
"Kau..(sambil menunjuk Feng May) tunjukkan padaku tanda yang diberikan oleh ibunda ratu es terdahulu!!," perintahnya kepada Feng May. Feng May hanya diam saja, dia mengangkat satu alisnya keatas.
"Tanda? apa yang dimaksud mahkota? tapi, kalau mahkota kan artinya aku adalah ratu yang sah karena ditunjuk langsung oleh ratu istana 9 es absolut sebelumnya," gumam Feng May dalam hati. "Tanda? apa teratai es yang dulu pernah aku munculkan ya?," gumam Feng May bertanya-tanya.
Feng May diam sejenak, kemudian ia memanggil tanda teratai biru saat ia memanggil teratai es absolut. Tanda muncul secara perlahan-lahan diantara ke-2 alisnya. Semua yang ada di sana tercengang melihat peristiwa tersebut.
Setelah tanda teratai biru diantara alis Feng May muncul, Feng May menatap sekitarnya yang tercengang melihatnya. "Kenapa?," tanya Feng May. "Ekhmm bukan maksudku adalah tanda mata dari ibunda ratu seperti beliau memberi apa padamu?," ucap ratu istana 9 es.
__ADS_1
Feng May manggut-manggut mengerti "Beliau memberiku mahkotanya namun aku menolak," ucap Feng May santai. Sontak saja semua orang berdiri dari duduknya dengan kasar. "Apa maksudmu ratu memintamu memimpin istana 9 es absolut ini?," tanya ratu. Feng May menganggukkan kepalanya.
"Lalu kenapa anda menolak?," tanya jenderal istana. "Karena aku tidak ingin dibebankan hal-hal seperti ini," ucap Feng May. Sebenarnya alasan kenapa ia menolaknya karena ia yakin bahwa ia bukan dari dunia bawah atau tengah.
"Kalau begitu apa ada hal lainnya yang beliau titipkan sebagai tanda ijin masuk keistana?," tanya ratu. Feng May nampak berfikir kemudian ia mengeluarkan jurus hawa es absolut. Sontak saja dalam waktu sepersekian detik hawa didalam istana es menjadi sangat dingin dan semua orang yang ada didalam sana sedikit bergidik ngeri.
"Tapi sepertinya ada sesuatu yang akan muncul dari tubuh gadis itu," ucap orang lainnya. Tatapan semua orang tertuju kepada Feng May, dari tubuh Feng May terpancar aura yang sangat luar biasa. Dari tubuhnya juga keluar elemen api hitam surgawi dan es absolut secara bersamaan.
__ADS_1
Arah mata angin pun mengikuti arus yang diciptakan oleh gadis itu. "Apa mungkin gadis ini terlahir dengan 6 elemen?," gumam Sanga ratu bertanya-tanya. "Sepertinya ia bukanlah orang dari dunia bawah atau tengah," ucap seseorang lainnya.
"Tapi didunia atas sepertinya tidak ada yang seluar biasa dia," ucap yang lain menimpali. "Apa mungkin ia dari dunia surgawi?," ucap yang lainnya. "Jangan berspekulasi sembarangan," tegur jenderal istana.
Feng May menatap sekitarnya "Apa ini sudah cukup untuk membuktikan bahwa aku memiliki ijin untuk keluar masuk istana 9 es absolut tanpa kartu akses?," ucap Feng May. "Iya," jawab sang ratu. Feng May menarik kembali hawa es nya.
"Ada tujuan apa kau datang kemari?," tanya sang ratu. "Aku kemari ingin bertemu dengan ibuku, Chu Ziyao," jawab Feng May. "Chu..Chu Ziyao ibumu?," tanya sang ratu dengan ekspresi terkejut. "Iya," jawab Feng May singkat.
__ADS_1