangan kaisar iblis tersebut".


Feng May dapat merasakan kehadiran ras iblis secara samar, "sepertinya tidak perlu mencari karena mereka sudah datang dengan sukarela" ucapnya.


Gadis itu memejamkan matanya kembali sedangkan dirinya yang lain melihat dari tempat yang tidak mungkin di duga oleh pasukan ras iblis, dia dapat melihat ada 3 orang pasukan ras iblis salah satu dari mereka memiliki kekuatan 3 tingkat di atasnya.


"Sepertinya dia adalah salah satu raja ras iblis dan 2 iblis lainnya adalah bawahannya" gumamnya masih dengan memperhatikan gerak gerik pasukan iblis tersebut.


"Apa kalian sudah menemukan barang tersebut?" tanya sang raja iblis.


"Belum Yang Mulia, sepertinya gulungan tersebut tidak di simpan disini" balas salah seorang yang lainnya.


"Ck sepertinya kita harus membangunkan gadis itu dan memerintahnya untuk memberitahukan keberadaan gulungan yang dirampasnya" ucap raja iblis.


"Apa tidak masalah Yang Mulia? Ku dengar gadis itu sangat kuat" ucap salah satu yang lain.


"Dia masih lemah tingkatan kekuatannya masih di bawah ku, cepat bangunkan dia aku tidak punya banyak waktu" ucap raja iblis.


"Aku juga tidak punya banyak waktu" balas Feng May. Gadis itu bangun dari ranjang dan menatap kearah 3 ras iblis di depannya, "berani-beraninya ras rendahan seperti kalian memasuki kamar ku" ucap Feng May dengan pandangan sinis.


"Dasar mahkluk tidak tau diri, beraninya kau mengatai ras iblis kami sebagai ras rendahan" ucap salah satu bawahan raja iblis dengan mata nyalang.


Feng May mengangkat sebelah alisnya "kenapa? Yang ku katakan benarkan, kalian memang ras rendahan. Kelakukan kalian tidak jauh dari hewan bahkan.kalian juga sama sekali tidak memiliki akal" balasnya.


Ras iblis semakin berang mendengar ucapan ratu ras phoenix tersebut, 2 orang ras iblis melesat menyerang Feng May namun belum sempat menyentuh seujung rambut Feng May 2 orang tersebut meledak dan hancur tak bersisa.


"Sialan ini semua sudah kau rencanakan!" teriak sang raja iblis.

__ADS_1


__ADS_2