Feng May

Feng May
Episode 92


__ADS_3

"Bagaimana caramu makan macan itu?," tanya Feng May dengan wajah polos. "Kau dasar manusia tidak tahu diri," teriak laba-laba tersebut. "Aku? Memang aku kenapa? Akukan hanya bertanya saja," kata Feng May dengan polos.


"Ahhhh dasar manusia bodoh!," maki laba-laba api sambil mengentak- hentakkan kakinya. Feng May hanya menatap biasa kepada laba-laba itu.


Tak berapa lama pun laba-laba api Nirvana menyerang dan terjadilah aksi saling menyerang antara Feng May dan laba-laba api Nirvana tersebut. Serangan demi serangan dilancarkan oleh ke-2nya dan dengan mudah pula mereka saling menghindar.


"Hewan beast ini sangat sulit diatasi," gumam Feng May dalam hati sambil menghindari jaring laba-laba api Nirvana tersebut. "Manusia ini tidak mudah dihadapi," gumam laba-laba api Nirvana dalam hati sambil terus menyerang membabi buta dan berusaha tidak memberikan kesempatan kepada Feng May untuk membalas serangannya.

__ADS_1


Macan es surgawi hanya melihat pertarungan tersebut sembari memulihkan diri. "Mereka sungguh sangat kuat, terutama anak manusia itu. Ia terlihat sangat berbahaya dan auranya sangat luar biasa," gumam macan es surgawi dalam hati sambil terus memperhatikan pertarungan.


Beberapa saat kemudian dalam beberapa kali serangan terlihat keadaan telah berbalik, serangan Feng May terus menerus menyerang dan laba-laba api Nirvana itu terus bertahan dari serangan yang terus dilancarkan oleh Feng May.


Tidak berapa lama kemudian laba-laba api Nirvana itu terlihat tenang, ia melindungi dirinya dengan kekuatan spiritual. Macan es surgawi merasa ada yang aneh dari laba-laba api Nirvana pun bersiap-siap. "Aku harus melindungi nona ini dari serangan mendadak laba-laba api Nirvana," gumam macan es surgawi.


Setelah beberapa saat laba-laba api Nirvana tenang, kemudian muncullah api Nirvana dari tubuhnya. "Macan es sudah bersiap sedia dengan munculnya es surgawi untuk melindungi gadis yang menolongnya.

__ADS_1


Feng May diam sejenak kemudian ia didahinya muncul teratai berwarna biru dan sedetik kemudian hawa disekitarnya menjadi dingin. Feng May membuka matanya dan terlihat jelas warna matanya yang biru memancarkan aura dingin nan tajam.


"Tiba-tiba aura yang dikeluarkan oleh gadis manusia ini menjadi dingin dan akupun seperti merasa bahwa elemen es dalam diriku tertarik untuk mendekat kearah gadis itu," gumam macan es surgawi.


"Ada apa ini? gadis manusia ini dapat membuat Jawa disekitarnya menjadi dingin seperti dikutub," gumam laba-laba api Nirvana. "Jika bukan karena elemen api ku mungkin aku akan membeku disini," lanjut laba-laba api Nirvana dalam hati.


"Gadis ini sungguh luar biasa! Sepertinya ia menguasai 2 elemen," gumam macan es surgawi. Karena saat menyerang laba-laba api Nirvana, Feng May menggunakan elemen angin untuk bergerak lincah menghindari serangan laba-laba api Nirvana tersebut.

__ADS_1


Dan pada saat ini, gadis itu menggunakan elemen es yang sangat kuat. Laba-laba api Nirvana terus melancarkan serangannya kearah Feng May. "Aku akan membunuhmu dasar manusia arogan!!," teriak laba-laba tersebut sambil melancarkan serangan terkuatnya


Feng May mengangkat tangannya dan membekukan api Nirvana. Seketika macan es dan laba-laba api dibuat tercengang oleh peristiwa tersebut. Pasalnya api Nirvana tidak akan pernah padam kecuali ada seseorang yang memiliki elemen api hitam atau api yang lebih kuat dari api Nirvana.


__ADS_2